Road To Bukit Malawati Selangor Malaysia

13 Oktober 2010. Inilah perjalanan pertama SL.com dan rombongan “Malaysia Brotherhood Rider 2010” ketika touring keluar dari Kota Lumpur. Tujuan pertama dihari  Selasa, 12 Oktober 2010 adalah Bukit Malawati, yang dilanjutkan makan siang. Artikel ini hanya bercerita sendikit tentang wisata Bukit Malawati Selangor Malaysia.

Secara geografis, lokasi Bukit Malawati terletak di pantai Barat Malaysia. Lokasi ini terkenal dengan pemandangan menghadap ke arah Barat yaitu ke laut Selat Malaka. Sayang sekali pemandangan ke Indonesia khususnya pulau Sumatera tak dapat ditembus dengan mata, padahal lokasi teramat dekat dengan Indonesia. Namun demikian, lokasi ini memiliki keindahan alam saat melihat matahari terbenan (sunset) maka tak heran dipakai sebagai “titik pandang”. 

Tanda Merah: Lokasi Bukit Malawati Selangor Malaysia

Dari Kuala Lumpur menuju lokasi Bukit Malawati Selangor termasuk dekat, hanya butuh waktu sekitar dua jam khususnya perjalanan dengan kendaraan sepeda motor moge (motor gede). Sebenarnya ini bisa lebih cepat lagi karena kondisi jalanan di Malaysia sangat memungkinkan bagi setiap bikers untuk memacu motornya. Tapi, akan lebih baik bikers juga menikmati setiap pemandangan yang dilewati karena sayang kalau hanya dilewati begitu saja.

Bukit Malawati yang terletak di Kuala Selangor merupakan salah satu bukit yang penuh dengan sejarah. Jika menuju puncak bukit, maka disana akan ditemui Muzium Bukit Malawati dan Menara Api (menara mercu suar).

Sayang sekali, pada saat itu SL.com tak masuk ke dalam ruangan musium, namun demikian perlu diketahui bahawa sejarah negeri Selangor adalah sejarah Malaysia karena negeri Selangor dan Malaysia memang bermula di dari sejarah di Kuala Selangor termasuk kejadian masa lalu yang ada di Bukit Malawati ini.

Menurut cerita sejarah Melayu, di Kuala Selangor dulunya punya banyak pahlawan ketika melawan para penjajah Belanda. Kuala Selangor pernah menjadi pusat pemerintahan Negeri Selangor, sebagai kota administrasi sebelum pindah ke Kuala Lumpur. Daerah ini dulunya memainkan peranan penting dalam sejarah Malaysia karena beberapa kali menjadi medan pertempuran yang melibatkan pihak Belanda dan seterusnya pihak Inggeris.

Ketika berdiri dekat sebuah meriam, SL.com sempat membayangkan situasi dan kondisi peperangan pada jaman dulu. Demikian pula ketika berdiri dekat Menara Api, terlihat pula kapal-kapal yang melintas Selat Bukit Malawati. Sebuah bagunan khusus dibuat sebagai tempat “Mencerap Anak Bulan” yang dipakai umat Islam Malaysia menentukan bulan Ramadhan.

Sebenarnya masih banyak lagi cerita tentang sejarah dan keunikan dari Kuala Selangor dan Bukit Malawati, namun kalau masih penasaran silahkan datang sendiri ke Bukit Malawati Selangor, karena disana masih banyak tersimpan bukti-bukti sejarah yang masih terawat dengan baik.

Sebelumnya mohon maaf, kalau artikel ini masih dianggap kurang lengkap, silahkan browsing dan search engine di google “Bukit Malawati Selangor Malaysia”.

LUNCH AT DORANI HOME STAY

Usai berkunjung Bukit Malawati, rombongan konvoi MBR 2010 melanjutkan perjalanan lagi untuk makan siang di sebuah tempat bernama Dorani Home Stay di Sabak Bernam. Tempat ini lebih dikenal sebagai ladang padi. Sang pemilik adalah seorang kakek masih memiliki darah Jawa Timur, dan ia pun masih bisa diajak berbahasa Jawa Timur.

Hanya saja, SL.com agak terlambat datang ke lokasi ini karena kebablasan. Setelah turun dari Bukit Malawati, kami mendapatkan jalan lurus panjang di jalan pesisir pantai. SL. minta izin mendahului marshall dan setelah itu kebablasan karena asyik jalan sendiri, dengan speed sampai 150 km/jam. Padahal rombongan sudah dari tadi belok ke kanan untuk berhenti. Akhirnya SL.com pun balik lagi dan hidangan makan siang hampir selesai.

Asal tau saja, bahwa kedatangan rombongan MBR 2010 di tempat makan siang Dorani Home Stay, diawali dengan penyambutan resmi dari Malaysia Tourism wilayah Selangor. Kata teman-teman, mereka tadi disambut dengan welcome drink, pemberian kompang dan bunga mawar, serta tarian Melayu. Wah.. lewat deh acara penyambutan tersebut.

Rombongan Motor MALAYSIA BROTHERHOOD RIDE  2010
MUZIUM Bukit Malawati Selangor
MENARA API (Mercu Suar) Bukit Malawati Selangor
BAITULHILAL Bukit Malawati Selangor
DORANI Home Stay

PHOTO GALLERY

Please follow and like us:

5 thoughts on “Road To Bukit Malawati Selangor Malaysia

  1. […] tentang Bukit Malawati sudah bisa di baca melalui artikel ini, sedangkan disini SL.com hanya menyampaikan sedikit info tentang Menara Condong Teluk Intan. Kenapa […]

  2. ayahandra says:

    nice story pak,,, kalau ditengah2 kota kualalumpur sendiri udah sempet dipublish belum yah, berkaitan dengan kondisi jalan dan kemacetannya,,, penasaran 🙂

    sekalian nitip arikel…
    http://ayahandra.wordpress.com/2010/10/22/wowww-pantes-jalanan-tambah-macet/

    • pusat kota kuala lumpur biar kata rame, ada juga macetnya tapi tertib & teratur.. tapi kalo kita ambil jalan highway bakal lancar sekali..

  3. […] 14 Oktober 2010. Perjalanan hari Selasa, 12 Oktober 2010 dengan titik perhentian, antara lain ke Bukit Malawati Selangor & Dorani Home Stay, Menara Condong Teluk Intan, Lumut Perak, dan disambung naik boat ke Pulau Pangkor,  akhirnya […]

  4. Klo mlihat Muzium Bukit Malawati dan Menara Api ini jd teringat jg sm perjuangan para pahlawan dulunya…krn memang terkumpul bukti2 sejarah mungkin..
    Tp gatau dg Malaysia Brotherhood Rider, mrk teringat apa y…

Leave a Reply