Nick Cullen Berambisi Menangkan Enjoy Jakarta Indonesia PGA Championship

929723-nick-cullen

7 Maret 2013. Nick Cullen memang bukan juara bertahan dalam turnamen ini, namun pemain golf asal Australia ini akan menjadi salah satu favorit juara di turnamen Enjoy Jakarta Indonesia PGA Championship yang akan diselenggarakan di Emeralda Golf Club akhir bulan Maret.

Lapangan terbaik yang dimiliki Emeralda menjadi tempat dimana Cullen meraih kemenangan profesional pertamanya tahun lalu di turnamen Indonesia Open, dimana golfer berumur 27 tahun ini kembali dengan penuh ambisi untuk memenangkan turnamen ini.

“Sudah satu tahun sejak saya meraih kemenangan di Indonesia dan saya rasa permainan saya telah berkembang menjadi lebih baik, meskipun menurut saya belum maksimal. Tujuan saya pada tahun ini adalah untuk kembali menjadi pemenang. Pukulan bola saya sudah bagus, jadi jika saya bisa melakukan putter dengan baik, saya yakin dapat meraih kemenangan,” jelas Cullen, yang juga seorang fans NFL dan pendukung setia Atlanta Falcons.

Untuk menjadi pemenang, Cullen akan menghadapi para golfer terbaik dari kawasan Asia Pasifik dimana turnamen ini di co-sanctioned oleh OneAsia dan Japan Golf Tour Organisation yang memiliki puluhan juara dengan lebih dari 200 gelar juara yang telah mereka dapatkan.

Golfer yang juga berasal dari Australia, Andre Stolz akan berusaha keras mempertahankan gelar juara Indonesia PGA Championship yang ia dapatkan pada turnamen tahun 2011 lalu, sementara Jeev Milkha Singh, akan tampil pertama kali dalam turnamen OneAsia. Melihat hubungan yang berkembang diantara OneAsia dan JGTO, Cullen berpendapat “Ini sangat hebat.”

Indonesia Open tahun lalu merupakan kolaborasi pertama antara kedua badan tersebut, dan kerjasama ini dilakukan kembali dengan diselenggarakannya Thailand Open (14-17 Maret 2013) dan Enjoy Jakarta Indonesia PGA Championship (28 – 31 Maret 2013), turnamen yang menyediakan hadiah sebesar satu juta dolar Amerika yang akan diberikan pada Orders of Merit.

Pemenang dari OneAsia di kedua turnamen tersebut akan mendapatkan status penuh di Jepang. “Sangat menyenangkan dapat memiliki peluang untuk bertanding pada tur sebesar JGTO,” ujar Cullen. “Saya bermain dalam tiga turnamen tahun lalu dan menikmati setiap menitnya. Saya rasa saya akan sangat bahagia jika dapat bermain terus setiap waktu.”

Cullen, pegolf kidal dari Adelaide, kalah dalam kualifikasi The Open Championship sebelum akhirnya menang di Emeralda dari pegolf asal New Zealand, David Smail.

Ia kalah tipis di pertengahan musim, namun berhasil melakukan perlawanan di Emirates Australian Open dengan menduduki peringkat 18 di awal dan berhasil menyelesaikan turnamen pada peringkat lima pada One Asia Order of Merit sehingga berhasil membawa pulang hadiah sekitar US$210,000.

“Saya beristirahat selama Natal dan pergi ke Kanada selama 10 hari, namun sejak saya kembali, saya fokus pada permainan dan bermain di turnamen-turnamen Australia.” Cullen pernah mengalami cedera punggung, juga memperikan perhatian lebih pada kondisinya pada tahun ini.

“Saya mulai berlatih dengan pelatih baru untuk membuat saya lebih kuat dan meningkatkan keseimbangan tubuh sekaligus juga melatih punggung saya. Sejauh ini sangat baik, saya merasa lebih kuat, di dalam dan diluar lapangan. Semuanya hampir sama, hanya saja saya melakukan latihan lebih pada sisi biomekanik, yang menurut saya telah berjalan cukup baik,” ujarnya.

Karir Cullen juga meningkat sangat baik dengan dinobatkan sebagai Golf Australia’s Rookie Professional Squad, sebuah inisiatif nasional yang memberikan dukungan luas kepada individual. “Saat ini saya fokus mempersiapkan diri untuk memberikan permainan terbaik, dan daya yakin bahwa hasil yang baik akan mengikuti,” tutup Cullen.

SUMBER PHOTO

Leave a Reply