Pulsar DTS-i 220 Motor Kencang?

8 Maret 2011. Hari ini SL.com ikut merasakan sensasi motor Pulsar DTS-i 220 di Sirkuit Sentul cukup dua putaran bersama wartawan otomotif. Melalui peluncuran motor terbaru ini, PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) kini punya varian tertinggi di pasar Indonesia untuk pasar menengah keatas. Secara umum Pulsar DTS-i 220 oke diajak kencang, tapi berapa maximum speed-nya?

Pulsar DTS-i 220 mengusung mesin 220 cc berteknologi Digital Twin Spark Ignition (DTS-i) dengan tenaga 21 PS pada 8.500 rpm dan torsi 19,12 Nm pada 7.000 rpm, yang katanya mampu digeber 144 km per jam. Nah, ketika SL.com mendapat kesempatan motor Pulsar DTS-i 220 warna biru, ternyata trek lurus hanya mampu digeber max. 125 km/jam. Setelah itu, ngaung mesin terdengar turun, artinya gas minta diturunkan. Apakah ini ada limiter-nya?

Menurut beberapa rekan wartawan, ada yang bisa 137 km/jam, tapi itu Pulsar DTS-i 220 warna hitam. Hanya saja yang warna hitam ada dua unit, dan yang mana motor dimaksud? Sulit untuk dilacak karena motor masih dipakai oleh wartawan untuk sesi pemotretan di beberapa tikungan Sirkuit Sentul. Lagian,siang itu sudah turun hujan sehingga SL.com urung menguji motor Pulsar DTS-i 220 warna hitam.

Sebenarnya, pilihan warna yang ditawarkan oleh PT BAI, ada lima pilihan warna, yaitu hitam, biru, merah, silver, dan oranye. Namun yang terlihat di Sentul adalah 2 unit hitam, 1 unit biru, dan 1 unit merah yang secara khusus dipakai untuk pajangan dan pemotretan bersama model.

Dalam obrolan santai, yang dilanjutkan dengan makan siang, Dinesh Kulkarni selaku Wakil Presiden Direktur PT BAI mengatakan, bahwa pertumbuhan pasar sepeda motor sport di Indonesia memang terlihat terus meningkat dan PT BAI akan terus mengembangkan Pulsar untuk menaikkan standar, performa, dan menjadi sepeda motor terkuat dan tercepat di kelasnya. Ia pun cukup optimis untuk mendapatkan pasara mengingat komunitas Pulsar sudah terbentuk dengan baik di Indonesia.

Dilihat secara fisik, tampilan Bajaj Pulsar DTS-i 220 memang hampir mirip dengan Pulsar 180. “Ya, secara desain dan platform rangka hampir sama. Lihat saja desain buntut, tanki, spatbor, maupun stop lamp serta desain peleknya sama persis. Hanya saja bedanya adalah pada bagian depan tangki sudah ada fairing dan head lamp yang bentuknya bulat kecil,” kata Setyo Pribadi, Service Manager PT Bajaj Auto Indonesia (BAI).

Kelebihan Pulsar DTS-i 220 karena adanya fairing model setengah yang penampilannya jadi lebih sporty, dan yang pasti memiliki kapasitas mesin 220 cc. “Pada bagian sasis dan suspensinya memang sama. Demikian pula bagian sumbu roda dan dimensinya juga sama. Letak perbedaanya, kalau motor Pulsar DTS-i 220 ini sudah pakai disk brake untuk rem belakang,” kata Setyo.

Konon, diameter piston Pulsar 220 dan 200 memiliki ukuran sama 67 mm. Yang membedakan pada stroke Pulsar 200 hanya 56,4, namun motor baru Pulsar DTS-i 220 sudah mencapai 62,4mm. Kalau mau dibandingkan dengan Pulsar 180, ternyata jauh berbeda, dimana Pulsar 180 punya stroke 56,4 dan diameter piston-nya 63,5 mm.

Soal ukuran karburator, juga perlu disimak karena venturi karburator Pulsar DTS-i 220 mencapai 32 mm. Sedangkan versi 180 hanya mencapai 29 mm. Jadi, tak heran lagi kapasitas mesin Pulsar DTS-i 220 jadi lebih besar, dan akselerasinya pun juga makin ringan. Pokoknya Pulsar DTS-i 220 memang mantap dan nyaman untuk digeber!

Bicara handling, ergonomi, dan suspensi dijamin akan punya jawaban yang berbeda dari setiap orang, karena hal itu menyangkut berat badan, dan postur tubuh pengendara. Bagi SL.com dengan tinggi badan 176 cc dan berat 80 Kg, rasanya tidak ada masalah, masih nyaman dan enak dikendarai. Apalagi harganya Rp.18.6 juta (OTR Jakarta).

Anda masih penasaran? Silahkan kunjungi dealer Bajaj di seluruh Indonesia, dan minta kesempatan test-ride. Hati-hati dengan rem depan, kalai tuas ditarik dengan cepat, maka posisi motor langsung nungging kedepan alis stoppie-style. Lumayan buat freestyle kecil-kecilan.

ALBUM PHOTO

5 thoughts on “Pulsar DTS-i 220 Motor Kencang?

  1. Pilihan buat yang cerdas, tapi sayang di Indonesia yang cerdas jarang. Termasuk marketingnya Bajaj juga gak cerdas, lebih baik jual 21 juta, yang 3 juta buat budget pembenahan dealer & jaringan after sales service. Dengan harga segitu, posisioning nya juga gak pas.

    Buat yang mau beli motor sport, coba test ride Pulsar dulu dah. Dijamin, lupa sama yang lain.

  2. buat orang indonesia kurang kenceng

  3. yah gimana mau sampe 144, yang naiknya aja gede gitu,hehehe

  4. pulsar mantab…….kami menunggu pulsar versi deltabox n monosok….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *