Rolls-Royce Motor Cars mengusung Serenity ke Geneva International Motor Show 2015

SERENITY EXTERIOR - GIMS 2015 (4)

Merayakan peranan historis sutera sebagai simbol keanggunan sempurna, Tim Rolls-Royce Motor Cars Bespoke Design telah menciptakan one-off Phantom menakjubkan yang akan menjadi tolok ukur bagi personalisasi kemewahan dalam industri mobil, dan menegaskan kembali bahwa Bespoke adalah Rolls-Royce“. Torsten Müller-Ötvös, CEO, Rolls-Royce Motor Cars

Rolls-Royce Motor Cars mengusung Serenity ke Geneva International Motor Show tahun ini, menyingkap standar baru bagi orisinalitas, mobil mewah Bespoke kepada media di seluruh dunia.

Menampilkan usaha yang tak kenal lelah dari para desiner dan pengrajin Bespoke di Rumah Rolls-Royce di Goodwood untuk “Mengambil yang terbaik dari yang ada dan membuatnya jadi lebih baik”. Serenity mengenalkan standar baru yang lengkap bagi kemewahan pribadi dalam sebuah Rolls-Royce Phantom – yang telah diakui oleh para pemilik dan pengagumnya sebagai “Mobil Terbaik di Dunia”

Ungkapan Sir Henry Royce, “ketika hal itu tidak ada, maka ciptakanlah, ” telah menginspirasi generasi baru para desiner Rolls-Royce Bespoke untuk menemukan pendekatan baru bagi kemewahan yang akan memuaskan keinginan dan tuntutan orang-orang diseluruh dunia – yaitu pelanggan Rolls-Royce. Jawaban mereka datang dari pemahaman Rolls-Royce yang mendalam akan bahan-bahan yang indah dan alami, serta paling berharga.

Sutera akan terbukti menjadi arah bagi definisi baru untuk sebuah kemewahan, yang memberi jaminan pada setiap konsumen, sebuah kanvas bagi desain unik yang lengkap setiap waktu.

Tim Bespoke Design terinspirasi oleh interior mewah Rolls-Royce yang telah mengantarkan para Raja, Ratu, Kaisar, Permaisuri dan pemimpin dunia di sepanjang sejarah. Selain itu, interpretasi kontemporer pada perpaduan desain furniture dengan motif jubah Kerajaan Jepang dan para desainer Rolls-Royce telah menghasilkan sebuah interior Rolls-Royce yang inovatif, modern dan tenang.

Menawarkan kemewahan modern yang unik, Serenity memperkenalkan kembali tekstil terbaik – sutera – untuk menciptakan interior termewah di setiap mobil mewah apapun. Desain yang unik ini menunjukkan tingkat keahlian, kreativitas dan perhatian yang hanya bisa ditawarkan oleh Rolls-Royce Motor Cars.

Lebih dari yang ada, Bespoke adalah Rolls-Royce.

Bahan Tekstil Phantom

Menurut Giles Taylor, Direktur Desain Rolls-Royce Motor Cars,”Meninjau kembali sejarah interior yang luar biasa dari kalangan elit Rolls-Royce di awal 1900-an, kami terinsipirasi untuk membagi warisan ini dengan konsumen baru kami dalam cara yang sangat kontemporer.”

Terpilihnya Phantom untuk proyek ini sangat jelas, namun menciptakan motif yang akan menunjukkan interior otomotif yang paling mewah dan modern akan memerlukan sebuah keahlian baru yang harus diperhitungkan.

Cherica Haye dan Michelle Lusby, masing-masing lulusan Seni Tekstil dari Royal College of Art & Plymouth University, bergabung dengan departemen Rolls-Royce Bespoke Design untuk membantu merealisasikan arah dari motif inti pada satu-satunya Phantom megah ini.

“Beberapa motif paling indah yang datang pada kami berasal dari Orient, lokasi pembuatan jubah berbahan sutera terbaik bagi orang kaya dan keluarga kerajaan,” kata Lusby.

