Hadapi Ojibwe Forests Rally, Rifat Sungkar Ganti Setingan Kendaraan

FWRT-Car

23 Agustus 2013. Perally Indonesia Rifat Sungkar dan navigatornya Steve Lancaster (Inggris) dari FASTRON WORLD RALLY TEAM, pada hari Jum’at 23 Agustus pk 15.30 waktu Amerika atau pk 03.30 WIB (Sabtu dinihari ini) akan memulai pertarungannya dengan 48 perally lainnya yang mengikuti OJIBWE FOREST RALLY America.

Rifat / Steve menggunakan kendaraan Mitsubishi Evolution X dengan nomer pintu 236 – bertarung di kelas bergengsi OPEN CLASS dengan perally antara lain perally dunia David Higgins , superstar Amerika – Ken Block , juara Rally America 2012 – Antoine L,Estage, perally Belgia David Sterckx , perally Australia Brendan Reeves dll, akan bertarung di 15 Special stage / Trayek khusus sejauh 154,74 miles (+ 230 kilometer) didaerah Detroit Lakes, yang dikenal sebagai track rally yang akan melintasi banyak danau .

Ojibwe Forest Rally America akan terbagi dalam 2 leg / etape , dimana Leg 1 setelah melakukan Start awal , peserta akan bertarung di 6 Special Stage dengan jarak tempuh 83,97 miles (+ 125 kilometer) , dimana 3 SS terakhir akan dilakukan pada malam hari . Dan leg 2 akan bertarung di 9 SS sejauh 70,77 miles ( + 105 kilometer) sejak pagi hingga sore hari.

Sesaat sebelum start, Rifat Sungkar dari Fastron World Rally Team menyatakan bahwa di seri kali ini, setingan kendaraan Mitsubishi Evolution X tungganganya, mengalami perubahan dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. “Setelah melakukan survey, ternyata lintasan yang dipergunakan di OFR berbeda 180° dengan lintasan-lintasan di seri sebelumnya. Lintasannya sangat sempit dan sangat berdebu. Lintasan lurusnya, paling panjang hanya 200 meter saja. Jadi banyak sekali belokan-belokan” kata Rifat. Oleh karena itu, setelah berdiskusi dengan tim mekanik dari Libra Racing, diputuskan untuk melakukan perubahan pada setingan kendaraan.

FWRT-Rifat Sungkar3

“Di seri-seri sebelumnya, karakter lintasan yang dilalui high speed, maka differensial programnya terletak di belakang, tetapi untuk seri ini, lintasan banyak belokan, maka di LOCK di tengah-tengah, jadi depan dan belakang balance, sehingga penyaluran tenaga mesin dan traksi roda berimbang.” ujar Rifat. Diharapkan dengan setingan seperti ini, Fastron World Rally Team dapat menyelesaikan setiap Special Stage dengan sebaik-baiknya.

Selain menghadapi lintasan yang berbelok-belok, Rifat dan Steve besama dengan 47 pesaingnya di Ojibwe Forests Rally ini, juga harus menghadapi debu yang sangat menggangu. “Apabila sebuah mobil lewat, maka debu yang beterbangan itu akan tetap ada sampai dengan 1 menit setelah mobil itu lewat. Jadi kalau jarak antara kendaraan hanya 1 menit, maka debu ini bisa menjadi musuh terbesar para pereli” kata Steve Lancaster, navigator Fastron World Rally Team.

Hal lain yang juga perlu diwaspadai para pereli di seri ini adalah sinar matahari. Hampir seluruh lintasan Ojibwe Forests Rally ini dilakukan di dalam hutan, di bawah pepohonan. Pada pagi hari, sinar matahari akan terpantul dari pepohonan tersebut dan jatuh tepat di kaca depan kendaraan. “Jalanan sempit, berbelok-belok, debu dan sinar matahari, menjadikan Ojibwe Forests sangat berbeda dengan seri sebelumnya yang sudah saya ikuti. Intinya, tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan sama sekali” jelas Rifat.

Seri Ojibwe Forests Rally, terakhir masuk menjadi salah satu seri kejuaraan nasional Rally America pada tahun 2009. Setelah itu, selama 3 tahun, dari 2010-2012 hanya merupakan kejuaraan regional. “Keadaan ini membuat kesempatan bagi semua pereli untuk menjadi juara sama besarnya. Karena para pereli unggulan seperti Ken Block, David Higgins dan Antoine L’Estage juga belum berpengalaman melintasi lintasan pada tahun ini” kata Indra Prasetyo, tim manager Fastron World Rally.”Hal ini juga berlaku bagi Rifat dan Steve. Semoga kita bisa memanfaatkan keadaan ini dengan sebaik-baiknya” tambah Indra.

Leave a Reply