Leonard Gozali, Raih Team Manager Of The Year 2012 versi Drifpac

image006

1 Desember 2012. GT Radial Drift Team yang mengerahkan para drifter andalan Indonesia Rio Saputro, Demas Agil, Dean Zen, Soni Riharto, Danny Ferdito, Reggi Anggoro, Ben Satrio, Valentino Ratulangi, Herdiko, M. Fenno dan juga Josh Boettcher dari Australia berhasil mengharumkan nama Indonesia di seri terakhir Formula Drift Asia 2012 di Indonesia yang telah berlangsung di JI Expo Kemayoran tanggal 17 – 18 November 2012.

Pada ajang drift bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Drifpac dan ESPN Star Sports ini, Tim GT Radial menempati posisi Runner Up klasemen tim, kemudian Rio Saputro berhasil menempati peringkat ketiga untuk klasemen pebalap.

Seperti tim balap lainnya, tentunya dibutuhkan seorang team manager untuk meraih kesuksesan ini. Penasaran ingin tahu siapakah gerangan team manager yang sudah membawa tim dan pebalapnya ini meraih gelar tersebut?

Adalah Leonard Gozali atau biasa dipanggil Leo ini, belum lama ini beliau dinobatkan sebagai Formula Drift Asia 2012 Team Manager of The Year oleh Drifpac, pihak penyelanggara FD.

Pada hari Rabu (28/11), tim MediaSL menyempatkan diri bertemu dan mewawancarai beliau atas keberhasilannya dalam membawa GT Radial Drift Team dan Rio Saputro mengharumkan nama Indonesia di mata Internasional.

Berikut ini obrolan singkat Tim MediaSL dengan pria muda yang baru saja dikaruniai seorang anak. Bagusnya beliau akan genap berusia 37 tahun pada 8 Desember mendatang.

“Sejak lulus kuliah saya langsung bekerja di PT Gajah Tunggal, Tbk (2004). Tepatnya di departemen export (sales). Dengan fokus untuk pasar Amerika Utara dan Selatan, Oceania, dan Eropa. Baru kemudian pada 2010 s/d 2012 saya dipindahkan ke Departemen Marketing, fokus di branding roda 4,” jelas Leo yang nge-fans dengan Valentino Rossi & Michael Shumacher.

“Kesan yang saya dapat selama membawahi Tim GT Radial, tentunya bangga dengan kekeluargaan dari anggota tim GT, mereka sangat solid dan kompak dalam team work, dan perlahan tapi pasti prestasi tim yang selalu meningkat,” tambah Leo

Dalam meraih kesuksesan, sebuah tim pastinya akan menemui beberapa kendala.

“Kesulitannya ada dua, yang pertama anggota tim yang cukup besar, selalu ada perbedaan opini, yang kedua adalah mengatur waktu latihan,” jelas penggemar aktor Al Pacino, & Robert De Niro ini.

Dari hasil ini Leo berkomentar dan berharap agar prestasi motorsport Indonesia, khususnya pebalap dari tim GT Radial tidak sampai disini saja.

“Saya sangat berharap semoga prestasi pebalap di Indonesia bisa lebih maju lagi, khususnya di Drifting. Selain itu juga untuk ajang drifting di Indonesia, kami semua berharap agar regulasi lomba dan sistem penjurian bisa lebih jelas, dan transparan kedepannya. Jika hal tersebut dijalankan, saya percaya drifting di Indonesia akan jadi lebih semarak dan tidak kalah sama luar negeri,” jelas penggemar makanan Jepang dan jus segar ini.

Leo juga menambahkan bahwa dunia motorsport adalah dunia yang ‘sempit’ dimana hampir semua orang saling kenal satu dan lainnya. “Karena dunia motorsport itu sempit, maka alangkah baiknya bila selalu positive thinking dan menghormati. Menurut saya tidak semua balap itu equates to winning. Ada hal penting lainnya seperti kekeluargaan,” tambah Leo

“Pada kesempatan ini satu hal yang juga ingin saya tegaskan, bahwa penghargaan yang saya terima sebagai FD Asia 2012 Team Manager Of The Year, bukanlah keberhasilan saya seorang diri, melainkan keberhasilan kami (Tim GT Radial). Di belakang saya masih ada tim Research & Development GT Radial, yang turut bekerja keras mengembangkan ban Champiro SX2, ban yang kami pakai di ajang ini,” tegas Leo.

“Sesuai dengan tema GT Radial tahun ini, yakni ‘Driven by National Pride’, maka kami senantiasa mendukung pebalap baik Pro ataupun Rookie Indonesia dengan produk ban unggulan nasional kebanggan Indonesia. Semoga dengan dukungan ini, dunia balap di Indonesia akan lebih maju,” tutup Leo yang menyukai semua tipe Land Rover.

Leave a Reply