Contoh desain jubah termewah sesuai dengan Junihitoe, sebuah ‘jubah 12 lapis’ buatan tangan yang sangat kompleks terbuat dari sutera yang hanya dipakai oleh para wanita kerabat istana Jepang. Warna dan susunan dari lapisan menjadi sangat penting dengan penamaan warna-warna yang sangat puitis seperti ‘plum merah musim semi’.

Selanjutnya, selama masa Japanese Edo (1615-1868), kelas pedagang dan artis diminta menggunakan pakaian indah untuk menunjukkan cita rasa yang baik dan kekayaan mereka. Pakaian berkembang menjadi sarana ekspresi bagi tampilan pribadi, sebuah indikator penting untuk kemakmuran dan kepekaan estetika.

Sebuah estetika baru yang dikenal sebagai iki, atau keelokan nan elegan, yaitu siapapun yang memiliki selera pada detail halus. Sementara orang-orang kaya dan bergaya menemukan cara untuk mengakali aturan tentang pelarangan penggunaan warna-warna tertentu, seperti merah, yang dikenakan pada pakaian dalam dan pelapis.

“Kabin penumpang Phantom adalah tempat paling tenang, terindah serta tempat di mana waktu dan dunia luar terlewatkan,” kata Haye. “Ketenangan ini membuat kami berpikir mengenai tradisi Timur dimana Kaisar akan menyepi di bawah pohon berbunga di taman pribadi mereka. Motif bunga ini adalah satu yang sangat dihormati dalam budaya Timur dan diaplikasikan dengan begitu indahnya pada desain jubah kerajaan selama berabad-abad. Kami merasa bahwa ini adalah gambaran yang sempurna dari ketenangan dan kedamaian untuk interior modern cantik dari Rolls-Royce.”

Menciptakan Interior Serenity

Selaras dengan penciptaan setiap Rolls-Royce, asal-usul Serenity dan perkembangan motif bunganya berawal dari selembar kertas kosong. Namun, berbeda dengan Rolls-Royce lainnya, penciptaan Serenity juga berawal dari segulungan kain tekstil sutera polos hasil tenunan terbaik.

Demi menciptakan gulungan sutera khusus (one-off) untuk Serenity, tim Bespoke berkunjung ke Kota Suzho, Cina yang terkenal dengan sulaman kekaisarannya. Tim mencari benang sutera pintal celup hasil karya pengrajin Cina yang telah berabad-abad menciptakan sutera yang indah.

Benang sutera tersebut kemudian dibawa ke salah satu pabrik tertua di Inggris yang berbasis di Essex, untuk diproses manual menjadi kain sepanjang 10 meter – cukup untuk melapisi interior Serenity. Diperlukan waktu dua hari atau dua jam per meter untuk membuat kain sepanjang itu. Berbagai warna benang sutera dengan susah payah dicampurkan ke dalam benang tenun berkualitas tinggi dengan140 benang per sentimeter untuk menghasilkan warna Smoke Green yang berkilau sebagai warna dasar kain sutera.

Setelah siap, sutera Smoke Green terang polos itu pun dikirim ke London, tempat dimana Hayed dan Lusby mendesain motif kumpulan bunga. Ini merupakan sebuah adaptasi modern atas sutera Chinoiserie yang berusia ratusan tahun. Motif mulai dikembangkan di atas kain oleh para penyulam Inggris dan Cina yang menorehkan visinya tentang cabang berwarna tembaga dan kelopak warna putih.

Sentuhan akhirnya adalah detail kelopak bunga berwarna merah tua hasil lukisan tangan di atas sutera. Panel dan contoh pola yang membentuk inti Serenity ini memerlukan waktu pengerjaan hingga 600 jam per panel.

Lukisan Bawah Sadar

Gaya lukisan dalam desain sutera Serenity mnggunakan sebuah teknik kuno berumur ratusan tahun yang dikenal sebagai ‘unconscious painting’ atau ‘lukisan bawah sadar’. Banyak teknik melukis ala jepang dipelajari melalui proses rendering yang sangat baik dan mendetil terhadap bentuk alam yang klasik; cabang-cabang, daun, bunga, bambu dan lainnya.

