Rekor MURI Pelopor Melukis dengan Media Sepeda Motor

18 Mei 2011. Penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) diberikan kepada Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) untuk ide mereka menjadikan motor Honda Scoopy sebagai bahan media ekspresi seni. Pencatatan rekor tersebut berlangsung di Galeri Canna, Jakarta Art District, Lower Ground Floor, Grand Indonesia East Mall, Rabu (18/05).

Pencatatan rekor MURI ini merupakan penghargaan yang diterima WMS bersama dengan Galeri Canna sebagai “Pelopor Melukis dengan Media Sepeda Motor”. Sepeda motor tidak hanya sebagai moda transportasi namun dapat menjadi media lukis kontemporer. Inovasi ide tersebut pertama kali dicetuskan oleh WMS dan Galeri Canna melalui pameran bertajuk “ScoopArt”.

Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suprana dan Wakil Ketua Umum MURI, Aylawati Sarwono kepada Robbyanto Budiman, Direktur Utama WMS dan Tommy Sutomo pemilik Galeri Canna.

Pada kesempatan yang sama, Jaya Suprana mengatakan pemberian penghargaan pada pelopor melukis diatas sepeda motor ini tidak hanya berskala nasional namun dunia. Pernyataan yang dikatakan langsung saat pencatatan rekor tersebut karena melukis dengan media sepeda motor baru hanya dilakukan kali ini didunia. “Saya berharap kegiatan kreatif ini dapat terus dikembangkan,” papar Jaya Suprana.

Sebanyak enam unit skutik Scoopy telah dijadikan media lukis oleh enam perupa kontemporer ternama di tanah air. Perupa tersebut diantaranya, Putu Sutawijaya (Winning to Fly), Jumaldi Alfi (Renewal), Bunga Jeruk (Tiger In Green), Yusra Martunus (1015 Envelope Series), Yunizar (Berbunga), dan Radi Arwinda (Scoopet). Tidak hanya sepeda motornya, pelukis juga melengkapi karya mereka pada helm yang dilukis sesuai dengan tema masing-masing motor.

Besarnya antusiasme penikmat seni kontemporer membuat pelaksanaan pameran Scoopart diperpanjang menjadi dua minggu (06-19/05) lebih lama dari rencana semula yang hanya tiga hari. Pengembangan karya seni ini juga masih terus berlangsung. ScoopArt akan melibatkan 6 pelukis terkenal lainnya, diantaranya Andi Dewantoro, Erica Hestu Wahyuni dan Entang Wiharso. Tidak hanya di Jakarta, karya ScoopArt ini akan dipamerkan melalui Main Dealer sepeda motor Honda lainnya di Indonesia.

Robbyanto Budiman pada awal pembukaan pameran mengatakan ScoopArt diharapkan dalam skala lebih luas dapat dijadikan inspirasi bagi masyarakat seni rupa untuk selalu mencari media alternatif dalam pengembangan seni rupa.

“Saya mewakili WMS mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan MURI untuk karya ScoopArt ini. Semoga dengan pengukuhan ini saya berharap ScoopArt dapat menumbuhkan inovasi pilihan media seni lainnya,“ lanjut Robbyanto.

Tantangan menjadikan skutik retro berkapasitas 108 cc juga memerlukan kreativitas dan imajinasi tersendiri. Seperti yang diakui oleh Alfi – salah satu perupa bahwa karya semacam ini belum pernah dilakukan di Indonesia sebelumya.

Semua ini dipersembahkan WMS bagi pecinta seni di Indonesia khususnya konsumen setia Honda. Meski memiliki fungsi utama sebagai moda transportasi harian, sepeda motor Honda kini juga telah menjadi bagian perkembangan dunia seni tanah air. Hal ini sekali lagi menegaskan tentang perbedaan Honda dengan jenis sepeda motor lainnya.

Please follow and like us:

6 thoughts on “Rekor MURI Pelopor Melukis dengan Media Sepeda Motor

  1. gileee bnerrrrrrrrrrrrrrrr….
    i like it…..

  2. Aank wijaya says:

    keren-keren lhoo modif”an Scoopy itu!!!
    wiiiii…
    abis berapa duit ya?????
    sampe dpt penghargaan lagiii…
    ckckckck..keren uey!!

  3. Horeeee Honda jadi juaranya…
    Selamat ya buat Honda udah meraih rekor MURI di ajang nasional,teruslah berkarya dan berkreasi bro…

  4. powerpuffgirls says:

    waaaawww….keren modipan scoopy nya..hohhohoh..
    congratz Honda uda meraih rekor MURI..^^

  5. woww….
    ide yg sangat briliant!!
    be One Heart dech…

  6. emang aslinya uda keren kok.. dilukis kaya gini malah tambah keren bro..

Leave a Reply