DDOCI Lombok Ride: Aksi Baksos & Wisata Masdjid Kuno Bayan Beleq

image006

17 November 2012. Rombongan “DDOCI Lombok Ride Bersama Motoritz” tidak hanya sekedar riding menikmati panorama indah Lombok, tetapi juga melakukan aksi baksos (bakti sosial) untuk 400 keluarga, yaitu memberikan sembako dan sandang pangan. Yups.. hal itu dibuktikan hari Jumat, 16 November 2012 disaksikan langsung oleh para tokoh masyarakat Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara baksos tersebut mengambil lokasi di bagian halaman depan Masdjid Tua Bayan Beleq dan dan secara simbolis sepuluh kardus baksos diberikan satu persatu kepada para tokoh dan pemuka Desa Bayan. Terlihat dalam foto dibawah kesibukan pengurus DDOCI (Ducati Desmo Owners Club Indonesia) sedang memberikan kardus baksos tersebut, termasuk selebriti Gunawan yang aktif dalam pengurus DDOCI.

Usai acara baksos tersebut, rombongan DDOCI tentunya ingin berwisata melihat dari dekat masdjid tertua di Lombok yang kabarnya hanya ada di Desa Bayan. Oohh.. ternyata hanya melangkah beberapa saat saja, maka terlihat sebuah bangunan sederhana yang terbuat dari kayu dengan atap ayaman bambu dan itulan Masdjd Bayan Beleq yang terkenal sebagai masdjid tertua di Tanah Air.

Mengutip dari tulisan wikipedia, disebutkan bahwa Masjid Bayan Beleq ini berada di jalan Labuan Lombok atau sekitar 80 km dari Mataram ibukota provinsi NTB. Mengikuti rute rombongan DDOCI dari Holiday Resort Lombok hanya butuh waktu 2 jam berkendara dengan sepeda motor.

Masjid Bayan Beleq ini memiliki keistimewaan tersendiri, yakni telah menjadi salah satu situs bersejarah yang ada di Indonesia. Masjid ini berdiri pada abad ke-17, yang berarti usianya telah lebih dari 300 tahun. Kecamatan Bayan memang salah satu gerbang masuknya Islam di Pulau Lombok. Di kecamatan inilah, Islam pertama kali diperkenalkan, dan Masjid Bayan Beleq merupakan masjid pertama yang berdiri di pulau ini.

Bentuk masjid ini memang tidak berbeda jauh dengan rumah-rumah sekitarnya. Bentuknya yang sederhana membuatnya tidak mudah untuk dikenali dari tepi jalan. Bangunan masjid ini memiliki ukuran 9 x 9 meter. Dinding-dindingnya rendah dan terbuat dari anyaman bambu, atapnya berbentuk tumpang yang disusun dari bilah-bilah bambu, sedangkan fondasi lantainya terbuat dari batu-batu kali.

Sementara itu, lantai masjid terbuat dari tanah liat yang telah ditutupi tikar buluh. Di sudut-sudut ruang masjid terdapat empat tiang utama penopang masjid, yang terbuat dari kayu nangka berbentuk silinder. Di dalam masjid tersebut, juga terdapat sebuah bedug dari kayu, yang digantung di tiang atap masjid. Hanya saja rombongan DDOCI tidak melihat dari dekat bagian dalam masdjid tersebut.

Di dalam masjid ini, terdapat beleq (makam besar) salah seorang penyebar agama Islam pertama di kawasan ini, yakni Gaus Abdul Rozak. Selain itu, di belakang kanan dan depan kiri masjid terdapat dua gubuk kecil. Di dalam kedua gubuk ini, terdapat makam tokoh-tokoh agama yang turut membangun dan mengurusi masjid ini sedari awal.

VIDEO

ALBUM PHOTO

2 thoughts on “DDOCI Lombok Ride: Aksi Baksos & Wisata Masdjid Kuno Bayan Beleq

  1. [...] dimana pengendara Ducati Diavel ini diserbu oleh masyarakat Desa Bayan usai acara baksos dan juga wisata ke Masdjid Kuno Bayan. Masayarakat berkerumun mendekati Gunanan untuk foto bersama. Bukan saja kalangan ibu-ibu yang [...]

  2. [...] acara baksos, DDOCI Berbagi Untuk Warga Desa Bayan, perjalanan rombongan DDOCI Lombok Ride masih berlanjut menuju kawasan perbukitan yang lebih [...]

Leave a Reply