Mercedes-Benz Tiger Club Family Gathering 2012

image006

24 Juli 2012. Pada tanggal 7 – 8 Juli 2012 lalu, para member Mercedes-Benz Tiger Club (MTC) mengadakan acara MTC Family Gathering 2012. Acara ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan para pengurus MTC-INA. Metode touring Jakarta-Tasikmalaya-Garut- Jakarta dipilih untuk melatih para anggota MTC ini. Sesuai dengan tema acara, maka acara ini juga bertujuan membina hubungan atau silaturahmi antar member MTC dan keluarganya dan bermaaf-maafan menjelang bulan suci Ramadhan.

Berikut ini adalah sepenggal cerita dari Ade Subhan (MTC 01.01.250), Kabid Humas & IT MTC INA yang diterima redaksi SL.com.

Sabtu 7 Juli 2012

Untuk menghindari kemacetan di wilayah Rancaekek, selepas jalan tol Padalarang – Cileunyi,  para member MTC beserta keluarganya berkumpul di Rest Area Km.19 tol Cikampek pada pukul 03:30 dini hari. Setidaknya ada 16 mobil Mercy Tiger era 1980-an yang berangkat dari tempat ini. Agar tidak menggangu kenyamanan pengguna jalan lainnya, maka rombongan touring di bagi menjadi 2 group.

Tepat pukul 08:00 seluruh rombongan sampai di RM Nasi Liwet Asep Stroberi, Nagrek untuk beristirahat sejenak dan sarapan pagi. Siang harinya akhirnya seluruh rombongan sudah tiba di Hotel Crown, Tasikmalaya sekitar jam 13:16. Acara tidak sampai disitu saja, menunggu senja tiba, beberapa member singgah ke Baso Kurdi yang paling terkenal di Tasikmalaya. Saking nikmatnya Baso Kurdi, hampir semua member MTC terkenang-kenang sampai Jakarta.

Minggu 8 Juli 2012

Keesokan harinya member MTC mengawali kegiatan dengan cuci mobil bersama, dihalaman Crown Hotel Tasikmalaya. Dengan berbagi ember semua macan kembali mengkilap alias kinclong. Dilanjutkan dengan sarapan pagi. Kegiatan pada saat itu, rombongan dijadwalkan harus menuju ke Garut dan kembali ke Jakarta.

Jam 10:00 semua peserta berkumpul untuk sesi foto bersama kegiatan MTC Family Gathering 2012. Dengan dikawal oleh Patwal dari Polres Tasikmalaya bergegas menuju sentra batik Agnesa. Setelah selesai makan siang di BKR 7, rombongan beralih ke pusat oleh-oleh di Kota Garut. Tidak lupa dilakukan refueling terlebih dahulu, dengan dana subsidi dari sponsorship.

Dalam perjalanan ini, rombongan macan tua ini menghadapi jalan berliku yang diselingi tanjakan dan turunan di sepanjang Tasik-Garut. Medan seperti ini dengan mudah dilintasi Mercy Tiger 200 dan 280 dengan kombinasi double pedal dan triple pedal, sanggup melahap segala rintangan sambil mengikuti raungan mesin dari mobil milik Patwal Polres Tasikmalaya. Perlengkapan seperti radio komunikasi menjadi peranti wajib selama touring, sehingga konvoy mobil MTC tetap terkontrol dan tidak pengguna jalan lain.

Sesampai di pusat oleh-oleh Garut, para member MTC langsung mampir ke toko coklat Chocodot yang masih “Brand New” dan baru akan di resmikan tanggal 14 Juli 2012 oleh Sule. Tampak para pegawai pusat oleh-oleh tersebut dibuat panik oleh ketika tim heboh ibu-ibu MTC menyerbunya.

Puas membeli oleh-oleh, MTC langsung menuju pintu tol Cileunyi dengan pengawalan Patwal 9408. Pemandangan indah di sekitar Nagrek, menjadi penghibur buat para member MTC. Apalagi sepanjang jalan Om Yudhi dedengkot MTC tiada henti-nya memuji kelezatan Bakso Kurdi. Sekitar 1 km menjelang pintu tol, seluruh kendaraan berhenti dengan rapih di pinggir jalan raya Nagrek-Bandung area Rancaekek, untuk menikmati tahu sumedang dan lontong khas Jawa Barat.

Karena macet, perkiraan waktu tempuh 2 jam dari Cileunyi menuju KM 57 Jalan Tol Cikampek tidak tercapai. Seiring dengan kepadatan rest area KM 42 dan keribetan di dalam restoran Solaria, seluruh rombongan MTC akhirnya berpisah dengan senyum puas.

Leave a Reply