Manajer Tim MotoGP Ducati, Livio Suppo pindah ke HRC

IMGP4782

Livio Suppo berdiri mendampingi Casey Stoner dan Nicky Hayden saat berada di ruangan VIP Shell Sirkuit Sepang, Minggu 25/10/2009

Jakarta, 6 November 2009. Tim Ducati Corse mengumumkan bahwa balapan terakhir MotoGP di musim di tahun 2009 Valencia menjadi pertemuan terakhir bagi Livio Suppo yang selama ini dikenal sebagai Manajer Tim Ducarti Corse.

Suppo membenarkan hal tersebut di Italia hari Kamis (5/11/09), karena ia akan bekerja di tempat yang baru, yaitu bergabung dengan HRC (Honda Racing Corporation) untuk musim balapan MotoGP tahun 2010.

Wah.. ada apa dengan Suppo? Sampai-sampai ia tertarik dengan Honda, apakah Honda memberikan gaji yang lebih besar? Atau Honda butuh bocoran soal teknologi Ducati yang selama ini sangat bersaing ketat dengan Yamaha?

Kebetulan SL.com pemilik blog ini pernah bertemu secara langsung dengan Livio Suppo dalam sesi tanya-jawab di ruangan paddock VIP Shell di Sirkuit Sepang (Minggu 25/10/09). Waktu itu Livio Suppo masuk kedalam ruangan VIP Shell bersama dengan dua pembalap Ducati, Casey Stoner dan Nicky Hayden.

Valencia: Pertemuan terakhir dengan Ducati

IMGP4446

Livio Suppo bersama expert Shell memberikan keterangan hubungan teknis Shell dan Ducati yang sudah terjadlin 10 tahun. Sabtu, 24/10/2009 di Sirkuit Sepang Malaysia

Lomba terakhir MotoGP musim 2009 di Valencia adalah pertemuan terakhir Livio Suppo dengan Ducati dengan kapasitasnya sebagai Manajer Proyek Ducati.

Tim pabrik asal Italia inipun memberikan pengumuman resmi soal perpindahan ini karena Suppo lagi mencari tantangan baru dengan HRC.

Livio Suppo, selama ini bergabung dengan Ducati sejak tahun 1999, dan ia akan mengakhiri karirnya selama sebelas tahun dengan rekan-rekannya yang mana ia akan memenuhi peranan penting yang baru, yaitu sebagai Direktur Pemasaran HRC MotoGP yang dimulai tahun 2010.

Karir Suppo bersama Ducati telah banyak membantu dan mengubah tim Ducati menjadi sebuah tim yang disegani di kancah balapan kelas dunia MotoGP. Terbukti jika Casey Stoner pada tahun 2007 membawa tim Ducati menjadi juara dunia. Namun demikian perpindahan Suppo ke HRC lebih disebabkan karena ia berkeinginan mencari tantangan baru. Itulah yang mendorong niat Suppo dibalik perpindahan ini.

Referensi website resmi MotoGP.com, dimana Livio Suppo berkata bahwa:

“Hubungan yang sangat baik bagi saya, dimana saya telah sebelas tahun bekerja dengan tim Ducati dan kalau saya pikir secara bersama-sama bahwa kita telah mencapai sesuatu yang baik. Saya pikir kadang-kadang dalam hidup Anda memerlukan motivasi baru. Saya pun harus berterima kasih dengan Ducati untuk semua peluang dan kesempatan yang telah mereka berikan kepada saya, dan pada akhirnta Tim HRC tertarik dengan saya. Jadi, ini adalah tantangan baru, dan hal itu tidak mudah, tetapi saya akan melakukan yang terbaik. “

“Sebelas tahun bersama tim Ducati adalah suatu keajaiban. Tentu saja tahun 2007 adalah harapan yang tertinggi bagi Ducati menjadi The World Championship. Saya telah bekerja sama secara baik dengan Filippo Preziosi (GM Ducati Corse) dan Claudio Domenicali (Direktur Ducati) dan juga semua kru dari tim Ducati. Tapi sekali lagi, saya pikir adalah sesuatu yang sulit untuk menolak tawaran Honda. Tahun depan saya akan menjadi semacam Direktur Pemasaran kegiatan MotoGP dan saya berharap untuk memulai bekerja dari semua aspek,” demikian ujar Suppo.

Sementara itu Claudio Domenicali (Direktur Ducati) memberikan pengumuman, bahwa:

“Livio Suppo akan segera mengumumkan keberangkatan pada hari Kamis. Bagi kami Livio sudah memberikan kotribusinya untuk Ducati dan juga untuk saya secara pribadi, ia telah menjadi rekan setia dan berharga, dan di atas semua sahabat. Kami sangat menyesal bahwa ia telah memutuskan untuk meninggalkan Ducati, yang pasti profesionalisme dan kontribusi besar sudah ia buat untuk pertumbuhan dan keberhasilan proyek MotoGP Ducati. Kami hanya dapat memberikan tawaran yang terbaik menurut kami, dan berharap ia telah mengambil suatu tantangan profesional yang baru. “

“Bagaimanapun, ini adalah salah satu momen di mana kita dapat memikirkan kembali organisasi Ducati dalam rangka meningkatkan kinerja yang baik lagi, setidaknya dalam menentukan arah dan sasaran tim Ducati untuk musim balapan tahun 2010. Manajemen tim Ducati Marlboro akan dipercayakan kepada tokoh manajerial yang baru, yaitu Alessandro Cicognani, yang saat ini masih memegang jabatan manajer Pemasaran untuk Divisi Ducati Corse. Ia akan bertanggung jawab untuk proyek MotoGP. Dan bersama dengan dia, Vittoriano Guareschi, pengendara tes Ducati, dimana ia akan melakukan peran sebagai Manajer Tim, dan membawa tim Ducati dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman selama ia menjadi tes rider yang profesional.”

Soal perpindahan dalam pekerjaan sebenarnya hal yang wajar, baik di dunia perkantoran maupun di ajang balap MotoGP. Semua orang perlu mendapatkan tantangan baru, mencari sesuatu yang lebih professional, dan tak lupa haknya untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik lagi. Kalau ada tawaran yang lebih baik dan lebih menjanjikan kenapa tidak?

Demikian ulasan dari SL.com dan tak lupa mengucapkan selamat jalan dan sukses buat Livio Suppo bersama HRC.

Referensi artikel www.motogp.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Subscribe / Share

SL.com tagged this post with: , , Read 1951 articles by

One Comments

  1. Edwas says:

    Hi, Ugh, I liked! So clear and positively.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Advertisement Medium

Advertisement General

Archives