Pekerjaan dapat menjadi rumit dengan penggunaan bentuk yang sama secara berulang-ulang.
Pengulangan ini bertujuan mengaruniai seniman dengan beragam bentuk alami ini hingga ia dapat tanpa sadar memahami keseimbangan dan sifat dasar mereka.

Untuk melukis gambar yang tenang dan indah, seniman harus memiliki ketenangan pikiran. Suasana hati menjadi hal terpenting karena bakal mempengaruhi keseimbangan dan suasana hati dalam berkarya. Sebuah hasil meditasi terjadi saat kuas dapat bergerak bebas di tangan seniman – sebuah kondisi ‘lukisan bawah sadar’. Jadi, dalam persiapan melukis panel Serenity, ketenangan pikiran adalah hal paling penting. Semua cabang perlu memiliki kehidupan, gerakan dan spontanitas-tapi dilakukan dengan anggun dan tenang.

Serenity yang Menginspirasi – Inti dari Kemewahan Bespoke

“Sejak zaman renaissance hingga modern, orang-orang terkemuka telah membalut dirinya dengan beragam kain langka, seperti sutera untuk menandakan kekuatan dan posisi mereka dalam masyarakat, baik di rumah atau saat beraktivitas,” jelas Direktur Desain Rolls Royce Motor Cars Giles Taylor. “Pada awal abad-20, seiring pergeseran era kereta kuda mewah ke Rolls-Royce model tertutup, beragam kain mewah ini mulai mengikuti pemiliknya berpergian di ruang belakang mobil terbaik di dunia.”

Saat pelanggan cerdas di awal tahun 1900-an beralih dari kereta kuda ke mobil, kebanyakan gaya untuk mobil mewah mereka adalah Sedanca de Ville. Dengan kokpit terbuka, para pengemudi duduk di atas kulit, materi yang pas dan kuat untuk diekspos pada berbagai elemen. Namun, berbagai bahan mewah ini tetap menjadi kain pelapis pilihan pada ruang penumpang di belakang.

Hanya saat kulit pelapis mobil menjadi lebih halus, kulit diterima sebagai sebuah bahan mewah oleh para pelanggan merek bergengsi. Pada saat itulah, kain sintentis untuk industri mobil meningkat jumlahnya, yang menempatkan kulit sebagai sebuah kemewahan, dan kulit terbaik adalah puncak kemewahan.Saat ini, hanya kulit terbaik yang ada di mobil Rolls-Royce.

“Hasrat untuk mendapatkan beragam kain terbaik dan termewah tetap ada di kalangan orang berpengaruh di seluruh dunia, termasuk para pemilik Rolls-Royce,” lanjut Taylor. “Adanya pikiran bahwa bahan lain seperti sutera telah ditinggalkan karena kehalusannya, mendorong kami untuk terus melakukan yang lebih dari yang bisa dilakukan produsen mobil lainnya. Hasilnya adalah Serenity.”

Lebih dari Sekadar Sutera

Tentunya, pembuatan interior paling mewah untuk mobil mewah apapun tidak bisa hanya dengan mengandalkan kain sutera yang indah. Berbekal isyarat dari dunia desain furnitur modern, posisi tempat duduk penumpang belakang yang ditinggikan dan kuat menjadi prioritas, dengan penambahan tirai tempat duduk yang terbuat dari Smoked Cherrywood yang langka. Mengenang salah satu posisi pengendara mobil di 1990an, maka tempat duduk di depan dilapisi kulit Arctic White.

Smoked Cherrywood meneruskan tema Oriental dalam kabin, yang diterapkan pada penutup pintu, dasbor fasia dan konsol pusat belakang Serenity. Namun, dihiasi lagi dengan kayu indah lainnya dari Timur yaitu Bambu- dengan aplikasi canggih bambu menyilang.

