Sensasi Kopi Doi Chaang Thailand

image006

001

19 November 2011. Perjalanan 145 km Test Drive All New Ford Ranger di Chiang Rai, Northern Thailand tak hanya duduk di dalam mobil, tapi juga menikmati alam perbukitan yang indah. Yang lebih nikmat merasakan sensasi minum kopi asli Doi Chaang Coffee House yang konon kebun kopinya bekas ladang opium. SL.com tak melewatkan kesempatan ini (Kamis, 10/11). 

Sekilas tentang Doi Chaang, yang terletak di wilayah utara Thailand, memiliki kawasan pegunungan yang berhutan, tumbuh subur dengan lembah-lembah yang sempit, dan mendalam. Terlihat dibeberapa sudut beberap desa dengan sisa-sisa kerajaan kuno, kuil-kuil cantik dan suku-suku pegunungan terpencil yang tersebar di seluruh daerah.

Ladang kopi bekas ladang Opium

Nah, dulunya kawasan di sekitar Chiang Rai termasuk perbukitan di sekitar Doi Chaang ini adalah ladang opium yang sangat terkenal pada jamannya. Ya, wilayah inilah yang sering disebut-sebut orang sebagai The Golden Triangle (Segitiga Emas), yang kini adalah landmark perbatasan antara Thailand, Myanmar, dan Laos.

The Golden Triangle (Segitiga Emas): Thailand, Myanmar, dan Laos

Bicara sejarah opium hal ini bisa dilihat dari atribut budaya yang khas, serta pakaian tradisional yang dikenakan oleh beberapa penduduk setempat. Antara lain suku Akha, dengan ciri khas baju perak, dan suku Palong dengan ciri bertelinga besar karena mengenakan anting besar, kemudian suku Karen memiliki leher panjang karena dibelit dengan logam.

Aritibut dan pakaian tradisional dari suku tersebut tentunya akan mengingatkan banyak orang tentang kejayaan komoditas opium asal Thailand yang memang sangat populer. Ladang opium di sekitar Chiang Rai ini dulunya merupakan praktek perkebunan dengan cara tebang-dan-bakar, dan pada akhirnya mengakibatkan deforestasi dan perusakan lingkungan.

Pada tahun 1983, Yang Mulia, Raja Bhumibol, mengambil tindakan untuk memperbaiki kehidupan penduduknya, temasuk Desa Akha Doi Chaang tempat hadirnya Doi Chaang Coffee House, yakni dengan cara substitusi tanaman, yaitu budidaya dan pengolahan kopi dengan tujuan menciptakan pertanian yang berkelanjutan, dan tentunya ini dimaksudkan untuk menghilangkan budidaya opium, atau hortikultura tebang-dan-bakar.

Melalui arahan Raja dan bantuan dari pemerintah Thailand dan PBB maka saat ini penduduk desa Doi Chaang sudah menikmati hasil panen tanaman Arabika yang berkualitas tinggi. Komoditas hasil bumi kopi asal Doi Chaang saat ini sudah merambah ke berbagai negara.

Singkat cerita, kunjungan SL.com bersama 19 orang wartawan yang diajak oleh PT Ford Motor Indonesia dalam rangka jajal All New Ford Ranger yang seperti sedan ini, hanya bisa merasakan sensasi kopi Doi Chaang Coffee House, sedangkan barang haram opium sudah tidak ada lagi disana. Tapi lumayanlah, kopinya ada sedikit rasa campuran opium-nya. :-)

Bagi anda yang lagi berkunjung ke Chiang Rai, jangan lupa mampir ke Doi Chaang Coffee Shop, sekalian mempelajari sejarah opium di lokasi The Hall of Opium, di Chiang Rai Thailand Tel: +66 (0) 5378 4444-6. Hanya saja, pada saat itu SL.com tak sempat mampir ke Hall Of Opium-nya.


ALBUM PHOTO

 

Leave a Reply