Misi Ekspedisi Nusantara: Memberi Penghargaan Pejuang Kehidupan

5 Juni 2012. Event PT Astra Honda Motor (AHM) berupa perjalanan “New Honda Absolute Revo Ekspedisi Nusantara” yang menempuh perjalanan 6318 Km tak sekedar perjalanan touring biasa. Walaupun ada tujuan mencapai Rekor MURI 400 jam Non-Stop tetapi juga terselip aksi sosial yang mulia, yakni memberikan penghargaan kepada para Pejuang Kehidupan. Aksi sosial AHM ini merupakan bentuk peringatan 104 tahun Hari Kebangkitan Nasional (1908-2012).

Hal ini terbukti ketika SL.com melihat langsung acara penyerahan hadiah 1 unit New Absolute Honda Revo kepada mereka yang terpilih sebagai Pejuang Kehidupan, yang pertama saat di Kantor AHM Sunter. dan yang kedua pada saat di Lapangan Tegal Lega Bandung. Penyerahan penghargaan dan hadiah ini diberikan oleh PT AHM ketika Tim Ekspedisi Nusantara sedang melakukan pertukaran riders, sekaligus acara seremonial di Jakarta dan Bandung.

Penghargaan ini diberikan kepada mereka para Pejuang Kehidupan, yaitu mereka yang masuk dalam kategori misi “Bekerja dalam Diam.” Maksudnya adalah mereka yang telah bekerja tanpa ada publikasi, tanpa ada sponsor, tetapi mereka secara individual mampu mengangkat derajat bagi warga dan lingkungan di sekitarnya. Nah, seperti apakah  pekerjaan mereka?

Prescon di Jakarta

Saat di Jakarta (Sabtu, 2/6/12), yang meneriman penghargaan pertama adalah Tuti Haryanti (52 tahun), seorang guru honorer di kawasan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah Bantargebang, Bekasi. Dengan segala keterbatasannya, wanita ini mampu memberikan pendidikan kepada anak-anak disekitar kawasan TPA tersebut. Ia berhasil mengembangkan bangunan sederhana di bekas kebun bambu menjadi sebuah sekola swadaya yang kini menjadi sekolah yang diakui pemerintah.

Perjuangannya adalah mengajak warga sekitar datang dari rumah ke rumah untuk mengampanyekan pentingnya pendidikan. Kini sekolah tersebut bernama SD Dinamika Indonesia dan telah mendapat dari ILO (International Labour Organization) pada 1995 silam.

Penerima penghargaan kedua di Jakarta adalah Nur Aenah (45 tahun). Ia hidup sangat sederhana, namun memiliki perjuangan untuk menyelamatkan masa depan anak-anak jalanan. Ia telah membuat ruang tamu rumahnya di kawasan Pedongkelan Jakarta Timur menjadi sebuah kelas untuk anak-anak jalanan. Di ruang kelas yang sederhana itu, wanita ini menjaga dan mengajarkan anak-anak jalanan beragam pelajaran, seperti Matematika, Agama, Bahasa Indonesia dan beragam pelajaran lain.

Jerih payahnya mendidik pada anak jalanan itu tak sia-sia. Pasalnya, kini beberapa muridnya sudah ada yang masuk kuliah dan bahkan mendapatkan bea siswa. Tekad, kerja keras tanpa pamrih dan perjuangannya mampu memajukan kehidupan warga sekitar tempat tinggalnya.

Prescon di Bandung

Ketika SL.com di Bandung (Minggu, 3/6/12), sosok yang berhak menerima penghargaan Pejuang Kehidupan dari PT Astra Honda Motor adalah  Jajang Nurjaman. Ia telah bekerja secara sukarela menjadi motor penggerak The Six Team untuk melakukan aksi Pantai Bersih (Beach Clean) di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Jerih payah Jajang lebih dikenal dengan slogan, Selamatkan Pangandaran dari Sampah!

Apa saja alasan pribadi Jajang Nurjaman mau menyelematkan kawasan wisata Pantai Pangadaran? Simak lebih lanjut rekaman video yang ada di halaman ini.

VIDEO

ALBUM PHOTO: Prescon di Jakarta dan Prescon di Bandung

3 thoughts on “Misi Ekspedisi Nusantara: Memberi Penghargaan Pejuang Kehidupan

  1. Hebat honda bisa mencapai rekor MURI 400 jam non stop, pake Honda pokoknya ga akan nyesel deh sudah terbukti keunggulannya.

  2. salut buat Honda, disaat berjualan motor masih bisa memikirkan pejuang kehidupan yang ada di Indonesia..
    :) salam ONE HEART

  3. Maju terus Honda…! dengan berbagai kegiatan baksos n kepedulian terhadap lingkungan. pasti akan menjadi hal yang baik kedepannya.

Leave a Reply