Acara Halal Bihalal Jokowi Bersama Kaskuser

25 Agustus 2012. JASMEV adalah singkatan dari “Jokowi Ahok Social Media Volunteers” yang merupakan wadah para relawan Jokowi-Ahok yang aktif berinteraksi di media sosial, termasuk di Twitter, Facebook, Kaskus dan sebagainya. Secara resmi wadah ini diluncurkan pada tanggal 12 Agustus 2012 yang lalu di Jakarta, dan saat itu dihadiri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pada saat ini keberadaan JASMEV terus berkembang dengan pesat.

Bertempat di Restoran Bumbu Desa, Jl. Cikini Raya Jakarta, tokoh calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tadi siang (Sabtu, 25/8/12) bertemu dan bersilaturahmi, sekaligus sebagai acara Halal Bi Halal dengan pemain internet, yaitu anggota komunitas dari Forum Kaskus atau disebut Kaskuser.

Harus diakui bahwa hingga saat ini, jumlah followers JASMEV di Twitter dari akun @jasmev20 sudah mendekati 3.000 orang dan jumlah fans JASMEV di Facebook dari akun facebook/jasmev sudah mendekati 2.500 fans dengan hampir 5.000 TAT (Talking About This). Sedangkan jumlah relawan pendukung JASMEV yang telah mendaftarkan diri melalui website www.jasmev.com telah mendekati 2.000 orang, dari target 10.000 menjelang tanggal 20 September 2012.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan para Kaskuser dan semua relawan di media sosial yang selama ini terus memberikan dukungan kepada saya dan Pak Ahok. Peran media sosial sangat penting didalam proses demokrasi modern dan perkembangan JASMEV saat ini sangat menggembirakan,” kata Jokowi didepan anggota Kaskuser yang juga mengenakan baju kotak-kotak.

Konsep dan strategi JASMEV disusun oleh tim dari Arwuda Indonesia, sebagai Social Media Agency berbasis di Jakarta yang secara aktif mendukung kampanye Jokowi-Ahok di berbagai kanal media sosial. Arwuda Indonesia juga merupakan sponsor dari kegiatan JASMEV.

“JASMEV bisa berjalan dengan baik karena dua hal. Pertama, adalah semangat yang luar biasa dari para relawan pendukung pasangan Jokowi-Ahok. Kedua, adalah komitmen dari Pak Jokowi dan Pak Ahok untuk selalu melibatkan berbagai lapisan masyarakat di media sosial dalam berkampanye,” tutur Sony Subrata, Direktur Utama dari Arwuda Indonesia.

Keunikan Figur Jokowi di Media Sosial

JASMEV merupakan konsep yang belum pernah diterapkan sebelumnya dalam kampanye politik nasional, dimana para relawan secara berkala mendapatkan pelatihan, pengarahan bahkan penghargaan yang unik. Setiap relawan yang terdaftar di JASMEV akan mendapatkan sertifikat elektronik (e-certificate) yang ditandatangani oleh Pak Jokowi dan Pak Ahok.

Sertifikat elektronik ini adalah bentuk apresiasi langsung dari Pak Jokowi dan Pak Ahok atas kerja keras dan komitmen para relawan dalam berkampanye. Mereka tidak dibayar dan mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, termasuk dari Surabaya, Manado, Makassar, Medan, Aceh, Padang dan berbagai kota lain.

Bahkan banyak pendukung JASMEV yang merupakan warga negara Indonesia yang berada di Macau, Arab Saudi, Korea Selatan, Amerika, Australia, Jepang, dan sebagainya.

“Pak Jokowi adalah suatu fenomena baru bukan saja di panggung politik Indonesia, tetapi juga di dunia media sosial. Masyarakat yang ingin agar beliau menjadi Gubernur Jakarta, bukan hanya dari Jakarta. Ini terbukti dari melimpahnya dukungan terhadap beliau dari berbagai daerah dan berbagai negara,” jelas Sony Subrata.

