As Roda Belakang Patah, Rifat Gagal Pertahankan Posisi

10 November 2012. Pada saat Fastron World Rally Team mengulang kembali lintasan gravel sejauh 26,59 km di SS4 Pessels 2, hujan deras tidak lagi mengguyur lintasan, namun akibat dari hujan deras tersebut membuat lintasan menjadi berlumpur, sehingga lintasan yang sudah licin dan tricky ini menjadi semakin sulit.

Ditambah lagi, pada saat start, as roda belakang kanan kendaraan Fastron World Rally Team patah, yang mengakibatkan kendaraan yang seharusnya berpenggerak 4 roda, menjadi hanya 3 roda sepanjang pertarungannya di paruh kedua hari pertama.

“Pada saat start SS4, as roda belakang patah, jadi mobil yang tadinya berpenggerak 4 roda, hanya menjadi 3 roda. Karena kita paksakan terus berjalan, Engine Control Unit atau ECU untuk differensial menjadi terbakar. Akibatnya, tenaga mesin yang tersalurkan ke ban hanya 50%, dan sisanya seperti kita selip kopling,” terang Rifat Sungkar.

Meskipun demikian, Rifat dan Scott berhasil menyelesaikan SS4 dengan mencatat waktu 19 menit 52,1 detik, diikuti dengan ketat oleh Ricardo Trivino, asal Mexico, yang mencatat waktu 19 menit 57,2. Di stage ini, Yuriy Protasov berhasil mencatat waktu 19 menit 15,1 detik, sehingga bisa mengambil alih posisi pertama kelas Rally Class dengan selisih waktu 25,4 detik.

Cuaca menjadi semakin membaik ketika Fastron World Rally Team memasuki SS5 Terra Alta 2 (44,02 km), meskipun masih terlihat lintasan yang berlumpur di beberapa bagian. Special stage yang panjang ini kembali menelan korban. Diantaranya adalah Chris Atkinson, pereli Australia yang tergabung dalam tim WRC Team Mini Portugal, karena kendaraanya mengalami kerusakan, dan pereli Rusia, Evgeny Novikov, karena terjebak dalam lumpur.

Selepas dari SS5, Fastron World Rally Team melaju ke SS6 Salou, stage terakhir di hari pertama Rally Spanyol dan juga merupakan stage terpendek dengan jarak tempuh hanya 2 km. Melewati tengah kota Salou, stage penutup hari pertama ini merupakan pertunjukan yang spektakuler bagi para penonton.

Namun, meskipun hanya 2 km, Rifat Sungkar dan Scott Beckwith tetap perlu waspada agar tidak menabrak tembok yang membatasi lintasan. Rifat dan Scott berhasil menyelesaikan SS6 ini sekaligus mengakhiri perjuangan mereka di hari pertama Rally Spanyol.

“Lintasan yang berlumpur akibat hujan di pagi hari benar-benar menyulitkan, mengharuskan kami memacu mobil dengan extra hati-hati. Ditambah dengan kendala teknis, membuat perjuangan menjadi semakin berat. Kami memang berhasil mencapai finish, namun catatan waktunya agak kurang baik,” ujar Rifat Sungkar.

“Di hari kedua nanti, kami bertekad untuk mengejar ketertinggalan ini, dan berusaha merebut kembali posisi pertama di kelas Rally Class,” tambahnya. Fastron World Rally Team berhasil finish di stage terpendek ini dengan mencatat waktu 3 menit 16,6 detik.

Di kelas manufaktur, untuk sementara pereli Norwegia, Mads Otsberg memimpin dengan catatan waktu 1 jam 41 menit 32,4 detik, disusul oleh Juara WRC 2012, Sebastian Loeb yang membukukan waktu 1 jam 41 menit 59, 6 detik, dan di tempat ketiga diduduki oleh Jari Matti Latvala dari Finlandia, dengan waktu 1 jam 42 menit 19,4 detik.

Hari ini (10/11), Fastron World Rally Team akan melanjutkan perjuangannya di hari kedua Rally Spanyol di 6 special stage yang keseluruhannya merupakan lintasan aspal, dengan total jarak tempuh sejauh 562,76 km.

Leave a Reply