Rifat Sungkar Juara Rally Class dan Grup N – Production Car Rally Perancis

image006

8 Oktober 2012. Di hari terakhir Rallye de France ini, Fastron World Rally Team bertarung di 6 SS, yang dua kali melewati rute di Vignoble de Cleebourg, Bischwiller-Gries, Haguenau tanpa Service Park di pertengahan hari. Hujan deras mengguyur di tiga stage pertama, dan meskipun hujan sudah berhenti di 3 SS terakhir, lintasan yang berlumpur semakin meningkatkan tantangan di hari terakhir ini.

Di kelas Rally Class, terjadi saling susul-menyusul yang sengit, namun RIfat Sungkar, bersama Scott Beckwith sebagai navigator, berhasil menjadi yang juara di kelas tersebut, sekaligus juga menjadi juara Grup N – Production Car.

SS17 Vignoble de Cleebourg 1, dengan panjang lintasan sejauh 17,08 km, merupakan lintasan yang sempit, bergelombang dengan banyak tikungan tajam. Ditambah dengan hujan yang mengguyur, menjadikan lintasan basah dan licin, sehingga menghadirkan tantangan ekstra bagi para peserta. Di SS17 ini, Rifat mencatatkan waktu 11 menit 44,9 detik.

SS18 Bischwiller-Gries 1, sepanjang 7,95 km, merupakan stage yang cepat dengan seluruhnya berupa lintasan aspal dan sangat licin akibat hujan. Rifat berhasil finish dengan mencatat waktu 5 menit 19,8 detik.

Pertarungan semakin sengit di SS19 Haguenau 1 yang merupakan kampung halaman dari bintang reli dunia, Sebastien Loeb. Stage dengan panjang lintasan hanya 5,74 km ini merupakan stage yang lebih cepat dari SS sebelumnya, bahkan lebih cepat dari SS8 Mulhouse.

Di Rally Perancis sebelumnya stage ini merupakan Power Stage. Meskipun sangat cepat, stage ini perlu diwaspadai karena banyak terdapat pembatas jalan, serta lintasan yang licin dan basah karena hujan. Rifat berhasil finish SS19 ini dengan mencatat waktu 4 menit 54,3 detik.

“Tiga SS pertama di hari terakhir ini merupakan stage yang berat, karena ketiga stage ini sangat cepat ditambah hujan yang membuat lintasan basah dan licin,” ujar pereli andalan Fastron World Rally Team, Rifat Sungkar. “Saya berusaha memacu mobil dengan maksimal, namun tetap berhati-hati.”

Setelah SS19, Fastron World Rally Team dan peserta lainya langsung meneruskan pertarungan dengan mengulang tiga rute dari SS sebelumnya tanpa melalui Service Park. Meskipun hujan sudah berhenti, lintasan di tiga stage terakhir ini menjadi penuh dengan lumpur. Di ketiga SS tersisa ini, Rifat Sungkar dan Yuri Protasov yang bertanding di Rally Class, saling bergantian menjadi yang tercepat di setiap SS.

Dengan perjuangan yang luar biasa, pada akhirnya Rifat berhasil merebut kembali posisi pertama Rally Class yang sehari sebelumnya sempat ditempati oleh Ricardo Trivino. Secara keseluruhan Rifat mencatatkan waktu 4:06:52,3, diikuti oleh Ricardo Trivino dari Meksiko dengan catatan waktu 4:08:55,1 dan Yuri Protasov dengan catatan waktu 4:36:23,7.

“Saya sangat senang berhasil menjadi yang tercepat dan terdepan di kelas Rally Class di Rally Perancis kali ini. Keberhasilan saya kali ini tak lepas karena dukungan penuh dari Pertamina Fastron, mama dan istri saya yang mendukung langsung disini,” ungkap Rifat.

Di kelas manufaktur, posisi Sebastian Loeb di klasemen tidak tergoyahkan di tempat pertama dan berhasil memenangkan Rallye de France, walaupun tidak berhasil menjadi yang tercepat di semua SS pada hari ketiga ini. Melalui kemenangannya di Rally Perancis ini, Sebastien Loeb dipastikan telah menjadi Juara World Rally Championship untuk yang kesembilan kalinya, karena point yang sudah dikumpulkannya tidak dapat terkejar lagi oleh pesaingnya di dua seri tersisa.

Setelah dari Rallye de France, Fastron World Rally Team akan menuju Italia untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi putaran ke-12 WRC, Rally d’Italia Sardegna, yang akan digelar pada tanggal 18 – 21 Oktober 2012 di Sardinia, Italia.

Leave a Reply