Pelumas Shell Pasang Segel Pengaman, Menjamin Poduknya Tetap Asli

Untuk menghindari pemalsuan pada setiap botol pelumas, kini Shell melengkapi dengan segel pengaman pada bagian tutupnya. Dengan adanya segel pengaman tersebut, maka Shell tetap menjamin bahwa setiap produk pelumas Shell yang dibeli konsumen adalah 100% barang asli, dan bukan barang palsu.

Seperti apakah ciri-ciri segel pengaman botol pelumas Shell tersebut, dan bagaimana cara membuktikannya?

Pastikan segel pengaman di bagian tutup pelumas Shell masih utuh, dan pada di bagian halogram tampak solid. Kemudian konsumen dapat mengupas/klotek stiker segal pengaman untuk mendapatkan barcode. Hal ini bisa dicek sendiri dengan QR Code untuk verifikasi tetapi konsumen harus download aplikasi QR & Barcode Scanner di smartphonenya.

Ngga puas dengan verifikasi  melalui scan barcode? Gunakan langkah kedua yaitu buka website http://ac.shell.com dan memasukkan anga 16 digit yang tertera di lapisan kedua pada segel pengaman untuk verifikasi produk.

Masih ngga puas juga? Pakai langkah ketiga yaitu kirim SMS kode angka 16 digit tadi angka yang tertera di lapisan kedua pada segel pengaman untuk verifikasi produk. Kirim ke nomor 085574670055. Bebas biaya.

Teknologi Jam Jar

Menurut PT Shell Indonesia, ini adalah salah satu upaya untuk mengantisipasi maraknya pemalsuan pelumas, dalam hal ini Shell memperkenalkan teknologi “Jam Jar”, yaitu segel inovatif baru yang eksklusif diciptakan oleh Shell.

Mesin segel Jam Jar ini sudah terpasang di pabrik PT Shell Manufacturing Indonesia sebagai kilang baru pelumas yang disebut dengan Lubricants Oil Base Plant (LOBP) yang berada di Kawasan Marunda Center, Bekasi Barat yang berjarak 13 Km dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Dari hasil pemantauan StephenLangitan.com yang ikut tour untuk melihat sendiri proses produksi pelumas Shell Helix di lokasi kilang Shell LOBP pada Rabu, 18/10/17 tampak stiker segel pengaman bekerja secara otomotis di line produksi. Stiker segel pengaman ini sudah memiliki kode QR pada lapisan kedua yang dapat dipindai dan terhubung ke server Shell Anti-Counterfeit System (Sistem Shell untuk Anti Pemalsuan).

Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia yang ikut tour ke lokasi kilang Shell LOPB mengatakan bahwa pemalsuan tidak hanya terjadi pada produk elektronik dan pakaian saja, namun juga kerap terjadi pada barang – barang untuk industri otomotif, seperti suku cadang dan pelumas.

“Memahami kondisi tersebut, Shell Indonesia khususnya Shell Lubricants, menghadirkan teknologi segel Jam Jar, sebuah terobosan baru untuk menjaga keaslian produk yang beredar. Kami berkomitmen untuk menyediakan produk terbaik bagi pelanggan kami dan kami akan terus membawa inovasi untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk terbaik kami, termasuk menjaga keaslian produk yang beredar di tengah masyarakat,” kata Dian Andyasuri.

Ikut serta dalam tour tersebut, Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) yang menyambut baik upaya Shell dalam mengantisipasi peredaran pelumas palsu di Indonesia. Justisiari P. Kusumah, sebagai Ketua MIAP.

“Salah satu faktor pendorong peredaran pelumas palsu adalah peningkatan kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia. Oleh karenanya, produsen pelumas perlu membantu konsumennya dalam mengidentifikasi produk pelumas asli karena hal ini akan memengaruhi kepuasan pelanggan terhadap produk.” jelas Justisiari P. Kusumah.

Aspek Hukum Pemalsuan Produk

Menurut Justisiari P. Kusumah bahwa Pemerintah Indonesia sendiri cukup serius menanggapi kondisi yang ada. Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya UU No.20 Tahun 2016 yang bisa menjerat produsen, bukan konsumen, barang palsu dengan ancaman maksimal lima tahun penjara dan denda paling banyak 1 miliar. Sedangkan, Pasal 480 KUHP mengenai Tindak Penadahan mengancam pengguna barang palsu dengan penjara maksimal 4 tahun.

“Selain Pemerintah dan produsen, masyarakat juga perlu turut aktif mengantisipasi peredaran pelumas palsu, karena penggunaan pelumas palsu pada mesin kendaraan membuat kerja mesin menjadi lebih berat dan menyebabkan kerusakan yang membuat biaya perawatan kendaraan menjadi lebih tinggi,” imbuh Justisiari.

Hingga saat ini, sekitar 80% produk pelumas Shell Helix Ultra, Shell Helix HX8, Shell Helix HX7, dan Shell Helix HX5 di kemasan 4L dan 1L yang beredar telah mengadopsi teknologi segel Jam Jar.

“Lewat teknologi ini, Shell berharap hanya produk pelumas terbaik dan aslilah yang beredar di pasaran. Lebih lanjut, kami juga berharap penggunaan pelumas asli Shell dapat membantu konsumen dalam merawat kendaraan bermotornya. Oh iya, untuk Shell Advance khusus untuk pelumas sepeda motor segera menyusul dipasang segel pengaman. Pastinya semua produk pelumas Shell akan memiliki segel pengaman barang asli,” tutur Dian menutup keterangan pers.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *