Michelin Safety Academy Ajak Siswa SMU Peduli Keselamatan Berkendara

Pengendara berusia muda 15-24 tahun masih menjadi salah satu penyumbang terbesar kecelakaan di Indonesia. Sekitar 8.700 kejadian di antaranya, melibatkan pengendara yang sebagian besar tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). Untuk itu, Michelin Indoesia kembali mengadakan Michelin Safety Academy (MSA) guna mengedukasi pengemudi muda khususnya siswa SMU agar menjadi pengendara yang bertanggung jawab.

Michelin Safety Academy telah memasuki tahun keempat, MSA mengajak para pelajar SMU yang sudah cukup umur untuk mendapatkan SIM agar lebih peduli keselamatan berkendara. Dan tahun ini, MSA menjadi lebih luas dengan menjangkau 400 murid dari 10 sekolah di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Cilegon.

“Sebuah kebanggaan untuk dapat berpartisipasi mendukung penanaman budaya berkendara yang aman di kalangan generasi muda. Sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan ban paling aman, melalui program Michelin Safety Academy ini, kami berusaha untuk mencetak para pengendara muda untuk menjadi pengendara yang bertanggung jawab,” ujar Frederick Mueller III, Presiden Direktur Michelin Indonesia.

Ajang Michelin Safety Academy sendiri mendapat dukungan dari Fédération Internationale de l’Automobile (FIA), yang di Indonesia diwakili Ikatan Motor Indonesia (IMI). Para peserta akan memperolah informasi mengenai persiapan dasar yang rutin dilakukan sebelum berkendara seperti pengecekan tekanan angin pada ban serta informasi mengenai perlengkapan berkendara yang aman.

Program Michelin Safety Academy juga mendapat sambutan positif dan dukungan pebuh dari Kepolisian Republik Indonesia, karena diharapkan dapat menekan jumlah angka angka pelanggaran lalu lintas serta menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

“Pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar. Michelin Safety Academy sangat sesuai dengan program Korlantas yang memiliki tujuan menanamkan budaya utamakan keamanan, keselamatan dan ketertiban di saat berkendara di jalan raya bagi generasi muda Indonesia,” papar AKBP Aldo Siahaan, S.IK., Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri.

Program edukasi Michelin Safety Academy akan diadakan besok tanggal 7 Oktober 2017 di Pusdik Lantas Polri Serpong, Tangerang. Para murid ini juga berkesempatan untuk mendapatkan ilmu dari dua pembalap profesional Fitra Eri dan Diandra Gautama, serta seorang pengulas otomotif di media sosial, yakni MotoMobi.

Seusai melalui pelatihan Michelin Safety Academy, para murid berkesempatan untuk mendapatkan SIM A dan C dengan mengikuti ujian resmi pada tanggal 14 Oktober 2017 di Satpas SIM, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *