Tata Motors Umumkan Tiga Pemenang InspirAksi

IMG_20140624_122456

PT Tata Motors Indonesia (TMI) hari ini (24/06/2014) mengumumkan tiga orang pemenang program proyek CSR ‘InspirAksi-Hati Tergerak Tangan Bergerak’ yang dijalankan sejak Juni 2013 lalu.

InspirAksi merupakan program CSR yang dicetus oleh TMI, dan dilaksanakan bersama Dompet Dhuafa sebagai penyalur dana bantuan, serta didukung penuh Kedutaan Besar India di Jakarta dan Baramulti Sukses Sarana sebagai partner. Pemenang program InspirAksi dipilih melalui media sosial Facebook Tata Motors Indonesia, untuk menentukan siapa yang perlu diberikan bantuan dan proyek sosial kemasyarakatan.

Presiden Direktur PT Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta mengatakan, InspirAksi merupakan program CSR yang berbeda dengan CSR lainnya.

DSC_0007

“InspirAksi adalah program CSR yang bertujuan memberikan solusi kepada masyarakat dan inspirasi solusinya berasal dari masyarakat yang sejalan dengan semangat Tata Motors global, Inspired by People dan Tata Motors Indonesia, yakni memberikan solusi cerdas kebutuhan berkendara masyarakat.”

Dari hasil ratusan saran dan inspirasi solusi yang masuk di Facebook, tim InspirAksi menyaring sebanyak 30 proyek sosial dan memilih tiga proyek sosial di pelaksanaan tahap I program InspirAksi 2013-2014.

Tiga Pemenang program InspirAksi tahap I (2013-2014)
– Sri Astuti: Sekolah Rakyat Untuk Sumbawa Barat
– Muhammad Fauzi: Desa Penebar Kecerdasan oleh Muhammad Fauzi
– Solehuddin: Kampung Sahabat Desain Grafis

Sri Astuti ‘Sekolah Rakyat Untuk Sumbawa Barat’
Perempuan desa yang pernah sakit polio ini merupakan Sarjana lulusan Universitas Mataram. Ia secara suka rela memberikan penyuluhan ke pelosok desa, dan menggelar sekolah anak usia dini (PAUD) kepada masyarakat yang tidak mampu tanpa bayaran sejak 7 November 2007 silam.

“Saya melihat banyak anak di usia dua tahun terpaksa harus ikut orang tua ke sawah dan ladang. Padahal di usia itu mereka harusnya bermain dan belajar bersama teman-teman sebayanya,” kenang Sri Astuti di acara serah terima penghargaan pemenang InspirAksi di Jakarta, Selasa (24/6).

“Ketika mereka memasuki pendidikan dasar, mereka sama sekali tidak mengenal apa itu angka, huruf dan sebagainya,”

Hal itulah yang memicu Sri bersama beberapa rekan pendidik yang memiliki keprihatinan yang sama untuk membangun sekolah PAUD seadanya bagi anak-anak desa. “Alhamdulillah sejak 2007 hingga kini kami telah membina 210 anak-anak,” ujar Sri.

Walaupun sering terkendala jarak yang cukup jauh, Sri tetap menempuh puluhan kilometer dengan andong untuk mengangkut seragam bekas yang ia terima dari para donatur untuk dibagikan kepada anak didiknya di tempat ia mengajar.

“Berkat bantuan yang kami terima, warga desa kini mempunyai sekolah yang dapat menampung para murid sehingga mereka dapat belajar dengan nyaman,” ujar Sri Astuti.

Muhammad Fauzi ‘Desa Penebar Kecerdasan’
Muhammad Fauzi memiliki impian menjadikan masyarakat desa yang cerdas, tidak tertinggal dan tidak dibodohi. Dan sebagai korban lumpur Sidoarjo, Fauzi tidak bisa sekolah tinggi karena masalah ekonomi.

Sambil berkeliling berjualan jamu Fauzi mengantar buku-buku bekas ke Poskamling dan secara bergilir Fauzi mengantar ke warung-warung agar masyarakat bisa membaca buku dan mendapatkan ilmu pengetahuan secara gratis.

Buku-buku tersebut dikumpulkan Fauzi dari sumbangan orang-orang. Setelah usai masa distribusi, buku-buku tersebut ditata di sebuah bangunan bekas klinik yang sudah dua tahun tidak digunakan untuk dijadikan semacam perpustakaan desa.

Fauzi juga menyediakan internet untuk warga desa yang biayanya berlangganannya diperoleh dari hasil berjualan jamu yang ia sengaja sisihkan.

Solehuddin ‘Kampung Sahabat Desain Grafis’
Solehuddin adalah pemuda desa yang senang berbuat kebaikan demi teman dan warga kampung. ‘Tukang sablon’ mug dan spanduk ini memang cukup piawai merancang grafis melalui media komputer yang dipelajarinya secara otodidak, karena ia tidak bersekolah tinggi.

Keuntungan usahanya itu ia sisihkan untuk membantu warga kampungnya di kawasan Karawang, Jawa Barat, khususnya para pemudanya untuk belajar desain grafis agar tidak menganggur sehingga memiliki modal kerja atau bahkan membuka lapangan pekerjaan.

Ia punya harapan bisa mendirikan balai pelatihan desain grafis, karena Huddi, panggilan akrabnya, yakin dengan kemampuan desain grafis setiap orang dapat bekerja.

IMG_20140624_115730

Menariknya penyerahan penghargaan pemenang ini disaksikan oleh istri Duta Besar India untuk Indonesia Neeru Singh yang juga berperan sebagai salah satu juri InspirAksi.

Selain itu tim InspirAksi juga akan terus memantau dan membimbing perkembangan ketiga proyek tersebut setidaknya hingga enam bulan hingga 12 bulan ke depan.

Rencananya TMI akan terus melanjutkan program ini sebagai CSR tahunan. InspirAksi tahap II 2014-2015 akan membantu proyek sosial yang berbeda.

Program INSPIRAKSI – Hati Tergerak Tangan Bergerak merupakan program CSR Tata Motors Indonesia yang menjadi payung kegiatan sosial yang akan dilakukan setiap tahun. Program ini diharapkan dapat mendorong pengembangan aksi-aksi social kepedulian yang mengoptimalkan media sosial di Indonesia. Informasi lengkap dapat dilihat di akun Facebook – Tata INSPIRAKSI.

Please follow and like us:

Leave a Reply