TransCab: Taxi Full Digital Mobile Television

IMGP3902Jakarta, 18 Agustus 2009.  Ketika sedang menikmati Hari Libur Nasional 17 Agustus 2009, mendadak seorang tamu datang kerumah dan meminta SL.COM keluar rumah agar taxi yang telah mengantarkannya tetap stand-by, dan jangan pergi kemana-mana.

SL.COM pun bilang kepadanya, gampang koq soal dapat taxi di komplek perumahan ini. Tapi sang penyewa tetap berkata, biarkan taxi tersebut menunggu, karena saya sudah betah dengan taksi tersebut. Loh koq bisa..

SL.COM pun bergegas keluar rumah dan menghampiri taxi tersebut dengan merek dagang “TransCab.” Oh.. ini toh yang membuat sang penyewa berkata untuk tetap stand-by, emangnya ada apa sih?

Apa kelebihan dari taksi TransCab ini?

Setelah diamati dengan seksama, rupanya didalam taksi tersebut ada fasilitas TV Kabel yang terpasang menghadap kursi belakang taxi tersebut. Disamping itu, kondisi taxi terlihat bersih, masih baru, apik pula. Bahkan sang supir taksi ini dilengkapi dengan Rakom (radio komunikasi) yang memungkinkan adanya rasa aman dan nyaman selama kita berada didalam taksi tersebut.

Taksi merek TransCab warna kuning ini tampaknya masih langka, tapi kata sang supir yang lagi duduk diluar sambil merokok, saat itu ia sedang menunggu sang penyewa, mengatakan bahwa jumlah taxi ini sebenarnya sudah ada sekitar 500 unit dan kebanyakan beredar di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

IMGP3905Supir menjelaskan bahwa jumlah unit taksi ini akan bertambah lagi, infonya sekitar 500 unit lagi dengan merek yang sama, yaitu KIA. Sedangkan tahun kendaraan yang ia pakai adalah tahun 2005.

Mungkin taksi TransCab ini merupakan perusahaan taksi di Jakarta yang baru pertama kali menyertakan perangkat TV didalam setiap armada taksinya.

Dari beberapa sumber/literatur diperoleh informasi bahwa, layanan perangkat TV ini konon diselenggarakan atas kerjasama dengan M2V Mobile TV sebagai penyedia jasa DMTV (Digital Mobile Television). Sistem DMTV ini yang memungkinkan kendaraan bergerak untuk menerima siaran cable TV, hanya saja melalui gelombang radio.

Adapun channel yang bisa dipilih di dalam taksi TransCab, masih terbatas pada siaran TV nasional plus beberapa channel olahraga dan hiburan, dan belum ada film-film pilihan. Namun demikian, keberadaan TV ini sudah bisa menjadi alternatif “teman perjalanan” yang menghibur, sekaligus membuat penumpang lebih betah dan bisa mengurangi rasa BT disaat kondisi lalu-lintas macet.

IMGP3913Demikian pula, penumpang taksi TransCab akan mendapatkan berita-berita terkini dari siaran-siaran berita nasional, antara lain TV-One, Metro, SCTV, RCTI, TVRI, Global, TPI, dan lain-lainnya terhadap perkembangan berita, serta cerita pelacakan atau pencarian teroris Noordin M. Top yang hingga kini belum ketangkep juga. ;)

Layanan TV ini sendiri sifatnya masih gratis, alias sudah termasuk dalam biaya perjalanan. Hebatnya, tarif yang digunakan juga adalah tarif lama atau  tarif bawah. Ini sebuah inisiatif dalam layanan yang menarik, dikala ada banyak armada taksi yang memilih dan menerapkan tarif baru, tanpa tambahan layanan yang berarti.

Soal kebersihan tampaknya hal ini dijaga betul oleh pengelola taksi ini, PT Transportasi Nusantara Indonesia (PT TNI) yang berlokasi dikawasan Jakarta Barat. Mobil taksi TransCab yang sempat dilihat dan difoto oleh SL.COM ini tercium wangi segar, karpet bersih, bodi bersih, cover jok bersih, dan tidak mencium bau rokok walaupun supirnya juga perokok. Boleh juga nih.. ;)

IMGP3918“Wah.. merokok di dalam mobil bakal dipecat mas.. bakal ketahuan dari baunya.. lebih baik gak deh.. kita merokok diluar saja.. apalagi kita ini cuma supir, ibaratnya taksi ini sudah jadi bagian dari hidup kita” ujar sang-supir yang katanya dari pool Ciputat dan saat itu lagi sabar menunggu penyewanya untuk perjalanan pulang-pergi.

