IIMS 2012: Toyota Prius C “Fun to Drive”

24 September 2012. Toyota menghadirkan compact car Hybrid Prius C di ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012. GM Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM), Dadi Hendriadi, menyatakan kepada media bahwa Toyota ingin selalu menjadi True Friend, salah satunya dengan menyematkan teknologi hybrid pada beberapa line up Toyota.

Dengan teknologi seperti ini diyakini dapat bermanfaat lebih bagi manusia dan pastinya tetap ramah terhadap lingkungan. Adalah Toyota Hybrid System yang terdapat pada line up Toyota Prius C, yang merupakan mobil ramah lingkungan.

Prius terbaru ini bermesin hybrid terbukti sangat efisien dalam penggunaan bahan bakar (35 km/liter) dan memiliki kadar emisi gas buang CO2 yang amat rendah yakni sebesar 7 gram / kilometer. Meskipun begitu hybrid Prius C tetap memiliki performa yang luar biasa dan memberikan kepuasan mengemudi bagi pengendaranya.

“Mengikuti jejak pendahulunya Toyota Prius dan Toyota Camry Hybrid, kini Toyota menghadirkan Prius C, untuk kawula muda yang ingin mobil berperforma cukup tinggi tapi juga peduli dengan lingkungan,” kata Dadi dalam acara media gathering hari Senin (24/9). Dengan konsep ‘fun to drive’ ini, pemilik mobil ini otomatis menjadi salah satu duta Toyota dalam melestarikan lingkungan hidup, dan menyebarkan semangat Goodness for Tomorrow.

Mobil hybrid berkapasitas 1.500 cc ini hadir dalam 9 pilihan warna, Silver Metallic, Super Red 5, Citrus Orange M.M, Lime White Pearl CS, Super White II, Black MC, Gray ME, Aqua M.M, serta Blue ME. Prius C hadir dengan desain yang eco-fun, yang mampu memberikan kenikmatan berkendara, serta dilengkapi dengan peralatan keselamatan yang canggih. Mobil ini dilengkapi dengan high-level hybrid system dan atraktif bagi generasi muda yang menginginkan lifestyle tapi tetap mengedepankan aspek lingkungan.

Bagian Eksterior Prius C dilengkapi dengan trapezoidal design grille, 4 halogen projector, fog lamp, hybrid mark, wireless door lock smart entry, dan 15″ disc wheel. Desain Prius C semakin stylish dengan tambahan electric outer rear view mirror, turn signal lamp, short pole antenna, small rear spoiler with high mount stop lamp, model logo Prius C, Hybrid Synergy Drive (HSD) mark, rear comb lamp tail, serta rear view with luggage door open.

Di bagian interiornya, Prius C dilengkapi dengan full color TFT multi information display, USB and Aux connector, ECO mode button EV mode button, synthetic leather seat material, day night inside rear view mirror (mech type), CD player, Bluetooth, 6 speakers, dan A/C control panel.

Untuk harga resminya sendiri TAM belum mau mengumumkannya, namun diperkirakan antara Rp. 400-500 juta. “Kalau dari segi harga belum bisa kami pastikan, namun dengan teknologi mesin hybrid seperti ini diperkirakan sekitar 400 jutaan,” tambah Dadi. Ketika ditanya apakah Toyota sudah siap dengan after sales servicenya?

“Kami dari TAM memastikan seluruh jaringan dealer / bengkel perawatan Toyota di Indonesia sudah siap meng-handlenya, setidaknya minimal ada 1 kepala mekanik yang benar-benar memahami mesin hybrid,” tegas Dadi.

Lalu bagaimana dengan daya tahan batere yang selalu menjadi pertanyaan klasik dan pertimbangan calon konsumen enggan membeli mobil bermesin hybrid? “Saat ini jenis batere yang ada pada Prius C berjenis Nickel Metal dan bukan Lithium, hal ini karena sejak Toyota Prius diproduksi pertama kalinya pada 1997 – 2012 belum pernah ada keluhan konsumen yang mengganti baterenya,” jelas Dadi.

ALBUM PHOTO

Leave a Reply