Fastron World Rally Team Siap Hadapi ADAC Rallye Deutschland 2012

23 Agustus 2012. Berita yang diterima redaksi SL.com menyebutkan bahwa pereli Rifat Sungkar dari Fastron World Rally Team telah menjalani survey lintasan di hari kedua, sebanyak 3 Special Stage di Arena Panzerplatte, Peterberg, serta Stein & Wein. Menurut Rifat, ketiga SS ini memiliki karakter yang sedikit berbeda.

Kemarin hari Selasa (21/8), Fastron World Rally Team telah menyelesaikan recce hari pertama dengan baik. Rifat Sungkar, bersama Scott Beckwith, telah mensurvey 4 SS di daerah Dhrontal, Mittelmosel, Moselland, dan Grafschaft dan Super SS Circus Maximus, yang akan menjadi Power Stage, dan dilangsungkan di tengah-tengah kota Trier.

 “Dari 4 SS yang telah kita survey, karakteristiknya serupa, dengan lintasan yang sangat sempit dan banyak hairpin,” ujar Rifat. “Lintasannya sangat menantang, ditambah lagi saya baru kali ini bertanding di lintasan aspal. Semoga semuanya berjalan dengan baik,” tambah Rifat.

Tidak mudah bagi Rifat untuk mendapatkan ritme mengemudi di lintasan aspal. Pace note akan menjadi bantuan yang besar bagi Rifat untuk memantapkan ritmenya. Berkat kerjasama yang baik dengan Scott,Fastron World Rally Team yakin bahwa pace note yang dibuat pada survey hari pertama, akan membantu mereka menghadapi reli Jerman ini.

Satu hal yang dikhawatirkan oleh Rifat adalah jika terjadi hujan. “Lintasan yang basah akan mengendurkan grip pada ban, dan hal tersebut berbahaya pada lintasan aspal yang cepat dan penuh tikungan tajam seperti ini,” jelas Rifat.

Untuk recce hari kedua (22/08), Fastron World Rally Team telah melakukan survey lintasan di daerah Arena Panzerplatte, Peterberg, dan Stein & Wein, sedangkan pada sore harinya  prosesscrutineering untuk kendaraan akan dimulai.

Sementara itu, pada hari sebelumnya di hari Senin (20/8), Rifat sempat berlatih bersama sahabatnya, Chris Atkinson di sebuah perkebunan anggur di kota Veldenz, dimana  lintasannya kurang lebih sama dengan lintasan yang akan dipakai di reli Jerman ini. “Lintasan yang dilalui sangat sempit, naik turun bukit. Kita sempat melakukan dua kali putaran di lintasan sepanjang 3,6 km. Luar biasa,” terang Rifat.

Chris Atkinson, bintang reli asal Australia yang sudah pernah mencicipi aroma kejuaraan WRC pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2009, telah dipanggil oleh WRC Team MINI Portugal untuk menggantikan Armindo Araujo untuk bertanding di sepanjang sisa seri WRC 2012 ini, dimulai dari ADAC Rallye Deutschland.

Arena Panzerplatte: Lokasi latihan Tank AB Jerman

“Arena Panzerplatte merupakan tempat latihan tank bagi angkatan bersenjata Jerman. Lintasannya adalah campuran antara jalan utama yang besar dan jalan kecil yang tidak rata, banyak persimpangan dan crest (jalan di depan tidak kelihatan), sehingga pace note harus sangat akurat. Di daerah ini juga banyak terdapat Hinkelsteins atau batu-batu beton besar untuk tank stopper di pinggir jalan, sehingga perlu sangat hati-hati,” terang Rifat.

“Di Peterberg, lintasannya cukup baik sepanjang 10 km, hanya saja lebar jalannya tidak lebih dari 1,5 kali lebar mobil. Sedangkan lintasan di Stein & Wein adalah yang paling menantang. Dimulai dengan masuk ke perkebunan anggur dengan pemandangan indah, lalu kita akan dihadapkan lintasan dengan banyak U turn, masuk ke tengah-tengah desa dan naik ke atas gunung. Hanya pada 4 km terakhir, lintasannya sangat lebar seperti di jalan tol,” tambah Rifat.

