Keselamatanku Di Jalan, Tema Konferensi Anak Indonesia 2012

9 November 2012. Setelah menlewati masa karantina dan menerima materi edukasi di dalam dan di luar ruangan selama 5 hari, 36 anak Indonesia akhirnya terpilih untuk mengikuti Konferensi Anak Indonesia 2012 yang digelar oleh Majalah Bobo. Ke-36 anak menyampaikan deklarasi “Keselamatanku di Jalan” di Konferensi Anak Indonesia 2012 di Balroom Sasono Mulyo, Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (8/11/2012).

Selama event dilaksanakan, anak-anak diajarkan cara untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya selama berada di jalan raya. Mulai dari bersepeda, bermotor bersama pendamping dari Mabua HD, naik taksi dan bus Trans Jakarta, dan mengenal rambu-rambu lalu lintas.

“Mereka akan sampaikan deklarasi yang sudah dirumuskan selama empat hari,” ungkap Pemimpin Redaksi Majalah Bobo sekaligus Ketua Panitia Konferensi Anak Indonesia 2012, Kussusani Prihatmoko pada acara puncak konferensi.

Salah satu tujuan utama yang ditekankan kepada para peserta adalah penggunaan helm saat bersepeda dan bermotor saat dibonceng orang dewasa. Secara simbolik, komitmen ini terlihat dalam sosok Bobo yang terpampang di spanduk utama konferensi ini. Pada pembukaan konferensi Bobo dan adiknya Cimut digambarkan naik sepeda tanpa helm, namun di acara puncak konferensi, keduanya sudah menggunakan helm.

“Sebelum konferensi anak-anak inikan belum tahu pentingnya pakai helm seperti apa, sekarang sudah ikut konferensi harus menggunakan helm waktu naik sepeda dan sepada motor seperti Bobo yang sekarang,” jelas MC acara.

Jaga keselamatan di jalan

Kussusani mengatakan anak-anak ini telah dinobatkan sebagai Duta Keselamatan Anak di Jalan oleh Kepala Korlantas Polri, Polri Irjen Pol Pudji Hartanto. kedepannya diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan anak di jalan raya mulai dari lingkungan sekitar agar anak-anak bisa pergi dan pulang dari sekolah dan tempat lainnya ke rumah dengan selamat. Tak hanya anak-anak, para orangtua atau wali para anak ini diharapkan juga menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Tema ‘Keselamatanku di Jalan’ sengaja dipilih, karena kami prihatin dengan ancaman terhadap keselamatan anak-anak di jalan. Data WHO menunjukkan kematian anak usia 5-14 tahun akibat kecelakaan di jalan sudah mencapai peringkat kedua dari penyakit TBC. Sementara data Korlantas Polri juga mencatat setidaknya ada 85 orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas,” tutur Kussusani.

“Karena begitu tingginya peningkatan angka kecelakaan lalu lintas, marilah kita semua pelopor keselamatan lalu lintas, bertanggung jawab terhadap diri sendiri, terhadap masyarakat umum, terhadap pengguna jalan sehingga kita menciptakan suatu motivasi yang akan terus kita gelorakan,” tambah Pudji.

Pada kesempatan yang sama, CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo menyatakan kepada anak-anak untuk tetap semangat menjaga keselamatan diri di jalan raya melalui cerita sederhana tentang pengalaman seorang anak yang mengejar layang-layang bersama teman-temannya dan akhirnya jatuh ke lubang di jalan karena tidak berhati-hati.

“Anak-anak kadang suka tak mendengar nasehat orangtua untuk hati-hati di jalan raya. Padahal semua itu karena orangtua sayang. Tapi bukan nasehat yang terpenting, tetapi menjaga diri sendiri di jalan raya. Tak hanya di jalan raya tapi juga menjaga diri sendiri di sekitar jalan raya,” ungkap Agung.

Dalam acara ini, Menhub EE Mangindaan akan menjadi narasumber bagi para peserta. Anak-anak bebas bertanya apa saja mengenai lalu lintas dan jalan raya kepada Pak Menteri. Konferensi ini telah dibuka pada tanggal 4 November lalu di Gedung Kompas Gramedia di Kebon Jeruk.

Ke-36 anak-anak peserta konferensi ini terpilih dari 28 provinsi ini, sebanyak 1.681 karya tulis yang diterima ke Majalah Bobo. Sebagai peserta Konferensi Anak Indonesia 2012 melalui seleksi karya tulis yang dikirim.

ALBUM PHOTO

One thought on “Keselamatanku Di Jalan, Tema Konferensi Anak Indonesia 2012

  1. […] November 2011. Melanjutkan artikel ini tentang Konferensi Anak Indonesia 2012, inilah isi deklarasi “Keselamatanku di Jalan” yang […]

Leave a Reply