IIMS 2011: Drifter Rio Saputro Memukau

30 Juli 2011. Akhirnya Rio Saputro dari tim GT Radial berhasil merebut poin tertinggi yaitu 93,37 dalam sesi kualifikasi kelas pro di ajang “Indonesia International Motor Show (IIMS) DRIFT WAR“. Rio berhasil memukau tim juri dengan aksi-aksinya dalam lintasan yang mempertontonkan keahliannya dari sisi kecepatan (speed), jalur (line), sudut (angle) dan keindahan (style).¬†
Sementara drifter Demas Agil dari tim GT Radial menempel ketat di urutan kedua dengan perolehan poin sebesar 92,27 dan M Hermawan dari tim Achilles menutup tiga besar dengan perolehan 90,70 poin. Untuk drifter-drifter nasional lainnya seperti Amandio harus puas berada diurutan di urutan ke-7 dengan poin 86,47 serta Rifat Sungkar di urutan ke-18 dengan perolehan poin sebesar 68,83.

Sesi kualifikasi yang diikuti 45 drifter baik dari tim Achilles Radial maupun tim GT Radial serta para drifter dari tim privateer (umum) menghasilkan sebanyak 32 drifter terbaik yang layak untuk maju ke babak lomba pada hari Sabtu, 30 Juli 2011.

Model balap drifting menggunakan system tandem alias dua drifter akan dilepas sekaligus dan diberikan kesempatan untuk 2 kali putaran setiap laganya. Drifter urutan pertama dari sesi kualifikasi seperti Rio Saputro akan bertarung dengan drifter urutan ke-32 sementara drifter urutan kedua Demas Agil akan bertarung dengan drifter urutan ke-31 dan seterusnya.

Drifter posisi pertama tersebut tentu diuntungkan karena akan bertemu dengan drifter dari urutan paling bontot yang tentunya dari catatan poin dan skill-nya berada diperingkat paling bawah dan begitu pula seterusnya.

Ronde pertama yang mengadu 32 drifter tersebut menggunakan system gugur yang akan berlanjut ke babak-babak selanjutnya yaitu 16 besar, 8 besar dan final 4 besar untuk merebut juara satu, dua dan tiga. Para drifter kelas pro tersebut akan memperebutkan hadiah utama sepeda motor dari Piaggio, dua set velg dari Rota Wheels, sejumlah uang tunai dan piala IIMS Drift War.

Sementara untuk kelas rookie, drifter Doni Satrio Jawir dari tim privateer berhasil menduduki posisi pertama dengan poin 73,07 diikuti drifter wanita Alinka dari tim Achilles dengan poin 71,27 dan tiga besar ditutup oleh drifter Anza dari tim Achilles dengan poin 68,67.

Untuk kelas rookie sendiri lomba akan diawali dengan babak 16 besar dimana drifter urutan pertama akan diadu dengan drifter urutan ke-16, urutan kedua diadu dengan drifter urutan ke-15 dan seterusnya. Hasil lomba di 16 besar akan berlanjut menjadi 8 besar hingga final 4 besar. Sistem gugur juga akan berlaku dikelas rookie tersebut dengan model balapannya juga menggunakan system tandem seperti dikelas Pro.

Dari sisi pelaksanaan, para jajaran juri yang sudah terkenal dan disegani di ajang drifting yaitu Mark A.W, Deni Pribadi dan Rendison akan mengganjar para drifter dengan poin-poin yang diberikan. Untuk lintasannya sendiri para drifter akan diadu di atas lahan seluas 125 X 80 meter dengan lay out trek yang dikerjakan oleh RC Drift War dari organisasi resmi IDC (Indonesian Drift Community).

Dalam 2-3 tahun terakhir drifting telah menjadi salah satu cabang motorsport paling banyak diminati di Indonesia, meski terhitung masih sangat baru di Indonesia. Hal itu terbukti dengan maraknya berbagai kejuaraan drifting di Indonesia yang diikuti banyak drifter muda.

Sebagai salah satu media otomotif online ternama, Dapurpacu.com, memiliki kepedulian untuk mengembangkan, meramaikan, serta mengasah dan menambah jam terbang para drifter muda agar bisa berkompetisi di kejuaraan-kejuaraan kelas dunia, selain di Indonesia.

IIMS Drift War 2011 menjadi wadah bagi para drifter untuk mengembangkan, mempertajam dan menambah jam terbang mereka. Dengan diselenggarakannya IIMS Drift War 2011, diharapkan menjadi salah satu batu loncatan para drifter untuk berprestasi di Indonesia dan dunia.

ALBUM PHOTO

 

Leave a Reply