IIMS 2012: Toyota Technical Education Program Sumbang 1 Mesin

image006

28 September 2012. Toyota memperluas penyelenggaraan program Toyota – Technical Education Program (TTEP) untuk berpartisipasi dalam menjembatani dunia akademisi dan kebutuhan di dunia kerja, khususnya di bidang otomotif. Hal ini terungkap dalam acara penyerahan bantuan dari Yayasan Toyota & Astra kepada SMK Negeri 1 Jakarta berupa Engine Assy 1 TR Kijang Innova dan Buku-Buku Otomotif yang berlangsung di Booth Toyota pada hari Kamis (27/9).

Presiden Direktur Toyota Astra Motor Johnny Darmawan menyebutkan program TTEP dimaksudkan untuk mempersiapkan para lulusan SMK Otomotif agar lebih siap menghadapi dunia kerja. Ini merupakan salah satu perwujudan upaya Toyota dalam menyebarkan kebaikan, terutama dalam bidang pendidikan.

”Pendidikan merupakan salah satu pilar penting yang menjadi pendukung kemajuan suatu bangsa. Begitu pula dengan generasi muda. Oleh karena itu, Toyota membuat beberapa program yang berkaitan dengan pendidikan bagi generasi muda sebagai wujud dukungan Toyota bagi kemajuan bangsa,” kata Johny Darmawan melalui kata sambutannya hari Kamis (27/9).

T-TEP merupakan program kerjasama antara Toyota Motor Corporation (TMC), PT Toyota Astra Motor, dealer resmi Toyota, dan pemerintah, dalam mengembangkan dan mempersiapkan SDM Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang lebih siap memasuki industri otomotif.

Dalam program ini, Toyota memberikan beberapa fasilitas bagi SMK terpilih yang menjadi SMK TTEP maupun Sub TTEP. Untuk SMK Sub TTEP, Toyota menyediakan training manual, pengembangan kurikulum yang terbaru, pelatihan untuk guru, buku panduan technical Toyota, dan kesempatan untuk melakukan latihan kerja di Toyota. Sementara untuk SMK TTEP, Toyota menyediakan keempat hal tersebut dan ditambah dengan fasilitas alat peraga.

T-TEP pertama kali diimplementasikan di Indonesia pada 1991 dan menjadi fondasi penting dalam sistem pengembangan SDM dalam operasional global Toyota yang telah diimplementasikan di 53 negara dan 425 institusi di seluruh dunia.

Penyelenggaraan TTEP dilakukan melalui pemberian training teknologi pada instruktur SMK, penyesuaian kurikulum sistem pembelajaran SMK, pemberian kesempatan OJT bagi siswa dan instruktur dari semua dealer resmi Toyota serta pendistribusian materi pelatihan dan alat-alat pengajaran untuk mendukung pembelajaran teknologi terbaru.

Hingga saat ini, lebih dari 4.800 siswa telah merasakan manfaat dari program tersebut. Sebagian besar dari lulusan ini sudah berkarya di perusahaan otomotif terkemuka. Terdapat 57 TTEP dan Sub-TTEP yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Lebih lanjut, Johny mengatakan Toyota merasa bangga mendapat berkesempatan memberikan dan berbagi teknologi terkini kepada institusi pendidikan sehingga mampu terus terdepan dalam penguasaan teknologi. Untuk itu, sambungnya, Toyota akan konsisten meningkatkan kualitas TTEP dan Sub-TTEP.

Johny mengungkapkan bahwa peran aktif Toyota melalui program TTEP diharapkan mampu mempersiapkan tenaga terampil dan meningkatkan daya saing lulusan SMK. Sementara bagi sekolah, TTEP diharapkan mampu menjembatani institusi pendidikan dengan industri otomotif sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

ALBUM PHOTO

Leave a Reply