Formula Michelin Experience di Sepang

15 Agustus 2012. Melanjutkan artikel sebelumnya tentang “Ajang Michelin Pilot Experience (MPE)” maka di artikel ini SL.com mengupas lebih dalam tentang pengalaman menjadi pilot mobil balap Formula Michelin Renault yang berlangsung di Sirkuit Sepang Malaysia, hari Sabtu, 11 Agustus 2012.  Hal ini sebenarnya dapat dibayangkan ketika kita menonton balapan Formula One (F1) di layar TV.

Mobil balap Formula Michelin yang disediakan memiliki berat 480 kg, bermesin Renault 2.0 liter dengan tenaga maksimum 196 bhp. Maximum kecepatan 260 kph dengan transmisi 6 kecepatan manual sequence. Dalam hitungan detik, jarak 0-100 kph dapat dicapai dengan waktu 3.5 detik. Tentunya ban yang digunakan adalah merek Michelin dengan tipe slick dengan ukuran ban depam 20/54-13 dan belakang 23/57-13.

Sebelum jajal ke trek, para peserta lebih dulu diberikan penjelasalan tentang kondisi rute dan trek Sirkuit Sepang yang akan dilewati. Seorang instruktur yang juga sebagai pembalap membawa kami dengan mobil Hyundai H1 yang memuat banyak orang untuk mengelilingi lintasan Sirkuit Sepang Malaysia.

Sambil mengemudikan mobil, iapun menjelaskan tentang posisi transmisi yang nantinya akan digunakan peserta dengan mobil Formula Michelin ketika melewati rute dan tikungan. Iapun mengingatkan tentang setiap cone yang harus ditelusuri agar peserta tetap pada racing line, atau tidak sampai keluar jalur. Bahkan yang penting adalah, peserta tidak boleh mendahului safety car yang memandu setiap peserta ketika menjadi pilot Formula Michelin.

Pada acara Formula Michelin ini, ternyata  panitia hanya menyediakan rute atau trek Sirkuit Sepang pada bagian North Track saja. Adapun rutenya dimulai dari start di paddock, kemudian masuk tikungan 1 atau T1, kemudian  T2, T3, T4, T5, dan terakhir T6. Di trek lurus sebelum menuju ke T7, peserta kemudian harus belok kekanan masuk ke trek lurus di depan paddock. Jumlah lap yang disediakan cukup 5 lap saja.

Setelah mendapatkan penjelasan tentang track yang akan dilewati, SL.com bersama Grup Hijau MPE (Michelin Pilot Esperience) kembali ke paddock dimana kami diberikan penjelasan lebih dalam bagaimana mengoperasikan mobil balap Formula Michelin. Singkat kata, setiap peserta masuk kedalam mobil balap Simulator Formula Michelin, untuk mencoba dan mempraktekan segala sesuatunya yang ada di dalam kopkpit yang dipandu oleh instruktur Rodolfo Avila.

Dimulai dengan cara masuk ke dalam kokpit, kemudian membaca RPM, melakukan engine start, masuk gigi 1, injak gas, perpindahan ke gigi 2, gigi 3, sampai ke gigi 6. Semua hal dalam masalah operan gigi naik atau turun, teknik nge-gas, nge-rem, harus dipraktekan dulu sebelum peserta masuk kedalam kokpit mobil balap Formula Michelin yang sebenarnya.

Ternyata, ada banyak perbedaan antara mobil balap Formula Michelin ini dengan mobil manual biasa, khususnya dalam hal operan gigi (shifting down atau shifting up), demikian pula penggunaan throttle (injakan gas) maupun clutch (injakan kopling), serta memahami breaking (pengereman). Yang namanya mobil balap, baru sedikit ngegas, langsung terdengar deru mesin lumayan keras, jarum penunjuk RPM pun langsung melesat dari 1500 ke 5000 RPM.

Sementara menunggu antrian menggunakan mobil balap single seater Formula Michelin, peserta MPE d beri kesempatan mengenali lebih dalam ban-ban Michelin yang dipakai dalam ajang balapan Formula. Tak itu saja, peserta juga diberikan kesempatan belajar membuka serta memasang ban balap Michelin di mobil formula. Bahkan panitia menggelar adu cepat buka/pasang ban balap tersebut. Ya, yang ini mirip dengan ajang Formula One yang sering kita lihat di TV.

Bagi peserta MPE yang ingin belajar trek Sirkuit Sepang, diberi kesempatan untuk melatih skillnya melalui layar TV. Hal ini sama saja ketika kita bermain di Time Zone tetapi peralatan milik Michelin ini lebih lengkap, bahkan peserta MPE juga bisa merasakan sensasi balapan karena saat itu peserta memang berada di Sepang yang ramai dengan deru mobil balap.

ALBUM PHOTO

VIDEO

Please follow and like us:

One thought on “Formula Michelin Experience di Sepang

  1. […] dengan jatah 2 lap di Sirkuit Sepang, Malaysia.Bicara mobil balap Formula Renault sudah dibahas di artikel ini, dan yang membedakan disini adalah peserta MPE hanya menjadi penumpang di kursi belakang, bukan […]

Leave a Reply