2 April 2012. Pada hari Minggu pagi kemarin (1/4/2012) sebelum acara seremonial “Mabua Harley-Davidson Pondok Pinang Ground Breaking” dimulai tepatnya di Jl. Ciputat Raya Pondok Pinang, Jakarta Selatan, SL.com melihat seorang biker menunggang motor BMW K1300R.
Cukup menarik untuk dilihat dari dekat pasalnya motor ini memang jarang beredar. Malah yang empunya bilang, bahwa motor BMW K1300R miliknya adalah satu-satunya di Indonesia. Yang banyak beredar di Indonesia untuk motor BMW adalah tipe GS.
Singkat kata BMW K1300R adalah motor padat, kekar, berisi dan tentunya memiliki kapasitas mesin 1300cc dengan power 173bhp (data spesifikasi lihat tabel dibawah). Motor ini adalah kelanjutan dari generasi BMW K1200 yang dipasarkan tahun 2004.
Dari berbagai sumber disebutkan bahwa BMW melepas dua varian K1300, yaitu BMW K1300R dan BMW K1300S. Bedanya, yang berkode S dilengkapi dengan fairing sementara yang berakhiran huruf R masuk kategori naked bike atau motor tanpa fairing. Beberapa perbaikan dari generasi sebelumnya coba ditawarkan BMW meski secara fisik tak banyak yang berubah dari generasi pendahulunya itu.
Mesin BMW K1300R mengalami sejumlah perbaikan dari versi K1200 yang menjadikannya menjadi lebih ‘berimbang’ dibanding dengan generasi sebelumnya. Kapasitas mesin yang semula hanya 1.157cc didongkrak naik sampai 1.293cc. Otomatis daya yang dihasilkan mesin ini pun meningkat dari 138bhp menjadi 173bhp.
Versi K1300R mampu menggapai kecepatan maksimal 155 mph atau sekitar 250km/jam. Sementara itu yang punya belum pernah merasakan sensasi kecepatan tinggi dari motornya, pasalnya belum sempat. Selain itu yang punya mengelukan handling atau posisi stang yang terasa rendah, bak motor sport. Katanya, ia lagi berusaha menaikkan posisi stang sesuai dengan postur badannya.
Lagi, dari berbagai sumber disebutkan jika BMW yelah menjalin kerja sama dengan perusahaan bernama Ricardo untuk merancang mesin dari BMW K1300R. Perusahaan ini juga bertanggung jawab pada pembuatan gearbox Bugatti Veyron. Hasilnya, sebuah mesin empat silinder yang bergerak lebih mulus sekaligus mengusung tenaga yang luar biasa.
Tentu saja mesin yang handal tak akan ada artinya tanpa chasis yang juga mumpuni. BMW berhasil memangkas sekitar 1kg dari bobot generasi sebelumnya dengan mengaplikasikan kerangka aluminium sebagai pengganti baja yang dulu digunakan. Uniknya, garpu depan bukanlah sebagai shockbreaker, yang mana posisi shock tersembunyi diantara ban depan dengan mesin.
Seperti pada BMW K1200, daya dari mesin disalurkan ke roda belakang dengan menggunakan gardan. Ini membuat perawatan sekaligus biaya yang diperlukan jadi berkurang bila dibandingkan dengan rantai. Masalah vibrasi dan konsumsi oli yang tinggi agaknya juga diperhatikan oleh BMW dan sektor ini juga sudah diperbaiki pada versi ini.
Data Specifications BMW K1300R
| Top speed | 155mph |
|---|---|
| 1/4-mile acceleration | 10.63 secs |
| Power | 173bhp |
| Torque | 103ftlb |
| Weight | 228kg |
| Seat height | 820mm |
| Fuel capacity | 19 litres |
| Average fuel consumption | mpg |
| Tank range | miles |
| Insurance group | 17 |
| Engine size | 1293cc |
|---|---|
| Engine specification | Liquid-cooled, twin-cam, 4v four-stroke inline four. Six gears |
| Frame | Cast aluminium bridge frame |
| Front suspension adjustment | Electronically adjustable with ESA |
| Rear suspension adjustment | Electronically adjustable with ESA |
| Front brakes | 2 x 320 discs with 4-piston calipers |
| Rear brake | 265mm disc with two-piston caliper |
| Front tyre size | 120/70 x 17 |
| Rear tyre size | 190/55 x 17 |
.
VIDEO





