Menjelang IIMS 2010: Masih Belum Jelas Partisipasi AISI

Foto: Raju Febrian’s Weblog

1 April 2010. Sejauh ini masih belum jelas apakah anggota AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) bakal ikut meramaikan ajang tahunan  “The Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010” yang akan digelar pada tanggal 23 Juli hingga 1 Agustus mendatang. Apakah pameran ini masih sama dengan tahun 2009 lalu?

Menurut siaran pers yang telah berlangsung hari Selasa, 30 April kemarin, bahwa hingga akhir Maret sudah ada 23 ATPM kendaraan bermotor mobil yang sudah  menyatakan akan ikut serta di hajatan otomotif tahunan itu, antara lain Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Ford, Foton, Fuso, Hino, Honda, Hyundai, Isuzu, Jaguar, KIA, Mazda, Mercedes-Benz, Mitsubishi, Nissan, Nissan Diesel, Proton, Subaru, Suzuki, Toyota dan VW. Bagaimana dengan ATPM industri sepeda motor? Ini sebenarnya tak kalah menarik, dan lebih ramai karena bisa menyentuh semua lapiran masyarakat. Setuju gak sih?

Meski gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 baru akan digelar Juli–Agustus mendatang, kemungkinan besar negosiasi antara AISI dengan GAIKINDO masih memungkinkan terjadi, mengingat gelaran tahun 2010 ini panitia penyelenggara dan GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) masih menggunakan lokasi hajatan seperti tahun 2009, yaitu di arena JIEexpo PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ekomoni 2010 Makin Baik

Dibanding dengan iklim perekonomian tahun 2009 lalu, tampaknya panitia yakin bahwa keadaan ekonomi nasional tahun 2010 sudah kondusif dan akan mendorong pelaksanaan hajatan ini lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. “Untuk IIMS 2010 ini, kami mengharapkan nilai transaksi dapat mencapai Rp 2 triliun atau sekitar 7.000 unit kendaraan. Melihat perekonomian dan penjualan otomotif dalam beberapa bulan pertama tahun ini yang cukup baik, kami optimistis gelaran tahun ini akan lebih baik sibanding tahun sebelumnya,” tutur Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo, di Jakarta, Selasa (30/3).

Sudirman menambahkan, pihaknya berharap gelaran IIMS itu, tak sekadar menjadi ajang transaksi, tetapi juga menjadi wahana bertukar pikiran dan informasi antara produsen, konsumen, maupun pemerhati otomotif di Indonesia. “Hal ini sangat penting untuk pengembangan produk maupun layanan lainnya sehingga akan mendorong pertumbuhan industri otomotif di tanah air,” jelas Sudirman.

Tema IIMS 2010: Eco Technology Motoring

Sementara, Johnny Darmawan selaku Ketua Penyelenggara IIMS 2010 menegaskan, pameran otomotif terbesar di tanah air itu akan mengusung tema ‘Eco Technology Motoring’. Melalui tema itu, kegiatan tahunan itu diharapkan bisa menyadarkan produsen mobil, produsen komponen pendukung, serta konsumen terhadap pentingnya upaya menekan dampak pemanasan global.

“Eco Technology Motoring adalah menggambarkan sebuah upaya untuk memenuhi kebutuhan manusia terhadap sarana transportasi dengan cara memanfaatkan teknologi, yang juga akan memperhatikan ekologi sebagai bagian dasarnya. Kini hampir semua merek mobil besar di dunia berusaha untuk menciptakan teknologi otomotif yang ramah lingkungan ini,” jelas Johnny.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) itu menjelaskan, teknologi ramah lingkungan tak hanya dimanfaatkan pada produk akhir otomotif saja tetapi juga dalam proses pembuatannya mulai dari bahan baku, cara kerja, komponen, hingga pemeliharaannya.

“Selain ATPM, pameran juga akan diikuti oleh berbagai produk komponen, aksesoris serta produk dan jasa keuangan. Dengan semakin banyaknya ATPM dan produk maupun jasa pendukung pameran ini,” tutur Johnny Darmawan, Ketua Panitia Penyelenggara IIMS 2010 di Jakarta, Selasa (30/3).

Bagaimana pameran sepeda motor?

Namun, bukan hanya produsen, ATPM, dan produsen komponen atau aksesoris saja yang kini diberikan keleluasaan. Para pengunjung pun memiliki banyak pilihan sesuai keinginan. Terlebih di ajang itu, banyak kalangan ATPM yang meluncurkan produk anyar mereka. Nah, bagaimana dengan keikutsertaan industri sepeda motor, adakah kepastian kehadiran anggota AISI? Tampaknya hal ini belum bisa dijelaskan secara terperinci oleh Johnny.

“Kami juga ingin meningkatkan kenyamanan pengunjung maupun peserta pameran. Karena itu kami ingin menyajikan pameran yang lebih baik, termasuk pelaksanaan acara-acara pendukungnya. Selain parkir yang luas, aman dan nyaman, akses bagi pengunjung pun semakin mudah,” papar Johnny.

Gelaran IIMS 2010 akan menggunakan lahan seluas 100.000 meter persegi. Acara dimulai setiap pukul 10.00 – 21.00 WIB dengan harga tiket Rp 20 ribu untuk hari Senin – Kamis, dan Rp 30 ribu untuk hari Jumat – Minggu. “Kami juga menyediakan free shutle bus untuk melayani pengunjung dari beberapa mal di Jakarta, yaitu Plaza Senayan, FX Center, dan Pondok Indah Mall,” imbuh Johnny.

Harapannya semoga AISI tetap dilibatkan dalam ajang pameran IIMS 2010, tidak semata-mata roda empat, tetapi juga melibatkan otomotif roda dua. Namanya juga sama sebagai kendaraan bermotor. Bukannya pameran kalau semakin ramai akan semakin bagus? *Sambil menatap mata Pak Johnny dalam-dalam.

 

Please follow and like us:

3 thoughts on “Menjelang IIMS 2010: Masih Belum Jelas Partisipasi AISI

  1. Mudah2an AISI ikutan, biar tambah rame, makin banyak juga pemandangan yg “bening2” 🙂

  2. ga sabar.. semoga IIMS makin rame..

  3. maticgaya says:

    Resmi cerai, Bro! Katanya AISI dan GAIKINDO gak ada kata sepakat masalah penempatan booth sepeda motor. AISI minta di hall, Gaikindo keberatan. AISI geser kalender pameran ke bulan November 2010, dengan nama yang dulu dipake JAKARTA MOTORCYCLE SHOW (JMS). Lebih jelas bisa dibaca di sini
    http://otomotif.kompas.com/read/xml/2010/03/30/06591876/GAIKINDO.dan.AISI.Pisah.Pameran.

Leave a Reply