Kenal Lebih Dekat Dengan LOTUS

9 Mei 2011. Cukup penasaran dengan tim balap “Lotus Top 1 Racing Team“. Pasalnya di ajang Pertamina Fastron Gold Time Attack 2011 Seri-1 mobil sport Lotus Elise SC yang dikemudikan oleh pembalap Fitra Eri mencatat waktu tercepat dan meraih gelar The Fastest Real Time dan The Best Pro Driver dengan catatan waktu 1 menit 56.7 detik. Yuk, kita kenali tentang Lotus ini.

Untuk menjawab rasa penasaran tadi, maka Kru SL.com berkesempatan melihat lebih dekat showroom mobil sport Inggris merk Lotus, yang terletak di jalan TB Simatupang Raya No. 18, Cilandak Jakarta Selatan pada hari Jumat siang (6/5/11).

Menurut Ibu Andara Novrianda yang punya jabatan Public Relation & Sales Executive Manager PT Artha Auto selaku ATPM Mobil Lotus, bahwa main dealer Lotus memang tidak memajang mobil sport Lotus dalam jumlah banyak mengingat masih ada merk lain yang ikut dibawah bendera PT Artha Auto, antara lain Lamborghini yang juga dijual di Indonesia.


Ketika ditanyakan soal pemilik Lotus yang ingin menservis mobilnya, tapi konsumen tersebut tidak membeli melalui ATPM, maka dengan tegas dikatakan oleh Andara, “Maaf kami tidak akan melayaninya, karena hal ini sudah merupakan kebijakan dari Prinsipal kami di Inggris. Hal ini dilakukan supaya para importir umum tidak seenaknya melempar konsumennya kesini”.

Mobil sport Lotus memang sangat segmented, meskipund demikian pasar di Indonesia masih terbuka lebar dan penjualan mobil ini punya masa depan yang cerah, “Kami sangat menghargai media yang selama ini secara tidak langsung sudah ikut membantu kami,” tambah Andara yang berprofesi pembalap seperti sang kakak Rally Marina.

Ada 3 varian yang dijual di Indonesia. Pertama ada Lotus Elise SC yang dijual seharga US$ 127.700. Kedua Lotus Exige S seharga US$ 143.300. Dan terakhir Lotus Evora 2+2 Seater yang dilepas dengan harga US$ 258.000, harga ini sudah termasuk paket spesial yang di berikan seperti LSD, Performance Kit, kamera untuk mundur. Harga tersbeut belum termasuk pajak dan BBN (bea balik nama).

Sejarah Lotus

Menuryt referensi yang dikutip dari berbagai sumber, bahwa perusahaan mobil Lotus ini dibentuk dengan nama Lotus Engineering, Ltd oleh seorang insinyur yang juga mantan pembalap Formula One, Colin Chapman. Beliau merupakan lulusan dari University College, London tahun 1952.

Pabrik pertamanya adalah sebuah kandang tua dibelakang Hotel Railway di Hornsey, London Utara. Pada tahun 1954 Tim Lotus memisahkan diri dari Lotus Engineering yang aktif dan berkompetisi di balap Formula 1 1958-1994 dan 2011. Kemudian pada tahun 1959 Grup Perusahaan Lotus  dibentuk.

Selain dari pada memproduksi mobil Lotus dengan jumlah yang terbatas (Limited Edition), perusahaan ini juga membuat suku cadang atau komponen mobil Lotus yang jumlahnya juga terbatas, yang mana lebih difokuskan pada mobil umum. Di tahun 1971 nama perusahaan ini mengalami pergantian nama dari Lotus Components Limited menjadi Racing Limited di tahun 1971.

Perusahaan pindah ke sebuah pabrik di Cheshunt pada tahun 1959 dan sejak tahun 1966 perusahaan telah menempati pabrik yang modern dengan fasilitas road test di Hethel, dekat Wymondham.

Pada usia ke-54, sang pendiri Chapman meninggal dunia karena serangan jantung. Ia dulunya memulai kehidupan dari seorang anak pemilik penginapan dan berakhir sebagai seorang industrialis multi-jutawan pasca-perang Inggris. Nama mobil Lotus telah sukses di arena balapan dan selalu memenangkan kejuaraan dunia Formula Satu sebanyak tujuh kali.

Pada tahun 1986, perusahaan Lotus dibeli oleh General Motors (GM). Pada tanggal 27 Agustus 1993, kembali GM menjual perusahaan Lotus ini senilai £ 30 juta untuk ACBN Holdings SA dari Luxemburg. Perusahaan asal Luxemburg ini dikendalikan oleh pengusaha Italia Romano Artioli, yang juga dimiliki oleh Bugatti Automobili SpA. Pada tahun 1996, saham mayoritas Lotus dijual kepada Otomobil Nasional Bhd (Proton), sebuah perusahaan mobil Malaysia yang terdaftar di Bursa Efek Kuala Lumpur.

Michael Kimberley mengambil alih sebagai Chief Executive Officer (CEO) perusahaan pada bulan Mei 2006. Sejak itu, kursi komite eksekutif Lotus Group International Limited (LGIL) diisi oleh Syed Zainal Abidin (Managing Director Proton Holdings Berhad) dan Badrul Feisal (direktur non-eksekutif Proton Holdings Berhad). LGIL adalah perusahaan holding Lotus Group Plc.

Kimberley pensiun sebagai CEO pada tanggal 17 Juli 2009 dan ia digantikan oleh T Dany Bahar pada tanggal 1 Oktober 2009. Bahar yang sebelumnya menjabat Senior Vice President, Commercial & Brand di Ferrari SpA di mana ia bertanggung jawab untuk penjualan mobil Ferrari di seluruh dunia. Empat huruf di tengah logo berdiri untuk inisial Bruce Anthony Colin Chapman (sang pendiri Lotus).

ALBUM PHOTO

 

One thought on “Kenal Lebih Dekat Dengan LOTUS

  1. […] hari Minggu (25/9) memang diakui cukup ramai peserta dan penuh sensasi. Kehadiran mobil exotic Lotus SC yang pernah ikut di seri-1 dengan sang juara Fitra Eri, kini dapat tantangan baru dari mobil merek […]

Leave a Reply