Bridgestone Temukan Rangkaian Kode Genome Pohon Karet

13 Agustus 2012. Melaui siaran pers yang diterima SL.com bahwa Bridgestone Corporation telah mengumumkan jika mereka berhasil menterjemahkan rangkaian genome utama*1 untuk Hevea brasiliensis*2 tanaman euphorbiaceous sebagai bahan untuk memproduksi lateks*3 – umumnya dikenal sebagai pohon karet – yang menghasilkan lateks.

Lateks adalah karet alam yang dibutuhkan untuk memproduksi ban dan masih banyak produk penting karet lainnya. Terobosan yang dihasilkan dari penelitian ini dapat terwujud berkat kerja sama dengan Genome Informatika Laboratory di National Institute of Genetics (Mishima City, Prefektur Shizuoka)*4.

Data genome baru ini diharapkan dapat membantu pengembangan teknologi pembibitan dan metode penumbuhan untuk Hevea brasiliensis/karet alam. Teknologi ini dapat memungkinkan duplikasi yang lebih baik dari tanaman tersebut dan meningkatkan jumlah dan kualitas lateks yang dihasilkan. Data tersebut juga dapat mempercepat penelitian lain di berbagai bidang, termasuk pengembangan dupilkat dengan daya tahan yang luar biasa terhadap penyakit dan tekanan.

Bridgestone Group telah melakukan penelitian dasar untuk pengembang-biakan*5 molekuler Hevea brasiliensis untuk meningkatkan produktivitas karet alam. Untuk mempercepat berbagai kegiatan penelitian ini, Grup telah menterjemahkan setidaknya 1.4 milliar base pair (bp)*6 genome untuk Hevea brasiliensis bersama dengan Genome Informatika Laboratory di National Institute of Genetics. Rangkaian data yang diperoleh melalui penelitian tersebut diperkirakan dapat mencakup lebih dari 90% daerah yang kaya genom.

Bridgestone Group mempelopori inisiatif di beberapa bidang untuk mengembangkan industri karet alam. Sebagai contoh, sejak Februari 2011, Bridgestone bersama dengan Institut Nasional Ilmu Pengetahuan Industri Maju dan Teknologi serta Teknologi Penilaian Indonesia dan Badan Aplikasi telah bermitra pada proyek biotechnology internasional yang bertujuan untuk meningkatkan produksi karet alam.

Jenis penelitian ini tidak hanya diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas karet alam, tetapi juga memajukan penggunaan pengetahuan tentang genom untuk keperluan industri.

Permintaan ban diperkirakan akan meningkat seiring dengan pertumbuhan produksi mobil di seluruh dunia. Bridgestone Group memiliki komitmen untuk menggunakan kekayaan alam secara efektif, memajukan prinsip ‘mengurangi’ (reducing), ‘menggunakan kembali’ (reusing), dan ‘daur ulang’ (recycling). Selain itu, Bridgestone Group yakin bahwa sumber daya masa depan untuk ban baru harus berasal dari bahan yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, Bridgestone Group bertujuan untuk akhirnya hanya mengembangkan ban dari bahan 100% berkelanjutan*7 melalui penelitian biomaterial di beberapa bidang, termasuk penelitian yang dibahas di sini untuk meningkatkan produktivitas karet alam.

*1 Cetak biru organisme hidup yang berisi informasi genetik yang diperlukan dalam
pemeliharaan dan reproduksi kehidupan.
*2 Pohon tropis asli Brasil, saat ini adalah satu-satunya tanaman yang dapat menghasilkan
karet alam sebagai bahan baku untuk aplikasi industri
*3 Emulsi dengan komponen karet alam yang dihasilkan dari Hevea brasiliensis
*4 Mengartikan rangkaian Genome sepenuhnya didukung oleh Illumina Inc (Chuo-ku, Tokyo).
*5 Pembiakkan menggunakan informasi genetik
*6 bp (pasangan inti): unit terkecil dari panjang DNA yang terdiri dari genom
*7 Bahan selain seperti bahan bakar fosil yang diperkirakan akan habis setelah penggunaan
jangka panjang.

Please follow and like us:

Leave a Reply