Sebuah kotak kartu nama tersedia di dalam taksi tersebut, dan sang supir pun menyerahkan satu lembar kartu nama dan tertera nomor handphonenya yang katanya bisa dihubungi untuk pemesanan taksi tersebut selama 24 jam.

Untuk pemesanan/oder, sekaligus complaint untuk taksi TransCab ini, silakan telepon ke hotline service (021)  583 55 500. Silahkan dicoba saja naik taksi TransCab, kenapa kita tidak mencari hiburan didalam taksi, dari pada mumet melihat kemacetan yang gak pernah habis-habisnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Subscribe / Share

SL.com tagged this post with: , Read 1951 articles by

13 Comments

  1. roni says:

    lebih parah expres

  2. Toni Leung says:

    Kenyamanan taxi trans cab skrng sudah tidak ada lagi, ini dikarenakan oleh sikap pengemudi yang mau menang sendiri. Emangnya dia gak butuh penumpang apa. Dulu mungkin supirnya tidak ugal2an. Kalo skrng ? coba aja sendiri. Lebih baik gak usah naek transcab deh. Trust Me.

  3. Budi A F Napitupulu says:

    Pemesanan: 021-58355500, Keluhan: 021-58355600, Fax: 021-58355404. Jika tidak ada lagi halangan, per Oktober secara bertahap seluruh armada Transcab Taxi akan dilengkapi dengan GPS (+Monitor). Sudah banyak Pengemudi Transcab Taxi dan Staf yang di PHK! Ini semua dilakukan demi Pelayanan yang Optimal dan menjadi Pionir di Kelasnya. Keamanan dan kenyamanan Transcab Taxi dapat tetap terjaga dan dapat pula ditingkatkan, karena adanya turut berperan-sertanya para Tamu (Pengguna Jasa Layanan Transcab Taxi) dan Pengguna Jalan lainnya memberikan perhatian serta kepeduliannya.

  4. uni isech says:

    maksudnya tarif bawah apa ya om?? *gag ngerti

  5. ekowd says:

    Salah satu kelebihan lainnya adalah (kl ga salah) mereka kasih struk. Bener ga tuh?
    Sangat membantu buat reimburshment :)

  6. Nge- Paid Review Nih… Mas. ?
    Coba ya… ditambah lgi fasilitasnnya, mungkin di taambah fasilitas wireless buat nge-net sambil update blog…

  7. 4dw4rds says:

    btw bro SL murni ngiklanin nih taxi inisiatif sendiri/ ada kerja sama dg trans cab ya? hehe penasaran.

    taxi ini udah lama ada.
    jangan khawatir, taxi ini mmg bisa diandalkan. List taxy fav gw: blue bird, express, transcab (paling jarang krn armadanya sedikit). Taxiku lumayan bagus jg.

  8. javajoy says:

    Taxi nya ok,tapi kenapa “tarif bawah” yach? soalnya saya punya pengalaman gak enak ama taxi yg tarif bawah, ceritanya pas saya ama anak2 dari Dufan Ancol mau balik ke hotel di Novotel mangga dua, taxi yg tarif bawah gak mau antar kalok gak borongan karena jaraknya dekat. Akhirnya nunggu blue bird lewat dipinggir jalan,karena jauh dekat tetap mau pake argo.

  9. gary says:

    nice info Bro Stephen….tapi apakah dari segi aman dan layanan bisa menyamai taxi sebelah??? Karena banyak kasus yang terjadi di dalam taxi seperti perampokkan, dll.

  10. mudah2an sih okay.. gw liat TransCab safe.. ngobrol ama supirnya gak ada istilah supir tembak.. saat mereka balik ke pool, maka supir & taksinya pun harus istirahat, lagian supirnya pake seragam, dan ID supir jelas terbaca di dashboard.. btw, kriminal emang sih bisa terjadi dimana aja..

  11. hehehe.. ini artikel bebas bro.. bebas ngeliput.. gak ada apa2nya koq.. buat gw sih ini masih baru.. lagian tuh mobil basih gress.. apik lagi.. ;)

  12. sekarang mah nge-net pake modem IM2 atau Telkomflash udah mumpuni.. apalagi kalo taksi ditambahin meja buat dudukan netbook, terus ada adapater buat charger netbook, wouw.. bakal asyik tuh buat yg doyan ngenet.. hehehe.. :-)

  13. suatu langkah maju.. taxi bakal pakai GPS.. bravo!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Advertisement Medium

Advertisement General

Archives