Leo Kin Mun, Tenaga Ahli Shell Advance Oil

26 Oktober 2012. Ada 3 (tiga) hal penting setiap kali MediaSL datang ke ajang MotoGP Sepang bersama pelumas Shell Advance, pertama mampir ke garasi tim balap Ducati, kedua nonton balapan secara utuh mulai dari babak latiham QTT, hingga race day, dan ketiga ikut coaching clinic tentang pelumas Shell Advance dari pakarnya. Hal ketiga adalah berbagi ilmu dari Shell dimana sebelumnya di berikan oleh Michael Knaak yang kabarnya beliau sudah almarhum.

Sebagai pengganti Michael Knaak, hadir sosok baru yang dikenal bernama Leo Kin Mun dengan jabatan Shell Global Motorcycle Oil Technology Manager Project & Technology. Beruntung MediaSL bisa ngobrol banyak dengan pria asal Singapura yang akrab dipanggil dengan nama Leo. Dalam obrolan tentunya yang dibahas adalah masalah pelumas Shell Advance dan juga hubungan kerjasama dengan Ducati yang terus berlanjut.

“Untuk menjaga performance sebuah mesin sepeda motor agar menjadi awet dan tahan lama, maka mesin tersebut harus diminyaki dengan pelumas untuk menjaga mesin bisa berkerja dengan kondisi optimal,” buka Leo yang meraih diploma di bidang teknik mekanik di Singapura dan menyelesaikan gelar sarjana di Universitas Loughborough (Inggris) pada tahun 1993.

Setelah lulus, ia berkerja sebagai insinyur pesawat terbang dalam sistem kedirgantaraan perusahaan yang bertanggung jawab penuh untuk perbaikan dan pemecahan masalah dari komponen pesawat komersial. Ketika Shell Research and Development mendirikan laboratorium pertama di Asia di Singapura, maka Leo direkrut sebagai salah satu batch pionir atas R & D Departemen Pelumas.

Leo Kin Mun, Shell Global Motorcycle Oil Technology Manager Project & Technology berkantor Shell House Singapura

Dalam peran awal, Leo terlibat dalam berbagai proyek mulai dari industri, komersial dan pelumasan otomotif. Adapun ruang lingkup pekerjaan semakin diperluas untuk menyediakan kegiatan pelayanan dukungan teknis di wilayah tersebut. Leo kemudian bertugas dalam memimpin proyek pelumas 2-tak, di mana ia memperbaharui performas pelumas untuk motor 2 Tak. “Kamu tidak hanya mendapatkan kekuatan dan kecepatan sepeda motor, tetapi juga suara, asap dan aroma yang enak dicium,” guraunya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Leo memilih untuk bergabung dengan tim spesialis aplikasi pelumas produk dalam kelompok “elit” ahli teknis yang menawarkan dukungan teknis yang didedikasikan untuk pelanggan. Saat ini Leo bertanggung jawa untuk pelumas sepeda motor Shell Advance sebagai teknologi, dan memimpin secara global.

Leo mengungkapkan, “Kami sangat didorong untuk mengembangkan produk yang dirancang untuk memenuhi tantangan. Kemitraan kami dengan Ducati menang adalah contoh yang paling baik dimana kontribusi teknologi kami dipakai langsung dalam ajang olahraga motorsport paling bergengsi, yakni MotoGP. Kami akan terus mengembangkan kinerja Shell Advance sebagai pelumas sepeda motor untuk pasar dunia.”

MediaSL pun tak lupa memberikan masukan kepada Leo sebagai salah satokok dibalik pelumas Shell Advance, antara lain perihal iklan branding Shell yang harus diperbaharui. Jika saat ini masih menggunakan iklan dengan tag line “Dengarkan Tarikannya” dengan gambar motor pakai terompet, ada baiknya iklan tersebut diganti. “Ya, kami dalam waktu dekat akan mengganti iklan tersebut,” tutup Leo.

Dalam acara Asia Ducati Week (ADW) 2012 dan Ducati Riding Experience (DRE), Leo memberikan penjelasan secara lengkap tentang keunggulan teknologi pelumas Shell Advance. Pada acara DRE di Sirkuit Sepang hari Senin, 22 Oktober 2012 kemarin, seluruh sepeda motor Ducati menggunakan pelumas Shell Advance, tentun saja seluruh media yang datang dari India, China, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan juga Indonesia dapat merasakan langsung performance Shell Advance bersama Ducati.

ALBUM PHOTO

One thought on “Leo Kin Mun, Tenaga Ahli Shell Advance Oil

  1. […] Tak lama kemudian sosok pebalap Nicky Hayden masuk kedalam ruangan. Acara dibuka dan dipandu oleh Leo Kin Mun dengan jabatan Shell Global Motorcycle Oil Technology Manager Project & […]

Leave a Reply