AHM Melepas 1.078 Sepeda Motor Pemudik Diangkut Truk

13 Agustus 2012. Lagi, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menyelenggarakan Mudik Bareng Honda (MBH) 2012 sebagai pelayanan kepada konsumen Honda dalam hal Angkutan Lebaran 2012. Ajang MBH ini merupakan kelanjutan dari program MBH dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini proses pemuatan motor kedalam truk terlihat lebih apik, tertata dengan baik mengingat acara MBH ini memang sudah sering di helat oleh PT AHM.

Ya, salah satu tujuan utama dari MBH ini, adalah dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik Honda saat perjalan pulang ke kampung halaman maupun saat kembali ke Jakarta. Sekarang tak perlu repot-repot naik sepeda motor ke kampung, tapi hanya menaikkan motornya ke truk.

Tim Liputan SL.com menyaksikan langsung acara pelepasan MBH 2012 khusus untuk sepeda motor pemudik yang diselenggarakan di halaman depan Kantor PT AHM Sunter pada hari Minggu (12/8). Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan sepeda motor, kuras bensin, packing helm, diangkut ke truk, dan hingga para prosesi pelepasan. Dalam hal ini pemilik hanya melihat sepeda motor Honda kesayangannya sampai pada proses motor dimuat ke truk.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division AHM, Istiyani Susriyati menjelaskan bahwa MBH pada tahun ini memasuki tahun ke-7 dengan mengambil dua rute, yaitu Jakarta-Semarang dan Jakarta-Yogyakarta. Sedangkan untuk kegiatan Balik Bareng, AHM hanya mengambil rute kota Semarang-Jakarta.

“MBH tahun ini dijalankan dengan konsep yang sama selama dua tahun belakangan, yaitu mengangkut sepeda motor pemudik dengan truk dan mengantarkan pemudik dengan bus,” ungkap Istiyani.

“Mulai dua tahun yang lalu, kami memelopori pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan truk dan mengantarkan para pemudik tersebut dengan bus ke kampung halamannya. Kami melihat ini sangat positif sehingga kami kembali melanjutkannya lagi pada tahun ini,” tambahnya.

Selama masa pendaftaran MBH yang dibuka sejak 18 Juli hingga 8 Agustus 2012, telah terdaftar sejumlah 1.078 sepeda motor pemudik Honda yang kemudian diberangkatkan pada hari Minggu siang (12/8/12). Tercatat 1.078 sepeda motor pemudik tersebut diangkut dengan 24 truk pengangkut sepeda motor dengan rincian 527 sepeda motor dengan tujuan Semarang dan 557 sepeda motor dengan tujuan Yogyakarta.

Adapun penumpang sepeda motor (pemudiknya) akan diangkut dengan 58 bus penumpang pada 15 Agustus 2012 mendatang. Dirjen Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso, yang melepas truk pengangkut sepeda motor MBH kali ini, mengatakan bahwa pemerintah menyambut baik pelaksanaan MBH.

“Kegiatan ini sangat membantu untuk mengurangi angka kecelakaan pada masa angkutan lebaran yang melibatkan sepeda motor. Oleh karena itu, pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan MBH yang digagas oleh AHM ini,” ujar Suroyo ketika memberikan sambutan Pelepasan Truk pengangkut sepeda motor pemudik.

“Pemerintah mengharapkan stakeholder yang lain untuk turut mencontoh dan mengikuti jejak yang sudah dilakukan oleh AHM,” tambahnya.

Kegiatan MBH selain mengangkut sepeda motor pemudik pada 12 Agustus 2012 dan penumpangnya pada 15 Agustus 2012, AHM juga mengakomodir kegiatan balik pemudik motor dari Semarang tujuan Jakarta yang akan dilaksanakan pada 23 Agustus 2012 untuk pengangkutan sepeda motor dan pemudik, diharapkan pada 24 Agustus sudah tiba kembali di Jakarta.

ALBUM PHOTO

3 thoughts on “AHM Melepas 1.078 Sepeda Motor Pemudik Diangkut Truk

  1. Semoga perjalanannya lancar tanpa kendala berarti dan semoga selamat sampai tujuan.. Kegiatan spt ini harus terus dilakukan sbg bentuk kepedulian pada konsumen.. Ayo perusahaan lain monggo di ikutin jangan malu-malu.. hehehe

  2. dengan dilepasnya 1.078 unit sepeda motor pemudik yg di angkut truk dengan ini pula honda peduli akan keselamatan dan mengurangi kemacetan saat mudik … benar-benar bentuk pelayanan yg luar biasa dari honda …

  3. Semoga para pemudik selamat sampai tujuan dan selamat ketika kembali… Amin.. Dan buat Honda semoga terus memberikan pelayanan terbaik utk konsumennya… Salam One HEART..

Leave a Reply