Road To Fraser’s Hill (Bukit Fraser) Malaysia

image006

18 Oktober 2010. Hari Sabtu 16 Oktober 2010 merupakan hari terakhir perjalanan touring “Malaysia Brotherhood Ride 2010” atau MBR 2010 dengan rute mulai dari Cameron Highland, kemudian makan siang di Fraser’s Hill (Bukit Fraser), dan selanjutnya menuju Kuala Lumpur. Pada malam harinya acara ditutup dengan dinner.

Artikel ini menunjukkan perjalanan peserta tour MBR 2010 ke Bukit Fraser dengan kondisi jalan lebih banyak melewati kawasan bukit dan pegunungan. Kami sebelumnya bermalam di Hotel Equatorial Cameron Highland, dan disana punya acara makan malam bersama di hotel tersebut. Sebagai group bikers, kami lebih suka menikmati perjalanan saat berkendara sepeda motor dijalanan ketimbang bersantai-santai di hotel.

Usai breakfast alias sarapan pagi di Hotel Equatorial, kami pun bergegas menuju halaman parkir motor untuk mempersiapkan diri dimana kami harus berangkat lebih pagi. Seperti biasa seluruh barang bawaan, tas dan koper, masuk ke dalam mobil, sedangkan biker hanya perlu bawa jaket, helm dan sarung tangan untuk riding di motor-nya.

Perjalanan untuk hari Sabtu 16/10/10, SL.com masih mendapat kesempatan bawa motor yang sama di hari sebelumnya, yaitu KTM 640 Adventure. Sebelum perjalanan dimulai, oli mesin diambahkan karena ada kebocoran tipis. Yang perlu diwaspadai adalah ban belakang terasa licin ketika cornering ke ke-kanan, lagian yang bawa motor ini butuh skill dengan gaya yang beda dari motor biasa.

Rotasi atau tukaran motor tampaknya tak berjalan dengan mulus, karena ada beberapa rekan MBR 2010 yang betah dengan motornya dan tak ingin lagi bergantian motor. Apalagi, tak semua rekan MBR 2010 ingin menjajal KTM 640 Adventure karena motor ini dianggap terlalu tinggi, dan susah buat diajak menikung, atau rebahan. Lagian bobotnya berat.

Briefing dan doa bersama merupakan kewajiban bagi peserta MBR 2010 agar semua berjalan dengan lancar dans selamat. Apalagi rute ini merupakan perjalanan  dihari terakhir, dan semua peserta rasanya ingin cepat-cepat pulang. Pengalaman touring, biasanya di hari terakhir atau arah pulang, grup touring sering kali mengalami terpecah-pecah. Kenapa ya?

Start dimulai dengan tujuan Bukit Fraser yang katanya mirip Gunung Jerai.  Perhentian pertama  stasiun bensin Shell. Ketika lepas dari Hotel Equatorial, beberapa rekan langsung tancap gas dan akhirnya grup mulai terpecah juga. SL.com sempat keterusan ketika harus berhenti isi bensin si SPBU Shell karena marshall sudah jauh didepan.

Usai isi bensin, kami mulai meninggalkan kawasan Cemeron Highland dengan situasi jalan yang benar-benar lebar, bersih, dan sepi kendaraan umum. Jadi, bisa dibayangkan kecepatan yang ingin diambil, pasti sesukanya. Kamera SL.com sebelumnya sudah berpindah kedalam mobil di saat isi bensin, dan teman juru potret dari mobil mengambil banyak foto untuk diri SL.com ketika sedang riding di jalan lebar Cameron Highland.

Selanjutnya kami berhenti dijembatan melengkung yang mengitari bukit. Lucunya jalan tidak memapas bukit, tapi membuat jembatan yang lebar dan melengkung panjang 200 M. Keajaiban ini kami nikmati sambil berfoto, bahkan beberapan rekan MBR 2010 termasuk SL.com mencoba motor Kawasaki ZX6-R untuk foto session di jembatan tersebut.

Satu hal yang perlu dicatat, selama perjalanan tak pernah melihat ada warung, perumahan penduduk, orang nyebrang, binatang peliharaan yang berkeliaran, bahkan jalanan memang benar-benar sepi. Hutannya masih terjaga dengan baik, asri dan benar-benar sangat dilindungi. Biar kata jalanan sepi, soal rambu-rambu jangan ditanya lagi, semua tersedia 100% lengkap.

Perjalanan dilanjutkan dan kamera milik  SL.com dititipkan kepada rekan dimobil sehingga pemotretan lebih mudah dilakukan oleh teman dari mobil. Biasanya kamera DLSR Nikon selalu dipegang atau digantung di leher SL.com dan selalu dipakai disaat berkendara motor, sekalipun dengan kecepatan rata-rata 120 s/d 130 km/jam.

Ketika kami masuk Bukit Frasel Hill beruntung jam lagi “tepat waktu” untuk naik ke bukit. Maksudnya, untuk naik ke bukit, harus bergantian dengan mereka yang lagi turun. Hal ini disebabkan ruas jalan ke bukit Fraser kecil, tak bisa buat dua arah, mangkanya harus gantian antara naik dan turun yang dijaga oleh para`petugas pintu gerbang.

Sebagai catatan, bahwa perjalanan tour Visit Malaysia bersama rombongan “Malaysia Brotherhood Ride 2010″ terselenggara atas kerjasama dari Malaysia Tourism Promotion Board, Majalah WTR (World Tour Rider), dan Modenas serta dukungan dari para sponsor yang lainnya.

PHOTO GALLERY

Leave a Reply