Adakah Asuransi Untuk Motor Gede?

22 Maret 2012. Bro.. mulai pekan ini media online SL.com diisi dengan artikel tentang Asuransi Kendaraan Bermotor. Pasalnya masih banyak masyarakat yang kurang paham soal jaminan asuransi mobil/motor, antara lain soal perlunya asuransi, luas jaminan, pengecualian polis, hingga prosedur klaim asuransi. Seorang rekan bernama Mhd. Taufik Arifin dengan pengalamannya dalam berbagai kasus asuransi mobil/motor berbagi pengalaman untuk pembaca  SL.com. Yuk, kita simak lebih lanjut artikel ini. 

Dalam minggu ini saja saya menerima ada 3 laporan kecelakaan yang dialami oleh klien-klien saya para moge (motor gede) owner. Laporan pertama mengenai kecelakaan yang terjadi di jalan raya yang berlubang. Karena tidak terlihat adanya lobang yang menganga-nganga di salah satu jalan utama di Jakarta. Ban depan masuk ke dalam lubang yang begitu dalam, klien saya kehilangan keseimbangan sehingga motornya jatuh dan membentur aspal.

Bersyukur klien saya tidak mengalami cidera yang serius. Tapi justru yang “luka parah” adalah moge Ducati kesayanganyan. Kerusakannya antara lain spadboard belakang patah, bodi baret-baret dan besot-besot di berbagai bagian. Celakanya lagi, karena panik motornya sempat jatuh sekali lagi karena pedal sampingnya tidak kuat dan roboh ke sebelah kiri setelah diangkat. Semakin menjadilah kerusakan yang terjadi. Tangki penyok dan besok, handle kopling dan rem patah, dan banyak lagi. Total general biaya perbaikan sekitar Rp. 60 juta!

Selain kecelakaan di atas saya juga menerima “pengaduan” kecelakaan yang menurut orang awam, itu hanyalah kejadian kecil karena standad motor gedenya bengkok atau melamah dan tidak bisa diperbaiki. Tapi biayanya, cuma 5 juta perak saja!

Pengaduan lain lagi adalah kecelakaan yang dialami oleh salah satu anggota rombongan tour. Motor gedenya di pakai untuk berlibur dan mendadak dalam tour liburan tersebut, seorang biker terjatuh dan iapun terpaksa harus di rawat di rumah sakit dengan biaya yang lumayan besar. Itu baru kecelakaan yang terjadi dalam minggu lalu saja, masih banyak lagi kecelakaan yang terjadi sebelumnya.

Setelah hampir satu tahun bergelut mengurusi asuransi moge, saya baru tahu bahwa resiko terhadap kecelakaan sangat tinggi. Apalagi kalau dibadingkan dengan frekwensi penggunaannya. Sebagian besar moge owner hanya menggunakannya hanya sekali seminggu, paling sedikit pada akhir pekan atau hari libur nasional. Berbeda dengan motor biasa atau mobil yang hampir setiap hari digasak untuk hilir-mudik kesana-kemari.

Saya melihat ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya tingkat kecelakaan pada moge. Pertama karena kondisi jalan di negeri kita yang memang kurang memadai, terlalu sempit ramai dan konstruksinya yang kurang baik.

Kedua karena para moge owner kurang terbiasa mengendarai moge. Hal ini tentunya hanya berlaku bagi para pemula. Bahkan pernah terjadi sebuah moge baru hancur hanya gara-gara ada seorang pemula yang baru saja mencoba-coba menunggangi moge dalam ajang test ride. Moge di gas abis dan iapun terbang dan membentur tembok.

Ketiga, karena faktor penyimpanan di rumah atau di tempat parkir. Sekali lagi memilik moge memerlukan perhatian khusus termasuk tempat parkirnya di rumah. Lantai dan ruangannya harus bagus dan memadai. Sehingga tidak mudah rubuh atau jatuh karena tersenggol.

Banyak perusahaan asuransi yang enggan, bahkan menjadi ciut untuk menutup asuransi motor gede karena nilai klaimnya yang dianggap cukup besar. Kejadiannya memang sedikit, lagian kecil-kecil. Spare part dan komponen moge pun harus diimport dan menggunakan standard kwalitas tinggi, bahkan tidak dijual disembarang tempat. Itulah yang membuat nilai klaimnya menjadi tinggi (besar).

Kalau resiko moge sebegitu banyaknya, pertanyaannya apakah masih ada asuransinya? Jawabnya bisa ada bisa tidak. Terus-terang dengan melihat resiko yang sebegitu tinggi, banyak asuransi yang ngeri atau takut mengambil resiko moge. Karena dari segi keamanan, resiko moge jauh lebih tinggi dari mobil. Mobil lebih aman karena rodanya 4 dan punya sarana proteksi yang lebih banyak.

Tapi sebenarnya masih ada beberapa perusahaan asuransi yang mau dan bersedia mentup moge, dengan tariff premi yang sangat tinggi dan dengan syarat dan ketentuan yang sangat ketat. Namun demikian tidak usah khawatir, sekarang ini sudah perusahaan asuransi ternama, bahkan perusahaan asing yang berani mengambil resiko moge dengan tariff yang sangat bersaing. Jaminannya pun sangat luas bisa seperti “All Risks”.

Paket asuransinya sudah dirancang khusus dengan berbagai kelebihan dan perluasan jaminan. Selain akibat kecelakaan murni, jaminannya termasuk juga huru-hara, bencana-alam, pencurian, tanggung jawab pihak ketiga serta personal accident untuk pengendara. Program ini dipasarkan secara eklusif oleh L&G Risk Services.

Memiliki moge sekarang ini sudah menjadi trend baru. Ada ratusan bahkan mungkin ribuan moge baru yang bakal masuk ke Indonesia setiap tahunnya. Moge adalah asset yang sangat berharga bagi para biker kelas premium. Tidak saja karena nilainya yang begitu tinggi tapi juga karena keunikan dari masing-masing moge yang menjadi ikon khusus dan indentitas diri bagi para pemiliknya. Jadi moge memang pantas mendapatkan perlindungan yang maksimal.

Ditulis oleh Mhd. Taufik Arifin RFP, CIIB, APAI, SE

4 thoughts on “Adakah Asuransi Untuk Motor Gede?

  1. alif Azwar says:

    Wah kesempatan ni buat yang punya Motor Gede, Ayo siapa yang punya motor gede segera di asuransikan sebelum terlambat.

  2. Aank Wijaya says:

    Adakah asuransi untuk Motor Gede??
    jadi selama ini kita semua ada yang ga tahu apakah ada asuransi untuk motor Gede???
    bukannya kalo setiap kita beli sepeda motor akan ada asuransinya???
    apa asuransi itu beda???
    #jadibingung..

  3. Mantap nih. Rate-nya juga lumayan bersaing.
    Selama ini pake asuransi rate-nya lumayan tinggi

  4. setau gue sih ada asuransi motor dari jepang namanya JBR motorcycle. setau gue sih all cover ama road servis gitu. tp gatau juga ya baru denger-denger doang temen sih blom pernah ada yg make.

Leave a Reply