Latar Belakang Fino Owners Indonesia

image006

15 Februari 2012. Bro.. di acara launching Yamaha Mio Fino yang berlangsung di Plaza Barat Stadion Utama Senayan, Jakarta pada hari Sabtu kemarin (11/2), terlihat Eko Prabowo, GM Marketing dan Promosi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) didaulat naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan, serta menyatakan dukungan atas hadirnya komunitas Fino Owners Indonesia (FOI) yang merupakan bagian dari Yamaha Riders Club (YRC).  

Pada acara Launching Yamaha Mio Fino tersebut, tampak jelas Fino Owners Indonesia yang dipimpin oleh Bro Achobule mendapat perhatian khusus, pasalnya klub motor Fino ini sudah hadir lebih dulu sebelum Yamaha Indonesia meluncurkan produk terbaru ini untuk Indonesia. Tentu saja ekdistensi FOI patut mendapat penghormatan untuk hadir diatas panggung di acara peluncuran resmi Yamaha Mio Fino.

Nah, SL.com cukup penasaran soal latar belakang FOI ini, kenapa mereka bisa hadir lebih dulu? Untuk menjawabnya mari kita simak tentang latar belakang FOI, serta apa dan bagaimana FOI ini yang disampaikan Bro Achobule kepada SL.com melalui jalur e-mail.

Latar Belakang FOI

Emial Bro Achobule menjelaskan bahwa Fino Owners Indonesia (FOI) memang sudah ada sejak tahun 2006 silam. Pada awalnya hanya dari keisengan dari beberapa penikmat matic mencari alternatif tungangan yang unik dan menarik, setelah browsing di internet, mereka menemukan Yamaha Fino yang diproduksi dan dijual hanya di Thailand.

Beberapa orang Indonesia memberanikan diri untuk membeli atau import Yamaha Fino Thailand untuk dibawa ke Indonesia dengan pertimbangan bahwa basis motor ini adalah Yamaha Mio yang sudah terkenal tangguh, banyak dan mudah perawatannya. (lihat model dan bentuk Yamaha Fino  Thailand di album photo ini) .

Pada saat itu jumlah pemilik motor yang bergabung di FOI masih sangat terbatas. Kendati demikian pada tahun 2008 FOI kembali diaktifkan seiring di buatnya metode perekrutan melaui jejaring sosial media network Facebook. Akhirnya FOI bisa sedikit demi sedikit menemukan beberapa Fino Owners di seputar Indonesia.

Tidak hanya di Jakarta, member FOI ada juga yang berasal dari Medan, Papua dan beberapa daerah lainnya. Bahkan beberapa Fino Owners negara tetangga tak jarang sering bertegur sapa, sekaligus jadi ajang tukar informasi seputar modifikasi dan aksesoris.

FOI sama sekali tidak membedakan semua Fino yang bergabung, baik itu CBU ataupun yang konversi dari Yamaha Mio lokal Indonesia kemudian di pasangi baju Fino buatan negeri Gajah Putih. Yang jelas, selama masih berbentuk Fino dan bukan Fino jadi-jadian yang hanya mengadopsi sebagian part dari Yamaha Mio Fino.

“Untuk style, kami sangat memberikan kebebasan kepada masing-masing owners untuk memilih gaya, mulai dari original, classic, mod, racing retro dan sebagainya. Untuk, touring biasanya hanya dilakukan city tour aja, cuma sekedar keliling seputar Jakarta di malam hari, atau sekedar mencicipi beberapa tempat kuliner,” jelas Bro Achobule melalui pesan tertulis via email.

Anggota FOI

Beberapa orang member FOI sudah sering melakukan perjalanan seputar Jawa Barat, antara lain touring Bandung serta Pelabuhan Ratu. Sementara itu, perjalanan solo ride terjauh pernah dilakukan oleh Bro Achobule dengan Fino sejauh 2400 km dari Jakarta- Bali -Jakarta.

Anggota FOI yang melakukan modifikasi mesin tak terlalu banyak, hanya sebagian kecil melakukan modifikasi, itupun dibatasi karena lebih untuk keperluan touring long distance agar daya tahan mesin lebih di utamakan. “Sedikit yang menjadi kendala untuk kumpul bareng adalah karena tidak semua Fino Owners rela motornya di jalankan. Sebagian menjadikan Finonya sebagai pajangan atau barang simpanan,” tambah Bro Achobule.

FOI juga tegabung dalam YRC (Yamaha Riders Club) dan mengikuti berbagai kegiatan antar klub, demi menambah jaringan kekerabatan dengan sesama pengguna roda dua dari berbagai brand Yamaha khususnya. Dengan demikian secara tidak langsung sistem perekrutan anggota lebih luas melaui para kerabat klub tersebut.

Mereka (red=anggota YRC) dengan suka rela ikut mencari Fino Owners di sekitar Jabodetabek. Lucunya, FOI sempat dijuluki sebagai club motor yang cukup nekat karena motornya belum di produksi di Tanah aAr, tapi wadahnya sudah ada.

