Nissan Motor Indonesia Gelar Seminar Cultivating Youth Generation

image006

18 September 2012. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) pada hari Selasa (18/9/12) menggelar seminar dengan tema “Cultivating Youth Generation” di Universitas Indonesia yang dihadiri oleh mahasiswa/i dari fakultas ekonomi, teknik, hingga ilmu sosial politik. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) NMI yang pada tahun fiskal 2012 ini kembali difokuskan di dunia pendidikan.

Hadir sebagai pembicara utama, presiden direktur NMI, Kintaro Izumida. Dalam presentasinya, Izumida memberikan motivasi kepada mahasiswa yang hadir untuk semangat belajar dan percaya diri karena kesempatan untuk meraih sukses dalam karir tidak dibatasi oleh usia. Nissan di Indonesia khususnya sangat menghargai mereka yang berusia muda, bahkan tingkat manajerial di NMI banyak dikuasai oleh generasi muda. Nissan berkomitmen untuk terus berfokus pada budidaya masa depan dan generasi muda di Indonesia melalui kontribusinya di dunia pendidikan.

Sebagai bentuk nyata, kegiatan ini juga didukung dengan hadirnya Nissan recruitment booth yang membuka kesempatan bagi seluruh mahasiswa untuk bergabung dalam perusahaan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan jumlah sumber daya manusia (SDM) di NMI yang terus meningkat seiring pertumbuhan bisnis perusahaan.

Pelatihan Safety Driving Bagi Mahasiswa/i

Bersamaan dengan kegiatan ini, NMI juga menggelar pelatihan safety driving bagi mahasiswa/i. Tujuannya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai cara mengendarai mobil yang benar demi keamanan diri sendiri dan lingkungan. Pelatihan ini juga dibarengi dengan praktek menyetir (test drive) agar para mahasiswa peserta pelatihan lebih mudah memahami cara berkendara yang benar dan aman untuk diterapkan sehari-hari.

Materi yang diberikan terbagi menjadi tiga bagian. Pertama mengenai pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, seperti oli, ban, air aki dan sebagainya. Kedua mengenai apa saja yang harus diperhatikan sebelum melakukan perjalanan seperti posisi mengemudi yang baik, penggunaan sabuk pengaman yang benar dan sebagainya. Ketiga mengenai panduan cara-cara menyetir yang baik terutama pada saat parkir, di tikungan, perempatan jalan dan lampu merah. Lalu terakhir adalah mengenai langkah-langah yang harus diambil pada saat menemui masalah saat berkendara.

Melalui kegiatan Safety Driving ini, Nissan ingin menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan para pengguna kendaraan khususnya di kalangan anak muda. ”Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan di beberapa universitas pada tahun ini. Pendidikan, keselamatan berkendara hingga kemanusiaan menjadi salah satu pilar utama Nissan di dunia termasuk Indonesia,” tutup Izumida.

Leave a Reply