Apa bedanya Ban Bias vs Ban Radial pada ban bus penumpang?

IMG_2935

Melalui acara PT MICHELIN Indonesia (MICHELIN) saat merilis produk terbaru MICHELIN X COACH ENERGY Z di Kempinski Grand Indonesia Jakarta (artikel ini), juga dijelaskan perbedaan antara ban bias dan ban radial khususnya ban bus penumpang. Beruntung OTOSL.com hadir disana dan mendapat ilmu pengetahuan soal ban bus penumpang yang bisa di sharing buat para pengunjung setia OTOSL.com.

Menurut Michelin, ban bias itu memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • rangka ban terbentuk dari bahan berlapis
  • konstruksi ban menyilang “bias”
  • konstruksi dinding ban dan telapak sama
  • lapisan yang kaku tidak fleksibel
  • kontak telapak ban tidak penuh dan tidak stabil
  • tingkat gesekan ban yang tinggi

IMG_2917

Pada saat ban berputar, tapak ban akan bergerak mengikuti kelenturan ban dan ini akan mengakibatkan perubahan luas daerah kontak ban dengan permukaan jalan, dan pergesekan ban permukaan jalan yang bisa mengakibatkan:

  • keausan yang lebih cepat
  • kurang daya cengkeram dan mudah selip
  • kurang stabil, akibat crown tanpa stabilizer
  • boros bahan bakar
  • panas yang ditimbulkan akibat pergerakan antar lapis kerangka ban dan pergesekan antara tapak ban dan permukaan jalan “Heat Separation” atau kerusakan ban akibat panas yang ditimbulkan.

Sedangkan Ban Radial memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • rangka dari kawat satu lapis searah jari-jari “radius”
  • beberapa lapis kawat pada telapak ban
  • dinding dan telapak ban berbeda konstruksi
  • dinding lentur dan telapak ban kaku
  • telapak ban menapak penuh dan stabil
  • tingkat gesekan ban yang rendah

IMG_2919

Pada umumnya side wall dan tapak ban radial dari Michelin akan bekerja secara terpisah sehingga tidak mengurangi perubahan luas daerah kontak antara ban dengan permukaan jalan, serta mampu mengurangi pergesekan antara ban dengan permukaan jalan. Hal ini tentunya akan memberi keuntungan:

  • umur pakai lebih lama
  • daya cengkeraman sangat baik
  • stabil dan mudah dikendalikan akibat crown yang mempunyai lapisan stabilisator
  • hemat bahan bakar
  • nyaman dikendarai akiba kelenturan vertikal yang baik
  • selalu beroperasi dalam keadaan dingin: tanpa pergerakan antar lapis rangka ban, tanpa pergesekan ban dengan permukaan jalan.

Sesudah memahami perbedaan antara ban bias dengan ban radial, maka dibawah ini adalah beberapa fitur keunggulan MICHELIN X COACH ENERGY Z yang baru saja diluncurkan, antara lain:

  • 20% lebih aman dari produk sebelumnya dengan memaksimalkan kinerja lapisan pada tapak dan memperkuat bagian telapak untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan. Selain itu casing yang lebih kuat dengan tingkat lapisan 18PR.
  • 11% hemat bahan bakar dibanding ban radial biasa. Dirancang khusus dengan cooler running crown arhitecture, dan lebar telapak yang lebih optimal, sehingga meningkatkan ketahanan terhadap kerusakan akibat panas.
  • 20% peningkatan daya tahan vulkanisir. Dibuat dengan daya tahan casing dengan bead dan telapak yang lebih kuat, serta disempurnakan dengan teknologi HTN.

IMG_2942

Keuntungan yang didapatkan dari ban bus penumpang MICHELIN X COACH ENERGY Z yang memiliki desain casing dan pola telapak yang baru, akan dapat menghemat konsumsi bahan bakar, serta menurunkan biaya operasional dan rolling resistance yang lebih rendah. Selain itu ban akan lebih aman di permukaan jalan yang basah karena didesain pola telapak baru dengan bahan yang lebih berkualitas. Juga, stabilitas lateral ban yang lebih baik saat di permukaan jalan yang basah.

Menurut Michelin Indonesia semua produk MICHELIN X COACH ENERGY Z tersedia dalam bentuk tubeless dengan ukuran 295/80R22.5 di Indonesia sudah tersedia di jaringan penjualan ban khusus mobil penumpang mulai April 2014.

Please follow and like us:

3 thoughts on “Apa bedanya Ban Bias vs Ban Radial pada ban bus penumpang?

  1. terimakasih atas tambahan ilmunya bang

  2. Sangat berguna ..ulasanya komplitt om

  3. Trima kasih infonya..
    Sangat berguna..

Leave a Reply