Jajal All New Ford Ranger di Chiang Rai Thailand

15 November 2011. Setelah pemaparan All New Ford Ranger, kemudian penjelasan rute dan aturan test-drive, maka saatnya SL.com bersama rombongan masuk pada sesi mencoba langsung All New Ford Ranger. Jarak perjalanan 145 km melewati beragam kondisi jalan disekitar Chiang Rai, Thailand dan pickup Ranger yang disediakan berjumlah 15 unit. 

Artikel ini adalah kelanjutan dari Test Drive All New Ford Ranger di Chiang Rai Thailand

Etape Pertama

Etape pertama ini kami menempuh rute sepanjang 37,9 km dari tempat kami menginap Le Meridien Resort di Kwaewai Road menuju Hual Sai Khao Hot Sping untuk merasakan performa kendaraan di kondisi jalan lebar beraspal lurus. SL.com jadi co-driver, dan drivernya adalah jurnalis Racmad Sadeli dari media Majalah Car & Tuning Guide dan Motor.

Babak pertama, kami kesempatan mencoba Ranger Double Cabin 4×2 bermesin diesel empat silinder Ford Duratorq TDCi 2.2 liter transmisi Automatic. Mesin  ini memiliki output torsi maksimum 375 Nm pada rentang putaran mesin 2.500 hingga 2.500 rpm, sedangkan tenaga atau daya maksimal yang dihasilkan mencapai 110 kW (150 PS) pada 3.700 rpm.

Dalam perjalanan awal ini, Bro Rachmad Sadeli sebagai driver mengatakan soal kenyamanan mobil pickup Ford Ranger ini hampir setara dengan sedan. Pasalnya Ranger ini menyajikan tampilan dan rasa kontemporer dengan fitur kenyamanan mobil sedan. Memiliki interior dari bahan berkualitas, dan tampilan yang mantap.

Memiliki ruang duduk dan interior yang lapang, Ranger Double Cabin ini memiliki banyak tempat penyimpanan, bahkan kalau mau ditotal mencapai 20 tempat penyimpanan di dalam kabin. Yang bikin enak bagi pengemudi dan co-driver, ada wadah konsol ditengah yang lebar untuk meletakkan pergelangan tangan. Ketika konsol dibuka, isinya sangat luas memiliki volume 8,5 liter yang dapat menyimpan enam kaleng minuman yang tetap dingin melalui saluran dari air-conditioner.

Dalam perjalanan di trek lurus, tepatnya dijalur keluar kota tak terasa iringan mobil terus bergerak cepat, jarum speedometer diangka 120 km/jam. Bahkan sekali-kali bergerak ke angka 130 km/jam. Masalahnya ini perjalanan rombongan, dimana ada aturan, setiap peserta tidak boleh menyalip. Kalau diperbolehkan, kami bisa menaikkan kecepatan di angka 150 km/jam.

All New Ford Ranger memiliki sistem audio yang berkualitas, dan suara yang keluar dari speaker pun lumayan mantap membuat pengemudi dan penumpang yang ikut serta menikmati perjalanan, tanpa terganggu kebisingan dari luar sekalipun dengan kecepatan tinggi. Kami mencoba beberapa voice command, hanya saja karena voice kami belum disetting sehingga hal ini belum teruji.

Bicara soal mesin diesel TDCi empat silinder Ford Duratorq 2.2 liter, selain tenaga yang dihasilkan (lihat keterangan diatas) juga memiliki suara mesin yang halus. Singkat kata All New Ford Ranger ini memang layak memiliki kualitas hampir setara dengan mobil bensin, dan mobil sedan. Selain itu sistem kemudi rack-and-pinion baru menghasilkan kemudi yang lebih responsif.

Di lokasi bernama Hual Sai Khao Hot Sping konvoi All New Ford Ranger berhenti sejenak dan kami berganti pengemudi. SL.com turun dari kursi depan untuk pindah kursi sebagai pengemudi, dan SL.com hampir saja terjungkal. Ya, baru sadar kalau ini adalah mobil Ford Ranger yang memiliki ground clearance lumayan tinggi sampai 237 mm.

Etape Ke-2 

Etape kedua, giliran SL.com mengemudi All New Ford Ranger dan melanjutkan perjalanan sepanjang 36,50 km berupa jalan lurus yang dilanjutkan ke jalan aspal berliku seperti kawasan Puncak Pas menuju Charin Garden Resort untuk beristirahat sekaligus makan siang.

Disini giliran mencoba kestabilan All New Ford Ranger ketika melibas tikungan-tikungan tajan alam pegunungan dengan kecepatan tinggi. Lagi, SL.com serasa lagi naik mobil sedan sehingga kecepatan bisa dipertahankan ketika menikung jalanan lebar diantara 80-100 km/jam, yang pasti mobil tidak sliding walaupun ban mobil belakang sampai bunyi mendecit.

Ford Ranger ini memiliki transmisi 6 kecepatan otomatis dan ketika melewati jalan besar di alam pegunungan membuktikan keunggulan perpindahan roda gigi yang cepat dan mulus. Tingkat kecanggihan transmisi ini merupakan serangkaian teknologi pintar Ford untuk performa, fungsionalitas dan kualitas pergantian gigi yang halus.

Bicara soal bahan bakar, karena transmisi yang canggih ini mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Bahkan Ford berani mengklaim All New Ford Ranger ini mampu diajak menjelajah sejauh lebih dari 1.000 km hanya dengan satu tangki solar.

