GIIAS 2017: Eksistensi Toyota di Era Digitaliasi Semakin Kuat

Deputy Division Head PT Toyota-Astra Motor (TAM) Evelyne (kedua kiri) didampingi Head of Media Relations TAM Dimas Aska (kiri) menjelaskan tentang Hybrid X-Ray yang Toyota tampilkan di GIIAS 2017 kepada Country Manager Google Indonesia Amit Changgani (kedua kanan), dan Industry Manager Google Indonesia Abraham Hutagalung (kanan) usai media gathering Toyota Digital Initiative, di ICE BSD City, