IMI Akan Gelar Seminar Tata Cara Perancangan Sirkuit Balap

Dilihat dari berbagai aspek, Indonesia memiliki potensi untuk menggelar ajang perlombaan otomotif bertaraf internasional. Dalam upaya untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana dari sirkuit-sirkuit yang ada, Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku induk organisasi olahraga otomotif akan menggelar seminar bertajuk “Developing Successful Circuits” yang akan diadakan di Crowne Plaza Hotel, Jakarta pada 13 Desember mendatang.

Untuk merealisasikan hal ini, IMI telah menjalin kerja sama dengan Tilke Engineering & Architects yang merupakan sebuah perusahaan besar yang bergerak dalam bidang perancangan sirkuit-sirkuit balap kelas dunia. Beberapa sirkuit yang lahir dari hasil rancangan Tilke Engineering & Architects, antara lain Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia, Sirkuit Internasional Shanghai di Tiongkok, Sirkuit Grand Prix di Singapura, Sirkuit Internasional Austin di Amerika Serikat, hingga sirkuit yang belum lama ini dibangun yaitu Sochi Autodrom di Rusia dan Sirkuit Baku City di Azerbaijan.

Seminar “Developing Successful Circuits” akan dihadiri langsung oleh Dr. Carsten Tilke yang menjabat sebagai Managing Director Tilke Engineering & Architects. Sementara itu, IMI telah membuka sesi pendaftaran bagi perusahaan-perusahan atau komunitas arsitektur yang secara khusus bergerak dalam bidang perancangan sirkuit. Pendaftaran ini dibuka hingga 6 Desember mendatang.

Menyambut digelarnya seminar “Developing Sucessful Circuits” ini, Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP mengatakan, “Sesuai dengan rencana yang telah kami sepakati, IMI akan selalu mendukung terlaksananya ajang perlombaan otomotif berskala internasional agar dapat digelar di Indonesia. Tentu saja, untuk dapat merealisasikannya dibutuhkan komitmen dan kompetensi dari para penggerak, secara khusus mereka yang ada di perusahaan-perusahaan arsitektur yang bekerja untuk mendesain sirkuit-sirkuit balap.”

“Diharapkan juga dengan adanya seminar ini dapat memberikan penyegaran, pengetahuan, serta nilai tambah yang dibutuhkan dalam usaha mengembangkan sarana dan prasana dari sirkuit yang ada agar nantinya menjadi layak untuk digunakan dalam ajang-ajang internasional,” pungkas Jeffrey.

Seminar tersebut juga dilaksanakan untuk menunjang program penyelenggaraan kegiatan olahraga kendaraan bermotor harus diadakan di sirkuit permanen dan lokasi tertutup mulai tahun 2018 kedepan, dimana untuk meningkatkan aspek safetyskill atlit, efektivitas dan efisiensi sertamanagement  event dan pendataan faktor-faktor ekonomi dan lain-lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *