Jajal Honda CB150R StreetFire Melintas Imogiri

image006

19 Desember 2012. Pada hari Minggu, 16 Desember 2012 yang lalu, MediaSL mendapat kesempatan menjajal motor terbaru PT Astra Honda Motor (AHM), yaitu Honda CB150R StreetFire dari kota Yogyakarta ke lokasi objek wisata Pantai Parantritis, dengan rute melintasi kawasan Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul Jawa Tengah. Rute Imogiri sangat terkenal dengan jalanan yang kecil dan sangat ekstrim, baik untuk menikung, tanjakan atau turunan.

Sebagai catatan, sepeda motor Honda CB150R Street Fire secara resmi telah diluncurkan oleh PT AHM pada hari Rabu (12/12/2012). Sepeda motor ini berkarakter model sport dibanderol dengan harga Rp 22,35 juta On The Road Jakarta. Mengusung mesin 150 cc, 4-langkah, DOHC, 4 katup, 6-percepatan. Bahkan  mesinnya adalah milik Honda CBR150R dengan beberapa perbedaan yang tidak begitu banyak.

Sepeda motor yang sudah ditunggu oleh masyarakat luas sejak penampilannya secara perdana di pameran JMCS (Jakarta Motor Cycle Show 2012) Oktober lalu (artikel ini), memiliki teknologi injeksi (PGM-FI) yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 17 PS pada 10.000 rpm dan torsi 13,1 Nm pada 8.000 rpm.

Diatas kertas, motor lelaki sejati ini katanya bisa tembus sampai 122 kpj (kilometer per jam) dengan akselerasi 0-200 m dalam 10,6 detik. Oleh karena itu, hal ini perlu dibuktikan secara langsung, dan beruntung MediaSL diajak PT AHM untuk mengikuti acara Honda Bikers Day (HBD) 2012 di Lapangan Komplek Candi Prambanan, Yogyakarta pada hari Sabtu-Minggu (15-16 Desember 2012).

Nah.. usai dari acara HBD ini, adalah kesempatan menjajal Honda CB150R Street Fire ke objek wisata Pantai Parangtritis. Bersama dengan rekan-rekan blogger Jakarta dan peserta lainnya yang berjumlah 15 orang, para riders mendapat jaket hitam edisi khusus Respiro, serta peralatan helm, sarung tangan dan protektor. Jaket Respiro dan helm INK full face boleh dibawa pulang peserta sebagai cinderamata dari PT AHM.

Detik-detik menjelang start, turun hujan gerimis dan seluruh rider terpaksa mengenakan rain coat (jaket hujan) warna kuning. Rombongan melakukan start dari Hotel Royal Ambarrukmo pukul 14.00 WIB dan konvoi dipimpin oleh seorang Captain Road (CR) dan seorang rider bertugas menjadi Sweeper (SW) di urutan paling belakang.

Trek Dalam Kota – Hujan 

Tahap pertama rombongan memasuki Jalan Adisucipto Yogyakarta dan kemudian belok ke kanan menuju jalang Ring Road Yohyakarta bagian Timur/Selatan. Di lampu merah pertama mulai turun hujan lebat, dan 5 biker pada urutan belakang terputus. Mereka terputus karena masih menyesuaikan diri, apalagi kondisi hujan, dan setidaknya rider harus ekstra hati-hati dengan motor yang baru pertama kali dijajal.

Pada kondisi konvoi terputus ini, dimanfaatkan oleh MediaSL untuk memacu Honda CB150R lebih cepat, dengan tarikan gas yang enteng, mesin yang responsif, dan terasa bobot motor sangat ringan. Pada kesempatan ini juga untuk merasakan kelincahan dan selap selip motor untuk mengejar captain road di posisi paling depan. Saat itu kondisi hujan masih turun dengan keras, namun tetap asyik-asyik saja karena MediaSL bisa melakukan overtake para rider yang lainnya.

Setelah di posisi depan, MediaSL memberitahukan kepada CR bahwa konvoi terputus dan harap kurangi kecepatan. Ketika itu rombongan sudah berada di jalan ring road Yogyakarta dimana sepeda motor masuk ke jalur lambat. Ada banyak genangan air yang harus ditembus, sekaligus mendapat siraman dari mobil yang melintas genangan air. Untung saja seluruh peserta sudah mengenakan rain coat, dan disini hanya bagian sepatu yang tembus air.

Sementara jalan pelan, MediaSL kembali pada posisi urutan paling belakang menunggu 5 orang biker yang masih tertinggal. Sambil jalan pelan, terlihat beberapa fitur unggulan Honda StreetFire ini, di antaranya panel digital yang menampilkan berbagai informasi seperti speedometer, odometer, tripmeter, jam dan fuel meter dalam satu layar.

Di satu persimpangan jalan, rombongan berhenti karena lampu merah, dan riders yang terputus tadi sudah kembali ikut bergabung. Hujan memang sudah reda, tapi awan mendung masih terlihat dengan jelas, dan diputuskan rain coat tetap dipakai selama perjalanan hingga finish di Pantai Parangtritis.

Trek Jalan Lurus

Kini giliran menikmati jalan kering dengan trek di jalan lurus. MediaSL merasa tak betah dengan konvoi slow speed, maka tak ayal gas ditarik untuk merasakan akselerasi motor yang benar-benar sangat responsif, mantap! Tarikan bawah maupun atas terasa oke banget. MediaSL memacu motor Street Fire ini lebih kencang lagi, dengan maksud untuk mendapatkan urutan ke dua dibelakang petugas CR.

Dalam kesempatan overtake, MediaSL bisa melihat batas maksimum kecepatan sepeda motor gaul yang konon lebih pas untuk mereka yang berjiwa muda. Dalam ajang test ride tersebut, MediaSL hanya mampu menembus kecepatan maksimum 95 km/jam dan setelah itu putaran gas sudah mentok. Terasa ada limiter yang membatasi putaran RPM. Seharusnya kecepatan Honda CB15-R Street Fire ini bisa lebih kencang lagi.

Motor terbaru PT AHM ini menggunakan pelek palang enam berpola bintang dan benar-benar menambah kesan sporty. Bahkan ban yang digunakan adalah jenis tubeless merek IRC yang di produksi pabrikan dalam negeri, PT Gajah Tunggal Tbk.

Sesuai kondisi jalan, sekali-kali MediaSL menarik tuas rem tangan kanan secara pelan tapi pasti, dan memang lebih banyak pakai rem depan 80%, sedangkan rem belakang hanya 20%. Honda CB150R Street Fire ini sudah dilengkapi dengan pengaman kunci bermagnet, sehingga pengereman jadi terasa lebih maksimal karena sudah dilengkapi dengan rem cakram depan dan belakang. Yang pasti soal pengereman terasa smooth (halus).

Trek Jalan Perbukitan Imogiri

Usai melewati trek lurus, giliran melewati jalanan perbukitan Imogiri yang terkenal dengan sebutan “Jalan Ciluk Ba” karena tanjakan, turunan, maupun tikungannya tidak bisa diprediksi arahnya. Salah perkiraan, maka fatal akibatnya. Untung saja pengereman, kestabilan, maupun handling dari Honda CB150R Street Fire ini sangat mumpuni mekipun dipacu dengan kecepatan tinggi di trek Imogiri.

Di jalur perbukitan, terasa karakter motor ini mirip Honda Tiger, baik posisi duduknya, maupun ketika melakukan manuver menikung. Yups.. motor Honda CB150R Street Fire  adalah jenis naked bike dan sekilas pandang memang mirip dengan Honda Tiger berjenis cruiser, tapi bobot dan modelnya berbeda. Yang pasti motor bermesin 150cc lebih ringan dari 200cc.

MediaSL sekali waktu lepas dari rombongan karena posisi sudah jauh didepan bersama petugas CR, dan belakangan baru diketahui ada seorang rekan yang terjatuh. Maka tak ayal lagi, MediaSL langsung putar haluan alias balik arah. Dalam perjalanan balik arah ini, MediaSL lebih merasakan perjalanan sendiri tanpa ada CR/SW. Disinilah kesempatan untuk menjajal Honda CB150R Street Fire secara habis-habisan. Asyik..

Setelah menjumpai rekan yang terjatuh, bagusnya sang rider tersebut dalam status aman dan terkendali. Singkat cerita rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Pantai Parangtritis, hanya saja kecepatan rombongan kali ini terasa berkurang karena mengambil hikmah dan pengalaman dari rekan yang terjatuh tadi. Setidaknya sesi cooling down dulu hingga garis finish di Pantai Parangtritis.

Untuk rute kembali dari Pantai Parangtrits menuju Kota Yogyakarta, rombongan rider Honda CB150R Street Fire diambil alih oleh rekan-rekan blogger Yogyakarta atau KOBOYS (Komunitas Blogger Otomotif Yogyakarta & Sekitarnya). Bagaimana pengalaman mereka merasakan Honda CB150R Street Fire? Silahkan disimak melalui halaman ini.

ALBUM PHOTO

8 thoughts on “Jajal Honda CB150R StreetFire Melintas Imogiri

  1. Adventure yang mengasyikkan di temani motor CB150R yang tangguh, oke mantab Honda..

  2. wah….menyimak isi diatas,ternyata honda cb150r sangat responsif dan mempunyai kecepatan yang sangat luar biasa bro. jadi gak ragu ane mau indent honda cb150r nya

  3. mantap tuh si street fire, handal disegala medan, handling oke,
    cuma apa iya Om SL, sewaktu ngejajal cuma dapet top speed 95 km/jam???

  4. wiihh asik nih touring naik streetfire mesin kenceng, shock nyuss, lampu terangg. mantapss

  5. ajibb nih motor kmrn liat launching di pake freestyle asik bnr.

  6. pengen nyobain langsung kmrn pas launching ga smpet ikut test drive, antrinya panjangg..

  7. smpet nyoba dudukin berasa lebih pas sama badan d banding vixion tp syg blm smpet ngendarain. :(

  8. mantap brooo mtor nya..
    saia sudah mncoba utk lari nya.. namun msh di buka secara urut sja.. itu pun hnya msuk 120km/jam nya dan gas pun lom abiz poll.. di bandingkan dgn vixion, lbh mantap tarikan yg ini.. pkoq nya mantaaap lahh.. honda is the best..

Leave a Reply