Lolos Scrutineering

Sementara itu, pada hari yang sama, proses pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh atau yang biasa disebut scrutineering juga dilakukan. Seluruh bagian kendaraan diperiksan dengan teliti, apakah sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Selain kendaraan, perlengkapan pereli, seperti helm, baju balap, sarung tangan, sampai kaos kaki, juga turut diperiksa. Proses scrutinering ini biasanya akan memakan waktu sekitar 20 menit.

“Alhamdulillah, kendaraan dan perlengkapan Fastron World Rally Team telah lolos scrutineering tanpa ada hambatan. Sekarang, kita akan fokus untuk menghadapi ADAC Rallye Deutschland 2012,” kata M. Indra Prasetyo, tim manajer Fastron World Rally Team.

Selanjutnya, hari Kamis 23 Agustus 2012, Rifat Sungkar akan melakukan latihan resmi atau shakedown sebelum start pada hari Jumat pagi di seri ke-9 World Rally Championship 2012, ADAC Rallye Deutschland.

Lebaran di Jerman

Idul Fitri PADA tahun 2011 ini dirayakan pereli Rifat Sungkar di Jerman, HAL INI seiring dengan persiapan mengikuti ADAC Rallye Deutschland pada tanggal 24-26 Agustus 2012. Rifat berada di Jerman sejak 12 Agustus lalu untuk melakukan persiapan yang lebih baik.

Rifat Sungkar merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama dengan Himpunan Masyarakat Muslim Darmstadt. Setelah melaksanakan Shalat Ied di Ruang Serbaguna im Mainfield, Rifat lanjut bersilaturahmi dengan lebih dari 200 masyarakat Indonesia yang berada di Jerman sembari menikmati hidangan ketupat opor khas Lebaran di kediaman Kepala Perwakilan Konsulat Jendral Republik Indonesia di Frankfurt, Bapak Damos Dumoli Agusman..

“Tahun ini saya Lebaran di Jerman, karena saya harus mempersiapkan diri dalam menghadapi rally Jerman. Memang tidak lengkap rasanya Lebaran jauh dari keluarga, tetapi untung teknologi saat ini sudah canggih. Tadi saya sempat berkomunikasi dengan keluarga di Jakarta melalui skype,” kata Rifat.

“Pengalaman berpuasa di Jerman ini cukup unik. Kita sahur di jam 04.25 dan baru buka puasa sekitar jam 20.45, jadi waktu berpuasanya lebih panjang. Saya salut dengan umat muslim di Jerman yang tekun berpuasa selama bulan Ramadhan ini. Untuk ngabuburit, biasanya saya dan Mas Indra (Team Manager Fastron World Rally Team) berjalan-jalan berkeliling kota Frankfurt,” tambah Rifat.

3 Lap di Nurburgring

Ketika Rifat Sungkar bersama Fastron World Rally Team bertolak menuju kota Trier untuk melanjutkan persiapan menghadapi ADAC Rallye Deutschland, ternyata Rifat masih menyempatkan diri untuk berkunjung ke sirkuit Nürburgring, yang terletak di Nürburg, Rheinland-Pfalz, Jerman bagian barat.

Sirkuit legendaris ini, memiliki panjang 5,148 km ini merupakan salah satu sirkuit terpopuler di dunia yang kerap kali dipakai untuk balapan Formula Satu, GP2, Formula 3, dan Deutsche Tourenwagen Masters (DTM), balap turing terbesar di Jerman. Selain untuk balapan, sirkuit ini juga sering kali digunakan oleh produsen mobil untuk menguji coba mobil sport mereka. Disini, RIfat sempat menjajal sirkuit ini sebanyak 3 putaran.

“Saya sudah lama ingin sekali mencoba sirkuit Nürburgring, dan di Lebaran kali ini impian tersebut dapat terwujud,” ujar Rifat .

Usai menjajal sirkuit Nürburgring, Rifat Sungkar bersama Fastron World Rally Team melanjutkan perjalanan menuju kota Trier yang terletak kira-kira 200 km dari Frankfurt. Selanjutnya, Fastron World Rally Team dijadwalkan untuk melaksanakan survey/recce pada tanggal 21 – 22 Agustus 2012.

Di recce hari pertama, hari ini, Rifat bersama Scott Beckwith akan mensurvey lintasan di daerah Dhrontal, Mittelmosel, Moselland, dan Grafschaft. Lalu pada sore harinya, Rifat bersama Fastron World Rally Team akan melanjutkan dengan sesi Shakedown, dan recce di Super SS Circus Maximus.

Leave a Reply