GT Radial Savero Komodo Tangguh di Medan Offroad

IMG_9159

11 September 2013. Seri ke-4 Kejurnas GT Radial Savero Komodo Speed Offroad 2013 yang telah berlangsung sangat seru pada hari Minggu tanggal 8 September yang lalu. Event yang disponsori oleh GT Radial ini dilaksanakan di sirkuit Tembong Jaya, Serang Banten membuktikan bahwa ban GT Radial Savero Komodo Tangguh di Medan Offroad.

Dari keseluruhan pertandingan, khususnya SS 5 dan 6 yang merupakan kategori champ to champ, pertandingan berjalan sangat panas. Ditengah cuaca yang terik, 20 peserta terbaik (best of the best) menampilkan performa maksimal dan berlomba merebut podium kemenangan.

Dari 20 peserta tersebut, 4 diantaranya terdiri dari GT Radial Speed Offroad Team, yaitu GT Radial Total Tangcity yang diwakili oleh Herry Suren/Dindin BF dan H. Denny Arief/Arwani A. GT Radial Hasstex Tyrezone Tegal diwakili oleh H. Irman Hasstex/Yadi Hasstex, dan GT Radial Team Kitah yang diwakili oleh Julian Johan/Mutaqqin Arya.

GT Radial Team Kitah yang digawangi oleh Julian Johan/Mutaqqin Arya, memberikan hasil yang cukup memuaskan pada SS 5. Namun, ditengah perlombaan pada SS 6 mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan sehingga tidak bisa menyelesaikan pertandingan melawan Arief Indiarto/Moh. Ikhsan dari Johnlin Marine Sport.

Mengomentari hal ini, Julian Johan (Jeje) mengatakan, “Karakter trek disini banyak tikungan patahnya jadi lebih technical. Tapi dengan ban Savero Komodo MT yang saya pakai selama pertandingan, trek seperti ini dapat saya kuasai, karena ban ini tetap memberi traksi yang baik,” ujar Jeje di akhir pertandingan.

Sementara Adang Supandi, Technical Product Senior Manager PT Gajah Tunggal Tbk mengatakan pemilihan ban juga harus disesuaikan dengan kondisi cuaca. “Jika melihat kontur tanah dan cuaca yang hujan pebalap semakin tertantang adrenalinnya karena banyak tikungan yang akan sulit dilewati. Jadi pemilihan ban GT Radial Savero Komodo MT dan GT Radial Savero Komodo Extreme harus disesuaikan dengan cuaca.”

1378873918622

Sebagai One Make Tire, ban GT Radial Savero Komodo terbukti tangguh untuk melintasi trek off road dalam kondisi basah maupun kering. Para ahli di Gajah Tunggal merancang telapak ban kasar dan ekstrim agar bisa membersihkan lumpur dari ban. Bagian bahu telapak ban dibuat terbuka lebar sehingga efektif mencengkram dan mengevakuasi lumpur.

“GT Radial Savero Komodo selama ini dikenal sebagai ban handal di medan offroad. Savero Komodo menjadi legenda di kalangan offroader,” kata Arijanto Notorahardjo, GM Marketing dan Sales Retail PT Gajah Tunggal Tbk. “Dinding ban terinspirasi dari cakar komodo dan didesain untuk melahap medan lumpur,” tambahnya.

20130908_182902

Sementara itu, hasil pertandingan untuk kejuaraan tim, yang masih memimpin adalah Power F Speed Offroad. Urutan kedua ditempati oleh tim JF sulfur dan untuk urutan ketiga oleh GT Radial Hasstex Tyrezone Tegal. Untuk best overall, posisi pertama ditempati oleh Faturrahman/Indra Artanto, posisi kedua oleh Rifat Sungkar/M. Indra Prasetyo, dan posisi ketiga oleh Baihaki (Anang)/Yasin Fadillah.

Selanjutnya seri 5 atau seri pamungkas Kejurnas GT Radial Savero Komodo Speed Off Road, akan dilaksanakan di sirkuit Batu Licin, Kalimantan Selatan pada bulan Oktober mendatang.

Tidak kurang dari 163 peserta mengikuti kejuaraan speed offroad paling bergengsi di Indonesia. Untuk kali ini pesertanya berkurang dari seri sebelumnya yang mencapai hampir 200 orang. Namun hal tersebut, tidak mengurangi ketertarikan penonton untuk menyaksikan pertandingan yang selalu seru ini, terbukti dengan banyaknya penonton yang hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *