Touring Roda Kecil Scooter CSVJ Membelah Sumatera

image006

26 Juni 2012. Kesan modis, imut-imut dan alat transportasi perkotaan yang melekat pada Piaggio Vespa memang langsung terkikis ketika kendaraan asal Italia itu jatuh ke tangan gerombolan CSVJ (Campur Sari Vespa Jakarta). Pasalnya tanggal 16-20 Mei 2012 yang lalu, tak kurang dari 30 unit Piaggio dari berbagai tipe mencoba melintasi pulau Sumatera yang dianggap memiliki variasi permukaan jalan yang komplit.

Karena konsepnya adalah jalan-jalan, dan memang kebanyakan anggota masih merupakan pegawai, jadi acara ini diambil saat ada tanggal merah yang bertepatan pada 17 Mei lalu. “Nah, skuter sudah kami kirim lewat paket hampir seminggu sebelumnya. Jadi start di Pekanbaru kami langsung mengambil skuter-skuter kami PT. Skuterindo Mandiri Lestari, Pekanbaru, Riau,” ujar Itok Harsono sang ketua panitia.

Setelah proses persiapan kendaraan dan jamuan makan siang oleh pihak dealer, kick-off program JJS (Jalan-Jalan Sumatera) ini mulai berlangsung dengan diawali parade keliling kota Pekanbaru dan dilanjut dengan mengambil rute etape pertama yaitu Pekanbaru – Bukittinggi yang berjarak sekitar 220 km.

Lepas kota Pekanbaru, iring-iringan mulai meluncur ke arah Bangkinang dan bergerak menuju pemandangan indah di jembatan Sungai Kampar. Indahnya pemandangan dan mulusnya jalan lebar yang penuh dengan tikungan membuat nikmat perjalanan. Apalagi kala menjelang sore mulai masuk ke perbatasan Riau – Sumatera Barat yang kemudian disambut pemandangan kawasan Kelok Sembilan yang memang sangat terkenal dan kini sedang berlangsung pembangunan jembatan flyover layaknya di pegunungan Alpen, Eropa.

Tak lama setelah lepas dari Kelok Sembilan, sejumlah Vespa yang beriringan mulai menyambut kami “Ya , mereka adalah panitia penyambutan dari PT Ekaindo Jaya Abadi yang merupakan dealer Piaggio wilayah Payakumbuh, Sumatera Barat,” tambah Itok.

Masuk ke kota Payakumbuh rombongan CSVJ langsung dijamu makan malam, konvoi keliling kota dan kunjungan dealer. Selepas dari situ rombongan langsung meluncur menuju kota Bukittinggi dan bermalam di hotel The Hills dan langsung berpose di depan Jam Gadang yang terkenal.

Keesokan harinya adalah etape kedua yang memiliki jarak tempuh terpanjang dan terberat, “Kami berangkat dari Bukittinggi menuju Padang Sidempuan yang ada di Tapanuli Selatan. Jarak tempuh nyaris 300km,” ungkap Sapta Bramana, salah satu sesepuh CSVJ.

Kota Padang Sidempuan yang terkenal dengan Becak Vespa yang sangat khas memang menjadi cerita tersendiri. Lantaran iring-iringan Vespa modern ini sangat menarik perhatian angkutan umum yang jumlahnya ratusan di kota itu. Di kota ini pula service car yang mengawal kita dari Pakanbaru mengkahiri tugasnya dan berganti dengan service car dari Skuterindo Medan.

Rute selanjutnya adalah Padang Sidempuan menuju Parapat. Kali ini peserta yang sehari sebelumnya mengalami keletihan akibat jauhnya perjalanan mulai semangat karena tujuan berikutnya adalah Danau Toba yang terkenal indah. Tak dinyana, beberapa puluh kilometer lepas Sidempuan, kami disambut kawasan Sipirok yang sedang mengalami pembangunan jalan.

“Disini kami benar-benar diuji fisik dan kepiawaian berkendara. Pun demikian, skuter kami juga harus prima. Sebab jalan yang dilintasi adalah bebatuan dan tanah kapur yang berjarak sekitar 20 kilometer”, ucap Itok. Memang berat sekali medan yang dilalui, malah ada beberapa perserta yang menyatakan, “Sepertinya trek ini lebih cocok dilalui motor trail ketimbang skuter,” kata seorang peserta.

Nah, ketika masuk ke kawasan wisata Parapat, mulailah mereka rehat di hotel Patra Jasa yang terkenal oldies. Dari situ rombongan bertolak menuju Medan. Saat memasuki ibukota Sumatera UItara ini, rombongan langsung bersilaturahmi ke Dealer Skuterindo Mandiri Lestari yang berada di kota itu. “Konvoi keliling kota dan diakhiri di Lapangan Merdeka kami lakukan dengan pengawalan kepolisian Medan, sungguh sambutan yang luar biasa bagi kami” tambah Itok.

Akhirnya, “Touring ini menjadi ajang memperteguh tali persaudaraan antar komunitas Vespa di Indonesia dan ini menjadi pengalaman yang tak ternilai dengan uang” tukas Anton Bramana sang sesepuh. CSVJ juga berterimakasih atas dukungan dari Evalube Scootic yang menjadi sponsor kedua kalinya setelah touring Jakarta – Bromo tahun 2011 yang lalu.

“Oli ini sangat cocok buat sukter kami, dan terbukti bahwa oli lokal dengan harga terjangkau ini bisa mengawal kami di segala medan,” aku sejumlah peserta. Terbukti dari 30 skuter yang ikut, variannya terbilang komplit, mulai dari 125cc, 150cc, 180cc, 200cc hingga 250cc. Sampai sekarangpun belum sempat terbayang bila touring bisa sampai 30 orang peserta. Support dari dealer wilayah sumatera dan dukungan dari Gazero (obat anti kembung grup Promag).

Sekilas Campur Sari Vespa Jakarta

Campursari Vespa Jakarta adalah sebuah komunitas penggemar skuter lansiran Italia yang memiliki slogan “Modern meet classic, not modern only, not classic only, we are MIX.”

Sekumpulan anak muda yang mempunyai hobi mengutak-atik Vespanya,baik vespa classic ataupun vespa modern. Wadah ini terbentuk secara tidak sengaja pada pertengahan tahun 2008. Dan secara resmi CSVJ di proklamirkan pada 17-Agustus-2008. CSVJ hanya sebagai wadah untuk berkumpul,bertukar informasi mengenai masalah Vespa dan lainnya.

FB : Campursari Vespa Jakarta
Twitter : @campursarivespa
Website : campursarivespa.wordpress.com

One thought on “Touring Roda Kecil Scooter CSVJ Membelah Sumatera

  1. Perjalanan panjang yang mengasikkan, semoga makin kompak buat para bikers Indonesia.

Leave a Reply