JMCS 2012: Safety Riding Pakai Yamaha V-Ixion Lightning

2 November 2012. 40 peserta beruntung digandeng Yamaha mengikuti teori dan praktek safety riding pada tanggal 2- 3 November 2012 di ajang Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2012 tepatnya  di halaman parkir Jakarta Convention Center (JCC). Sepeda motor Yamaha V-Ixion Lightning yang baru diluncurkan pada hari pertama JMCS 2012 ini menjadi kendaraan yang digunakan dalam acara Safety Riding Yamaha. 

Total ada 15 unit motor yang dipakai termasuk Jupiter Z1, Byson, Jupiter MX, Mio J, Soul GT, Xeon dan Fino dalam acara Safety Riding tersebut, Hari sebelumnya, yamaha membagi-bagikan tiket untuk menjadi peserta seminar dan praktek safety riding pada 30 dan 31 Oktober. Yang beruntung ikut bisa mendapatkan helm dari Yamaha.

”Seminar safety riding Yamaha mempresentasikan tentang bagaimana mengurangi resiko kecelakaan dengan training pengetahuan safety riding, training meningkatkan teknik berkendara dan memakai pelindung diri. Juga lima poin penting buat pengendara motor tentang perkiraan bahaya, area terlihat dan tidak terlihat, kekuatan tabrakan, riding position dan pengecekan kendaraan,” jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia.

Training pengetahuan safety riding menjelaskan mengenai strategi berkendara dengan memprediksi bahaya. Pengetahuan yang kurang, kesalahan prediksi dan kesalahan perawatan menjadi bahan ulasan dalam training pengetahuan safety riding.

Dalam training meningkatkan teknik berkendara dibahas soal mengurangi bahaya dengan teknik yang benar. Tidak hati-hati, kurangnya teknik berkendara, terlambat sehingga terburu-buru dan naik motor dianggap seperti balapan, adalah kesalahan pengendara yang harus diperbaiki. Dan paling penting juga memakai pelindung diri.

Jenis resiko yang menjadi penyebab utama kecelakaan adalah dari prakiraan (sudut tikungan, menyalip, persimpangan, anak-anak, rintangan dan kondisi lalu lintas). Lalu tergantung pada kemampuan pengereman, berbelok, menghindar dan keseimbangan. Bagaimana pikiran pengendara yang ngebut, tengah mabuk, temperamental, naik kendaraan dianggap balapan, egois, etika parkir, tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan perlengkapan berkendara.

Lima poin penting dalam safety riding menyangkut area terlihat dan tidak terlihat wajib diperhatikan pengendara dengan baik untuk menghindari kecelakaan. Poin berikutnya kekuatan tabrakan yaitu efek dari tabrakan sehingga ditekankan menggunakan helm.

Riding position adalah cara berkendara dengan aman, nyaman dan posisi yang benar. Dan pengecekan sepeda motor juga penting diperhatikan pengendara, berkaitan dengan bahan bakar, oli, rantai, mesin, rem, kopling, lampu, aki, mur dan baut.

Leave a Reply