Subhan Aksa Incar Juara di Kejurnas Rally of Celebes 2013 seri – 1

IMG_5945

3 Mei 2013. Meski sudah berlomba di tingkat FIA World Rally Championship (WRC), pereli nasional Subhan Aksa tak menganggap remeh kejuaraan lokal. Hal itu ia sampaikan saat jumpa pers menjelang putaran pertama Kejurnas Reli bertajuk Rally of Celebes yang akan dihelat selama 2 hari di Perkebunan Tebu Takalar, Sulawesi Selatan, pada 4- 5 Mei.

Ia mencontohkan tipikal lintasan Takalar yang terdiri dari lintasan tanah berdebu tebal dan bebatuan sehingga membutuhkan kejelian dan tantangan tersendiri untuk melewatinya dengan baik. Jika turun hujan, jelasnya, kondisi trek akan sangat licin, tricky, dan sangat tak mudah dilalui. Ada 13 Special Stage (SS) yang ditempuh kejurnas seri pembuka ini, dan beberapa SS di antaranya menurut Subhan sangat mirip dengan karakter lintasan Rally Acropolis di Yunani. Itu seri ke-6 kejuaraan dunia WRC dan putaran kedua WRC-2 yang akan diikuti Subhan pada 30 Mei – 2 Juni mendatang.

“Jadi, dua hal ingin kami petik di kejurnas ini. Sebagai awal perjuangan untuk mempertahankan gelar juara nasional, sekaligus persiapan ke Acropolis. Ini sarana yang ideal untuk mempersiapkan diri ke Yunani. Apalagi, sarana pencatatan waktu yang digunakan panitia pun sudah standar WRC yang bisa menghitung sampai 100 milidetik,” jelas juara Indonesia 2009, 2010 dan 2012 itu yang akan turun dengan mobil kesayangannya, Mitsubishi Lancer Evolution X.

IMG_5822

Turun dengan bendera Bosowa Rally Team, Subhan bergandengan dengan navigator utamanya, Hade Mboi, yang juga sukses tiga kali menjadi juara nasional navigator. Baik Subhan maupun Hade optimistis bisa mencapai hasil terbaik di Rally of Celebes meski perlawanan serius muncul dari sejumlah pereli nasional lainnya. Pasalnya, mereka berdua sudah berpengalaman di lintasan yang juga digunakan dalam Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2009 silam.

“Meski sejak 2009 itu tak lagi dipakai buat reli, kami masih punyalah data-data pentingnya untuk bikin pacenote. Hanya perlu sedikit penyesuaian di beberapa lokasi,” tambah Hade yang akan terus mendampingi Subhan di semua seri kejurnas tahun ini.

Subhan yang juga Ketua Pengprov IMI Sulsel merasa perlu kembali mengangkat event reli di daerahnya dan menjadikannya sebagai contoh penyelenggaraan terbaik. Pengalamannya mengikuti seri kejuaraan dunia secara regular sejak tahun lalu akan diterapkan sebisanya. “Banyak hal yang bisa dicontoh dan mampu kita terapkan untuk mengangkat kualitas penyelenggaraan,” tegasnya.

Menjawab pertanyaan media, pengusaha muda Sulsel ini mengaku jadwalnya mengikuti serial kejurnas tak akan mengganggu konsentrasinya di ajang WRC bersama Bosowa Fastron Rally Team (BFRT).

IMG_5709

“Alhamdulillah tak ada jadwal yang bentrok. Malah sebaliknya ada dampak positif. Kebanyakan trek gravel WRC sama tipikalnya dengan lintasan reli Indonesia, tantangan dan kebutuhan skill-nya hampir sama. Yang membedakan hanya atmosfer kompetisi dan panjang SS-nya. Serial kejurnas sangat pas menjadi ajang persipan ke WRC seperti halnya di Takalar ini,” tegas Subhan yang jadi favotit juara di seri pembuka Kejurnas yang menempuh jarak total 254 km ini. Sabtu digelar 7 SS dan Minggu 6 SS, semuanya di wilayah Kabupaten Takalar, Sulsel.

Please follow and like us:

Leave a Reply