Etape kedua selesai ketika konvoi All New Ford Ranger tiba di restaurant Charin Garden Resort yang berada pas disebelah sungai besar. Kami menikmati kuliner makanan khas Thailand yang serba asam dan segar. Selanjutnya kami bertukar kendaraan pickup Ranger 4×2 transmisi Manual 6-Speed dan meneruskan perjalanan etape ketiga sepanjang 24,5 km.

Etape Ke-3

Etape ketiga kemudi dipegang jurnalis Rachmad Sadeli dimana konvoi All New Ford Ranger melewati pedesaan berupa jalan berliku dan menanjak menyusuri bukit-bukit dengan panorama alam yang indah. Kami melewati banyak tanjakan-tanjakan yang curam, dan untung saja kami mengemudikan transmisi manual sehingga medan berat dengan mudah dilewati.

Sinar matahari yang cerah, gumpalan awan putih, udara sejuk, dapat dirasakan oleh semua peserta dari Indonesia untuk tidak melewatkan panorama indah di kawasan itu. Sayang, kami tidak boleh berhenti dan harus tetap jalan. Sehingga, kami hanya bisa memotret dari dalam mobil yang cukup lega dan SL.com secara bergantian menggunakan kamera.

Yang menarik dibandingkan dengan negara Indonesia, antara lain kualitas dan infratruktur jalan yang masih lebih baik dan lebih bagus di Thailand. Kalaupun masuk di kawasan pelosok pedesaan, jalanan kecil, sekalipun jalanan buruk dengan kondisi tanah liat, ternyata di Thailand masih lebih manusiawi dengan adanya rambu-rambu lalulintas.

Tak terasa, konvoi All New Ford Ranger terus mendaki melewati panorama pegunungan yang indah, melewati perkebunan kopi dan akhirnya kami tiba di Doi Chaang Coffee House. Kami menikmati kopi hasil bumi utama di kawasan itu. Menurut pemandu, Doi Chaang artinya Gunung (Doi) Gajah (Chaang). Lokasi ini terkenal sebagai penghasil kopi luwak kelas dunia.

Etape ke-4

Masih dengan Ford Transmisi Manual, kami melajutkan perjalanan lagi dan rutenya lebih parah dari pada rute sebelumnya. Menurut rekan dari Ford Bangkok, Medy Siregar asli orang Indonesia yang ikut bersama mobil kami mengatakan, hari ini tidak hujan, jadi lumpur beceknya berkurang dibandingkan dengan rombongan sebelumnya.

Wah.. rupanya rombongan sebelumnya adalah para perwakilan main dealer Ford di Indonesia yang juga mendapat kesempatan menjajal All New Ford Ranger melewati rute yang sama sepanjang 12.6 km. But anyway, kami hanya bisa berjalan pelan, sesekali berhenti menunggu antrian melewati jalanan tanah liat yang ada genangan airnya.

Singkat kata, jalanan lumpur, becek, tanah liat, meskipun jalan cukup licin, tapi semua peserta konvoi Ford Ranger berlalu dengan aman. Padahal, jenis ban yang digunakan adalah standard pabrik, dengan bunga ban yang biasa dipakai harian di dalam kota. Tak ada peserta yang sampai terperosok dan mengaktifkan fitur 4×4-nya apalagi sampai mengaktifkan mode 4L.

Etape Ke-5

Tak lama kemudian kami melewati hutan pinus di jalan tanah kering berdebu dan juga tanah liat semi basah. Kami berhenti sejenak hanya untuk bertukar pengemudi, sekaligus foto bersama dengan expatriat Ford Global dikawasan tersebut. Kali ini kemudi dipegang oleh rekan Rachmad Sadeli untuk melanjutkan perjalanan hingga digaris finish di Le Meredien Resort.

Rute yang kami lewati lebih banyak turunan, jalanan kering berdebu yang menandai bahawa kami akan mengakhiri perjalanan “Drive Experience All New Ford Ranger.” Mobil Ford Ranger transmisi manual ini dipacu kencang selama jalan menurun agar kami tidak tertinggal dari iring-iringan didepan yang jauh lebih cepat dari kami.

Dalam perjalanan santai ini, akhirnya kami tiba di perlintasan air dengan kedalaman sekitar 80 cm. Rombongan Ford Ranger bergantian melintasi genangan air tersebut tanpa kendala yang berarti. Ini adalah merupakan rintangan yang terakhir, dan selajutnya adalah melewati rute datar dan jalan besar sepanjang 33,9 km yang merupakan rute pulang ke hotel.

Nantikan artikel lanjutannya.

All New FORD RANGER Road Trip #2

ALBUM PHOTO

3 thoughts on “Jajal All New Ford Ranger di Chiang Rai Thailand

  1. MANTAP!!

    Thank brader

  2. [...] rasa mobil sedan. Demikian salah satu fakta yang dapat dirasakan oleh SL.com dalam kesempatan Jajal All New Ford Ranger di Chiang Rai Thailand hari Kamis (10/11). Apakah ini karena Teknologinya? Fiturnya? Interiornya? [...]

  3. […] November 2011. Perjalanan 145 km Test Drive All New Ford Ranger di Chiang Rai, Northern Thailand tak hanya duduk di dalam mobil, tapi juga menikmati alam […]

Leave a Reply