Mahasiswa Indonesia Ikut Kompetisi Shell Eco-Marathon Asia 2012

image006

18 Juni 2012. Indonesia akan diwakili 18 tim dari 9 Universitas dimana acara akan berlangsung dari tanggal 4 s/d 7 Juli 2012 di di Sepang International Circuit di Kuala Lumpur, Malaysia. Sedangkan total peserta dipastikan berjumlah 136 tim mahasiswa dari 18 negara di Asia dan Timur Tengah yang akan ikut bertanding untuk berkompetisi dalam kompetisi tahunan Shell Eco-marathon (SEM) tesebut.

Angka peserta untuk tahun 2012 ini merupakan sebuah angka rekor dalam jumlah tim yang berpartisipasi sejak kegiatan ini dimulai di Asia pada tahun 2010. Beberapa negara partisipan baru pada tahun ini adalah Korea dan Qatar.

Guna memenuhi permintaan energi yang terus berkembang dan mengurangi emisi CO2 di masa depan, Shell menantang mahasiswa untuk mendesain, membangun kendaraan dan mengujinya di ajang SEM. Pemenangnya adalah yang menempuh jarak terjauh dengan menggunakan jumlah energi yang paling sedikit. Singkat kata yang paling hemat dan paling irit.

Setiap tim mahasiswa akan berpartisipasi pada salah satu atau kedua kelas kompetisi “Prototype” dan “UrbanConcept”. Pada tahun ini Shell Eco-marathon akan diikuti oleh 91 kendaraan Prototype dan 45 kendaraan UrbanConcept dari seluruh wilayah. Kategori Prototype mengajak mahasiswa untuk memaksimalisasi efisiensi bahan bakar melalui elemen desain yang inovatif. Kelas UrbanConcept berfokus pada pemenuhan kebutuhan pengemudi masa kini yang penampilannya seperti yang sering kita lihat di jalan raya namun memiliki jarak tempuh tinggi.

Shell Eco-marathon 2012 memberikan tantangan kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia dari sembilan universitas yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institute Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Politeknik Negari Pontianak (Polnep), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, dan Univesitas Sumatera Utara (USU).

Semua tim tersebut akan berpartisipasi dalam setiap kategori, sementara tim mahasiswa Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) akan berkompetisi pada kelas Mobilitas Elektronik (e-mobility) untuk pertamakalinya pada tahun ini.

Pada tahun 2011 lalu, tim mahasiswa Mesin ITS 4 memenangkan Grand Prize Award di kelas internal combustion dan tim Cikal dari ITB menerima Grand Prize pada kategori Urban Gasoline. Selain mendominasi kelas Urban, tim-tim Indonesia juga menerima 2 dari 4 penghargaan yang diperebutkan pada kategori on-track (di luar sirkuit). Semar Proto dari UGM dinobatkan sebagai tim terbaik untuk inovasi teknis, sementara tim Rakata dari ITB menerima Communication Award.

“Setiap tahun kami selalu terkesan karena para mahasiswa di Asia ini termotivasi untuk tampil dengan desain-desain inovatif dan cerdas yang kesemuanya itu bertujuan untuk membuka terobosan baru di bidang efisiensi energi,” ujar Mavis Kuek, Project Manager untuk Shell Eco-marathon Asia.

“Sungguh sangat menggembirakan melihat begitu banyaknya anak muda yang memanfaatkan Shell Eco-marathon untuk menciptakan solusi mobilitas yang inovatif untuk menjawab tantangan energi masa depan,” tambah Mavis Kuek.

Pada tahun ini, tim-tim mahasiswa akan memperebutkan hadiah uang tunai senilai total USD 42,000 berupa 28 penghargaan on-track untuk kelas “Prototype” dan “UrbanConcept”. Hadiah utama senilai USD 2,000 akan dianugerahkan kepada tim pemenang di setiap kategori bahan bakar, diikuti oleh hadiah kedua sebesar USD 1,000.

Penghargaan off-track baru senilai masing-masing USD 1,000 juga akan diberikan kepada pemenang “Eco-Design” (desain ramah lingkungan), “Best Team Spirit” (semangat tim terbaik) dan “Perseverance in the Face of Adversity” (ketekunan dalam menghadapi kesulitan).

Shell Eco-marathon Asia akan diadakan kembali di Sepang International Circuit di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2013, dan selanjutnya kegiatan regional ini akan bertempat di Manila, Filipina sejak tahun 2014 hingga 2016.

Untuk informasi lebih jauh mengenai penyelenggaraan Shell Eco-marathon 2012 di seluruh dunia, termasuk peraturan-peraturan resmi, instruksi pendaftaran dan detil hadiah, silakan kunjungi situs Shell Eco-marathon di www.shell.com/ecomarathon

Mengenai Shell Eco-marathon

Shell Eco-marathon dimulai pada tahun 1939 di laboratorium riset Shell di Amerika Serikat sebagai sebuah taruhan persahabatan antar peneliti dalam hal siapa yang paling dapat menempuh jarak terjauh per gallon (ukuran bahan bakar) dengan kendaraan mereka. Pemenang kontes tersebut dapat mencapai 50 mpg (21 km/liter), dan dari suatu asal muasal yang sederhana ini, lahirlah sebuah kompetisi yang lebih terorganisir. Pada tahun 1985 di Perancis, lahirlah Shell Eco-marathon seperti yang kita kenal saat ini. Pada bulan April 2007, Shell Eco-marathon America yang pertama diluncurkan pelaksanaannya di Amerika Serikat, dan pada 2010, peluncuran Shell Eco-marathon Asia pertama diadakan di Malaysia.

Leave a Reply