Dengan hadirnya FOI yang lebih dulu hadir dari produksi PT YIMM, berharap agar ATPM Yamaha Motor Indonesia bisa memberikan perhatian dengan menyediakan suku cadang Fino yang komplit terutama komponen body parts. Karena selama ini untuk mendapatkan spare-parts tak jarang dicari sendiri oleh pemilik Fino melalui import sendiri atau melalui importir umum.

Yang Mau Bergabung FOI

Bagi pemilik Yamaha Fino yang berminat mau bergabung, silahkan kunjungi lokasi kopi darat (kopdar) untuk ajang sharing di seputaran halaman Motoritz Givi Mahakam, Jakarta Selatan. Untuk sementara jadwal kopdar rutin setiap hari Jumat jam 19.00 s/d 22.00 WIB pada minggu pertama setiap awal bulan.

Kontak person Fino Owners Indonesia (FOI), hubungi Dewan Syuro, Bro Achobule Hp. 08568016054. E-mail achobule@gmail.com. Pin bb: 21bfdf4d. Twitter @achobule. Atau hubungi Patih Nusantara (Nunu). Email: nunu_w@hotmail.com. Pin bb 22b33a81. Alamat sekretariat FOI di Jl. Budi No 9, Dewi Sartika Cawang, Jakarta Timur.

ALBUM PHOTO

11 thoughts on “Latar Belakang Fino Owners Indonesia

  1. Kalo sudah ada dari tahun 2006, kok namanya baru heboh sekarang ya?

    • Oke saya ulas alasannya kenapa:

      1. Di blow up abis abisan sama yamaha via media, knapa? untuk menunjukan bahwa Fino sudah ada jauuhhhhh sebelum tetangganya yaitu scoopy ada…Kapan scoopy launching di Indonesia, akhir 2010 sedangkan thailand 2009…kapan club ini ada sejak 2006. FYI saya join diklub ini sejak 2009 setahun sebelum scoopy launching di Indonesia….siapa semakin didepan?? mungkin itu maksud yamaha. untuk membantu tagline

      2.Ekslusivitas, kenapa? DULU yah ni, dulu sebelum Fino di launching di Indonesia…dengan harga diatas 25juta untuk kelas scooter kecil, bahkan yang Fino konversi pun diatas 17 juta (asumsi beli mio baru+body 6juta lebih) untuk kelas scooter kecil…
      sedikit saya kutip “Sedikit yang menjadi kendala untuk kumpul bareng adalah karena tidak semua Fino Owners rela motornya di jalankan. Sebagian menjadikan Finonya sebagai pajangan atau barang simpanan” kenapa pajangan? harga, jarang ada (rare), beda, dan kelas pemilik (rata2 pemilik menggunakan kendaraan roda 4)…
      beda banget kan dengan club motor/scooter kecil lainnya…kenapa? karena gak sejuta umat + harga+kelas pemakai… belum ditambah aksesoris yang harus import atau custom sendiri.
      walaupun kedepannya jadi gak eksklusiv

      3.(maaf klo offense) Karena kebanyakan orang tidak bijak dalam menggunakan internet, kenapa? karena jauhh sebelum saya membeli Fino ini, kira2 tahun 2008 saya mencari keberadaan klub nya via internet, 2009 saya beli, dengan tujuan mempermudah info mengenai motor ini…

      itu mungkin alasannya, sekali lagi maaf kalo offense, hanya berusaha menjelaskan alasan dari sudut pandang sendiri
      salam

  2. Kalo gue jadi yimm harusnya malu, pernah gak berniat masukin fino, sampe loyalis yamaha yg ngebet sama fino beli lewat importir umum, trus bikin klubnya….. Eh giliran sekarang jualan fino, baru deh ngerangkul klub fino… Emang dari mulai ymki smp skrg berubah yimm,tetep aja Manfaatin komunitas buat jualan… Cape deh!!!

  3. mio fino biasa aja tuh gak ada istimewanya
    ngekor honda scoopy nih ceritanya

  4. yamaha hanya bisa meniru produk Honda”
    kreatif dong Yamaha seperti Honda

  5. desainnya biasa aja bro..
    ga begitu menarik..sepertinya yg cocok pakai adalah Cewek

  6. ah gue mah teuteup mo beli CASH !!!!!!!
    honda mah engga banget buad gueh….!!!!!! ga cocok buat org PENDEK

    @ mas bro, belum ada media utk gabung ya ? FB or milis ? japri ke imel saya yah ;) tengkyu

  7. riezza.slanker says:

    woyy…disini cuman pengen berbagi informasi doank kalee…bukan mau beradu mulut alias argument…intinya yg unggul yg pastinya produk sepeda motor pabrikan jepang goblok !!!

  8. motor fino,,,motor yg classic bgt cyiiinnn…pokonya T.O.P B.G.T deeehhh….
    motor nya eksMud…hehehehehe….

Leave a Reply