Selain itu, motif bunga dari sutra dilukiskan kembali menggunakan mozaik kayu terbaik di tutup pintu belakang, serta Kulit Kerang Mutiara (Mother of Pearl) yang dibentuk menggunakan laser dan diaplikasikan secara manual, kelopak demi kelopak pada kayu. Mother of Pearl tercipta ketika dua bahan, yang terdiri dari mineral dan organik lainnya bergabung. Lempengan aragonite heksagonal kecil yang terbentuk dari kalsium karbonat tersusun dalam lapisan yang terdiri dari conchiolin, sebuah protein seperti sutera yang dikeluarkan oleh kerang.

Tema ini diteruskan di kabin kemudi mobil dengan Mother of Pearl yang diaplikasikan pada jam Bespoke Serenity dan perangkat pengukur kecepatan bagi pengemudi. Penampilan Mother of Pearl ini terukir dengan lingkaran konsentris yang mengingatkan pada kerikil di taman-taman Jepang dan dihiasi dengan batu rubi buatan tangan yang memancarkan warna bunga lukisan tangan pada lapisan sutera.

Melanjutkan tema kemewahan, ruang bagasi Serenity dibalut kulit Arctic White dengan karpet Arctic White.

Untuk sentuhan akhir, dua payung motif Serenity ditampilkan dengan gulungan kulit Bespoke yang terpadu dalam penutup boot.

Eksterior Menggoda dan Indah

Kilau eksterior Phantom Serenity tampak mempesona dengan kehadirannya yang kuat dan menakjubkan.

Lukisan Bespoke Mother of Pearl adalah sebuah lukisan khusus paling mahal yang pernah dikembangkan Rolls-Royce Motor Cars. Lukisan ini telah ditambahkan menggunakan efek mutiara tiga tingkat dan dipoles manual selama 12 jam oleh para perajin di Home of Rolls-Rpyce di Goodwood untuk menghadirkan penampilan yang berkilauan.

Pendatang baru ini akan tampil dengan coachline dua warna dengan motif bunga tiga warna yang menyemarakkan interior. Coachline yang menghiasi eksterior Serenity telah diaplikasikan oleh Marck Court, ahli coachline Rolls-Royce Motor Cars. Sifat coachline yang asimetris menandakan posisi pemilik dan pengemudi, dengan pintu belakang pada sisi kanan yang dihiasi dengan motif bunga pada sayap belakang dan ujung coachline berakhir dengan B-pillar.

Bespoke adalah Rolls-Royce

Phantom Serenity adalah produk one-off terbaru yang akan dihadirkan oleh tim Bespoke Rolls-Royce Motor Cars. Produk One-off dan Bespoke Collections membantu pertumbuhan penjualan global Bespoke sebanyak 31% di tahun 2014, dimana Bespoke turut menyumbang pada 85% penjualan mobil Rolls-Royce di seluruh dunia.

Setiap Rolls Royce bersifat spesial. Oleh karenanya, hampir setiap konsumen menginginkan fitur pembeda yang luar biasa untuk membuat mobil mereka benar-benar unik. Pemenuhan permintaan ini diteruskan pada departemen desain Bespoke; sekumpulan desainer, ahli dan perajin otomotif terbaik di dunia.

Pendekatan ini telah membedakan Rolls-Royce Motor Cars selama lebih dari satu abad, yang dengan metode terkini mendengungkan era pembuatan rangka dimana para pelanggan membeli sasis dan mesin sebelum mengirimkannya untuk dibentuk sesuai spesifikasi yang mereka inginkan. Para pelanggan bekerjasama dengan tim untuk mewujudkan keinginan mereka. Inspirasi dapat muncul dari mana saja; baik dari permintaan penyelesaian interior yang sempurna hingga penggunaan garmen favorit atau kreasi yang lebih rumit, tak ada ide yang tak tereskplorasi.

Dengan ruang lingkup tak tertandingi untuk personalisasi, Bespoke adalah janji unik merek Rolls-Royce Motor Cars yang paling bernilai. Bespoke memang adalah Rolls-Royce.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *