Apakah ban Michelin Pilot Street Radial pantas buat motor harian?

Michelin Pilot Street 7 Agustus. 2013. Penjualan sepeda motor di Tanah Air terus meningkat, ngga cuma kelas matic saja, tetapi juga kelas motor sport. Tak heran industri ban juga ikut merespon tingginya penggunaan motor sport di Indonesia, dan salah satunya adalah pabrikan ban asal Perancis, Michelin yang menawarkan ban khusus motor sport yaitu Michelin Pilot Street Radial. Hmm.. motor sport harian pakai ban radial, apakah perlu?

Soal perlu atau tidak pakai ban radial itu sih tergantung dari pada masing-masing individu. Menurut SL.com jika sepeda motor dipasangkan ban radial maka motornya jadi tambah keren, terlihat gagah dan lebih mantap. Ketika motornya dijalankan, lebih mudah diajak nikung karena terasa lebih nge-grip di aspal. Singkat kata pakai ban radial terasa lebih PD (percaya diri) dengan penampilan dan keamanan (safety riding).

Beberapa hari ini, salah satu anggota Tim Liputan SL.com mendapat jatah sepasang ban baru Michelin Pilot Street Radial ukuran 110/70 R17 (depan) dan 130/70 R17 (belakang) yang dipasangkan ke motor Honda New MegaPro milik Bro Ryan Garry. Ban baru tersebut adalah pemberian dari PT Michelin Indonesia khusus untuk awak media SL.com (artikel ini).

MichelinPSR-02

Secara teori, Michelin Pilot Street Radial memiliki daya tahan 30% lebih tinggi dari produk kompetitor sejenisnya. Sementara hasil tes yang dilakukan DEKRA Test Center menyatakan bahwa Michelin Pilot Street Radial memiliki wet grip terbaik diantara ban yang pernah diuji. Untuk mendapatkan grip terbaik, Michelin Pilot Street Radial menggunakan 100% kompenen Silica pada bahan baku ban.

“Kebutuhan terhadap ban radial untuk motor sport terus meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Melalui Michelin Street Radial kami ingin memberikan produk terbaik yang mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengendara di Indonesia,” terang Bayu Surya Pamugeng Sugar, Head of Sales & Marketing for 2W at PT Michelin Indonesia.

Ban Radial memiliki perbedaan mendasar dibandingkan ban bias yang masih banyak digunakan di negara berkembang seperti Indonesia. Pada ban radial lapisan kawat tersebar diseputar poros ban. Permukaan puncak terluar tersusun dari beberapa lapisan yang membentuk struktur ban, hal ini menjadikan permukaan puncak terluar dan sisi ban memiliki sifat yang berbeda.

MichelinPSR-04

Pada ban bias, kerangkanya terdiri dari beberapa lapisan kawat yang disusun secara menyilang dengan sudut diagonal terhadap garis tengah lingkaran ban. Struktur antara permukaan puncak terluar dan sisi ban memiliki sifat mekanis yang seragam.

Perbedaan tersebut, menjadikan ban radial memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, saat beradu dengan jalan, dinding ban radial yang fleksibel mampu mencengkram dengan erat. tapak ban yang lebar juga membuat daya cengkram semakin kuat pada sudut yang lebih kecil, terutama pada saat berbelok.

Kedua, tekanan pada area kontak permukaan ban radial dengan jalan terdistribusi dengan baik, hal ini akan menghasilkan gesekan yang merata pada permukaan ban. Ketiga, ban radial memberikan tingkat pada kecepatan tinggi, dikarenakan sisi ban yang dapat meredam tekstur permukaan jalan. Keempat, Lapisan kawat yang terjalin secara bersambung diseputar puncak terluar ban membuat ban radial saat dipacu dengan tetap stabil.

MichelinPSR-03

“Ban radial sudah menjadi kebutuhan bagi motor sport yang memiliki body dan tenaga yang besar. Kami optimis Michelin Pilot Street Radial akan mampu memenuhi harapan konsumen Indonesia terhadap ban berkualitas dengan harga kompetitif,” imbuh Bayu.

Sebagai produsen ban global, Michelin merupakan pionir dalam memproduksi ban radial. Paten terhadap produk ini telah didaftarkan pada tahun 1946. Pada tahun 1987, ban motor radial produksi Michelin digunakan pertama kali untuk ban balap tingkat dunia. Di Indonesia, Michelin Pilot Steet akan dipasarkan dengan ukuran mulai dari 60/90 hingga 140/70. Sementara itu, Michelin Pilot Street Radial dipasarkan dengan ukuran mulai dari 110/70 hingga 140/70.

Nah.. selanjutnya apa kata Bro Ryan setelah ia menggunakan ban Michelin Pilot Street Radial? Apakah teori-teori diatas terbukti? Apakah ban radial di motor sport enak dipakai buat harian? Apakah motornya jadi lebih nyaman? Motor jadi lebih berat? Atau bagaimana? Jawabannya kita tunggu hasil reportasenya pada artikel lanjutan. Sabar bro..

MichelinPSR-01

Please follow and like us:

13 thoughts on “Apakah ban Michelin Pilot Street Radial pantas buat motor harian?

  1. dear bpk stephenlangitan, saya mau tanya, apakah ban michelin pilot street untuk depan ukuran 110/70 bisa dipasang untuk ban belakang dengan pola yang sama dengan ban belakangnya? krn setahu saya untuk ban michelin skr ini untuk ban depannya polanya terbalik, terima kasih 😀

    • Mas klo buat ban depan dengan ukuran segitu mentok ke spakbor ga terus hal apa yg perlu diperhatikan ketika mengganti ban

  2. bro azadin..
    bisa-bisa aja.. ban depan jadi ban belakang.. tergantung yg punya rasanya gimana, apa enak, nyaman, ngegrip, bisa nikung rebahan.. silahkan aja dilanjut. Namun sebaiknya, dan ini saran dari saya sih agar pemilik tetap ikuti rekomendasi kata pabrikan.. 🙂

  3. pagi bro ryan
    mau numpang tanya nih, untuk ukuran ban depan dan belakang yang sesuai artikel diatas, apakah tidak terlalu memdonat untuk dipasang ke velg standar NMP ? karena saya pernah direkomendasikan mengganti velg yang lebarnya 2.5 depan dan belakang 3.5 untuk memakai ukuran ban yang sesuai artikel di atas agar tidak merusak velg, ban tentu saja dan memaksimalkan permukaan ban. Terima Kasih

    • Untuk ban yg saya pakai tidak bgitu mendonat karena yg saya pakai hanya naik 1 ukuran. Traksi ban saat tikungan sangat baik. saya sudah mencobanya dan saya juga berkonsultasi dengan planet ban. Bagus juga untuk mengganti velg lebar tetapi ukuran ban harus menggikuti velg, jika velg terlalu lebar rotasi ban untuk tikungan traksinya menjadi lebih sedikit. Sebaiknya ganti ban di planet ban, bisa konsultasi juga disana pakai mesin.

  4. febrialdy says:

    om SL, enakan mana yah antara pilot sporty sama pilot street ini??
    pas hujan enakan mana??
    pengen cari ban michelin, tapi katanya ban tubeless jadi bikin lebih boros bensin yah?
    dan berat ban nya, lebih beratan tubeless ya?

    • Siang bro febrialdy. Kalau ditanya enakan mana antara pilot sporty dengan pilot street, keduanya bagus hanya saja saya merekomendasikan yang pilot street radial. Karena saya sudah mencobanya sendiri menggunakan pilot street radial. Terutama disaat jalanan yang basah, pilot street ini gripnya sangat bagus. untuk masalah boros bensin, tergantung dari riding style kita.

  5. Slmt siang, bisa gak velg belakang ukuran 4″ + ban 140/70/17, dipakai di Honda CB150? apakah ada ukuran ban michelin 140/60/17? thanks…

  6. Apakah ban pilot street bisa digunakan pada motor bebek?

  7. Ini tuh ban road race atau bukan sih pak ??
    saya pake band Pilot street ukuran 100/80, tapi saya gatau ini tuh ban road race atau ban biasa

  8. Heru Haniyoto says:

    Dear Bro, mau tanya motor saya CB 150 R 2016 apakah cocok jika saya pakai ban Michelin depan 110/70-17 dan belakang 140/70-17, apakah ada effectnya dengan akselerasi motor saya.

    Thanks

Leave a Reply