Dari percakapan di media sosial terlihat jelas bahwa masyarakat dari kelas ekonomi yang berbeda, dari suku dan agama yang berbeda, bersatu padu karena adanya sosok yang rendah hati, yang menempatkan setiap warganegara sederajat. Di media sosial seperti Twitter, Facebook, Kaskus, personifikasi sosok Jokowi menjadi wujud nyata Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini menjadi menarik untuk dibicarakan,” tambah Sony Subrata.

Media sosial menjadi salah satu sarana utama didalam kampanye pasangan Jokowi-Ahok. Berdasarkan riset terbaru majalah TIME tentang perangkat bergerak, 62% pengguna handphone menempatkan perangkat komunikasinya disamping tempat tidur pada malam hari. Artinya, perangkat handphone sudah menjadi bagian yang sangat dekat dan sangat pribadi dari masyarakat modern.

Handphone tidak lagi menjadi sarana untuk sekedar berbicara satu dengan yang lain, tetapi menjadi perangkat penyedia informasi terkini, dengan menggunakan Twitter, Facebook dan berbagai forum seperti Kaskus. Dengan semakin murahnya perangkat komunikasi ini sekaligus semakin terjangkaunya biaya pulsa yang ditawarkan berbagai provider telepon selular, maka akses terhadap informasi semakin mudah dan semakin cepat.

Masyarakan Yang Semakin Cerdas

”Media sosial akan terus berkembang pesat. Masyarakat semakin mudah mendapatkan berbagai informasi yang mereka butuhkan. Jika mereka mendapatkan suatu informasi yang tidak akurat, dengan cepat mereka memperoleh referensi lainnya. Jadi, melalui media sosial ini, masyarakat akan semakin cerdas dan semakin kritis. Ini penting sekali. Mereka perlu memahami sosok pemimpin apa yang mereka harapkan. Mereka akan membandingkan visi dan programnya. Bukan hal-hal lain yang tidak esensial,” jelas Jokowi.

Ketika berbagai isu seputar SARA bermunculan di media sosial, dengan cepat masyarakat mendapatkan informasi yang sebenarnya. Tidak bisa lagi masyarakat disulut emosinya, karena mereka sudah memahami secara jelas apa yang sedang terjadi.

Para relawan yang tergabung di JASMEV secara aktif terus memberikan informasi, sekaligus mengklarifikasi jika ada berbagai isu yang muncul yang sumbernya seringkali tidak kredibel.

“Ada suatu periode dimana masyarakat di Twitter sangat percaya terhadap akun-akun pseudonym tertentu. Namun semakin lama masyarakat semakin kritis dan tidak mudah dibohongi atau diprovokasi dengan berbagai dalih. Bahkan akun-akun yang dulu memiliki informasi yang menarik, lama-lama terlihat semakin rendah kredibilitasnya. Masyarakat semakin lama semakin bijaksana memilih karena telah mendapatkan cukup banyak informasi dari berbagai sumber,” sambung Sony Subrata.

JASMEV telah mengadakan pelatihan dan pembekalan bagi para relawan di Twitter pendukung Jokowi-Ahok pada saat peluncurannya, tanggal 12 Agustus 2012. Setelah pembekalan pada hari ini Sabtu 25/8/12 ini yang memang diperuntukkan para Kaskuser, maka acara selanjutnya adalah konsolidasi lintas kanal media sosial yang rencananya diadakan pada tanggal 4 September 2012.

ALBUM PHOTO

Please follow and like us:

Tagged with 

2 thoughts on “Acara Halal Bihalal Jokowi Bersama Kaskuser

  1. Wow.. mencoba lebih dekat dengan kaum muda mudi!

  2. Maaf, pertanyaan saya agak menyimpang. Video tentang volvo di samping kanan itu emang sengaja ditampilkan atau youtube mengakses kebiasaan menonton saya (video tentang truk volvo)? Kalo emang sengaja ditampilkan truk volvo, ya mungkin secara kebetulan saja saya menemui video tentang volvo, tapi kalo enggak (asal menampilkan video youtube), berarti pihak youtube mengakses “kebiasaan” menonton youtube saya. Terimakasih gan.

Leave a Reply