Rally Jerman, Pada 2 SS Awal Subhan Aksa 5 Besar Sementara

WORLD RALLY CHAMPIONSHIP 2013 - WRC DEUTSCHLAND

23 Agustus 2013. Hasil positif diraih pereli Indonesia Subhan Aksa di hari pembuka putaran 9 kejuaraan dunia FIA 2013 World Rally Championship (WRC) ADAC Rallye Deutschland di Cologne, Jerman, pada Kamis (22/8). Dalam dua SS (Special Stage) awal, Ubang finish urutan 6 dan 5 masing di kelas WRC2 dan untuk sementara menempati peringkat lima di kelas tersebut.

Pada SS1 Blankenheim (23,54 km), pasangan Ubang/Nicola Arena mencapai finish urutan 25 dari total 76 kontestan Rally Jerman. Di kelas WRC2 yang diikuti 13 starter, ia urutan 6 dengan selisih waktu 51,6 detik dari Robert Kubica yang menjadi tercepat di grup ini. Performa pereli andalan Bosowa Fastron Rally Team (BFRT) itu kemudian meningkat di SS2 Sauertal (12,11 km) yang berlangsung malam hari. Ubang mempertahankan finish di posisi keenam kembali sekaligus menempatkan dirinya di posisi kelima keseluruhan pada hasil sementara WRC2 dalam dua SS awal dengan difisit waktu 1 menit 23,9 detik dari Kubica dan 44,1 detik dari peringkat ke-4.

Hasil sementara ini cukup mengejutkan mengingat seluruh lomba berlangsung di lintasan aspal yang sesungguhnya kurang afdol buat Ubang. Ia lebih familiar dan menyukai trek gravel. Selain itu, ini kali pertama ia menggeber mobil berkategori R5 yang baru mendapatkan homologasinya pada Juli lalu.

“Alhamdulillah, sama sekali tak bermasalah dengan mobil. Kendala utamanya adalah lintasan yang sangat licin, apalagi di banyak lokasi terdapat rumput-rumput liar di pinggir jalan yang sangat mudah bikin ban kehilangan cengkeraman. Itu yang membuat saya agak kurang percaya diri di SS1, terlebih tekanan angin pada ban kami pun terlalu tinggi,” ujar Ubang.

WORLD RALLY CHAMPIONSHIP 2013 - WRC DEUTSCHLAND

Rintangan sama berlangsung di SS2. Di beberapa lokasi bahkan lebih licin karena pasir yang berserakan di tengah jalur. Itu sempat membuat mobil Ubang terpeleset ke luar trek dan untungnya masih bisa dikontrol. Pada saat sama kepercayaan dirinya mulai terbangun sehingga mampu berada di kelompok lima besar untuk sementara. Hasil yang terbilang mengejutkan buat seorang pereli Indonesia di tengah dominasi pereli Eropa. Empat finisher di atas Ubang adalah nama-nama beken reli internasional dan para pereli unggulan WRC2 seperti Robert Kubica (Polandia/Citroen DS3 RRC), Elfyn Evans (Wales/Ford Fiesta R5), Sepp Wiegand (Jerman/Skoda Fabia 2000), dan Armin Kremer (Jerman/Ford Fiesta RRC). Kubica adalah mantan pembalap Formula 1 yang beralih ke ajang reli dunia, Evans juara dunia WRC Junior 2012, sedangkan Wiegand dan Kremer adalah para juara nasional Jerman yang tentunya lebih menguasai medan.

Jumat (23/8) ini akan dilombakan SS3 sampai 8 dengan total jarak kompetisi 131,36 km. Tantangan Ubang dan tim BFRT-nya terbilang besar, bukan saja untuk mendongkrak posisi tetapi sekaligus juga mempertahankan peringkat sementaranya. Pasalnya, posisi enam ditempati pereli senior Selandia Baru Hayden Paddon (Skoda Fabia S2000) yang merupakan juara dunia PWRC 2011. Di SS1 mobilnya alami kerusakan power steering sehingga kehilangan waktu sekitar satu setengah menit dan finish ke-7. Di SS2 ia tampil sebagai finisher ke-3, membuat ketertinggalan waktunya dari Ubang tinggal 19 detik.

“Ini akan jadi pelajaran dan pengalaman penting, bertarung di antara mereka yang prestasinya sangat menonjol. Saya berharap kondisi lintasan bisa lebih bersahabat agar bisa memberikan perlawanan,” tandas pengusaha muda yang juga Ketua Umum Pengprov IMI Sulawesi Selatan itu.

Ubang sendiri cenderung bersikap demokrat menghadapi hari kedua ini dalam arti tak akan ngotot mengembangkan kecepatan mengejar posisi tercepat, tapi juga tak kendur menghadapi gempuran peserta di bawahnya. “Lihat situasi saja, saat mana kami akan kejar waktu dan saat mana yang memungkinkan untuk bertahan saja karena risiko terpeleset sangat besar dan sudah menghentikan beberapa peserta reli ini. Mudah-mudahan rasa nyaman di balik kemudi R5 pun semakin tinggi seiring meningkatnya jarak tempuh dengan mobil ini,” harap Ubang yang bagian depan atap mobilnya didesain menyerupai bendera Merah Putih.

Leave a Reply