Penjualan Ban PT Gajah Tunggal Tbk Meningkat Hampir 10%

12 Agustus 2012. Penjualan bersih PT Gajah Tunggal, Tbk pada Semester 1 2012 meningkat hingga 9,4%. Bila dirupiahkan dengan angka menjadi Rp. 6.366 miliar, meningkat dari Rp. 5.817 miliar jika dibandingkan pada semester pertama tahun 2011 yang lalu. Hal ini disampaikan pada acara paparan publik, sekaligus berbuka puasa bersama dengan rekan-rekan media di Palalada Restaurant Grand Indonesia pada hari Jumat malam (10/8/12).

Pertumbuhan signifikan terdapat pasar replacement dalam negeri dimana ban merek GT Radial secara signifikan meningkat pangsa pasarnya; dan juga dipasar roda empat OEM di mana ada peningkatan yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari pabrikan yang telah bekerja sama dengan GT. Sebaliknya pasar roda dua untuk OEM, dimana pengiriman ke Michelin dan ekspor ke Eropa mengalami penurunan.

Marjin laba kotor pada Semester 1 2012 meningkat cukup pesat menjadi 17,4% dari 13,2% pada Semester pertama 2011, di mana disebabkan oleh menurunnya harga karet alam secara signifikan. Secara kwartalan marjin laba kotor pada kwartal kedua 2012 cukup stabil, karena masih tingginya biaya bahan kimia (berhubungan dengan harga minyak) yang digunakan GT sepanjang kwartal 2 2012. EBITDA pada semester pertama pertama 2012 ini mencapai US $ 104 juta; naik 43% dari semester pertama di tahun 2011.

Laba bersih meningkat 25% menjadi Rp. 526 milyar pada semester pertama 2012 yang didorong oleh keuntungan yang telah direalisasi atas investasi dan juga pembatalan penyisihan piutang ragu-ragu karena perusahaan telah berhasil menerima pembayaran atas piutang tersebut. Kedua hal tersebut menghapuskan kerugian akibat nilai tukar karena melemahnya nilai Rupiah terhadap Dolar Amerika, yang timbul sehubungan dengan hutang perusahaan dalam dolar Amerika.

Pada kwartal kedua 2012, perseroan telah menyelesaikan pembelian hampir 100 hektar lahan dengan harga sekitar USD 108 juta, yang terletak di kawasan industri baru di Karawang. Pembelian ini memiliki dua tujuan utama.

Yang pertama sebagian dari lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan proving ground (track uji coba) produk ban, di mana pembangunan akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang dan diharapkan akan selesai dalam waktu 2 sampai 3 tahun.

Yang kedua sebagian lahan akan digunakan untuk ekspansi di masa depan untuk memperluas lokasi manufaktur Gajah Tunggal. Pembelian tanah ini dibiayai dengan sumber dana internal dan tidak memerlukan pendanaan eksternal.

Selain itu, manajemen telah memutuskan untuk memulai produksi komersial dari ban radial untuk truk dan bus pada tahun mendatang. Produksi ban radial untuk truk dan bus ini akan dilakukan secara bertahap selama 3 tahun ke depan dengan target kapasitas produksi total sekitar 1.500-2.000 ban per hari. Capex total untuk program ini diperkirakan akan mencapai sekitar USD 150 juta selama periode 3 tahun.

Sumber data: Press Release PT Gajah Tunggal Tbk.

ALBUM PHOTO

Leave a Reply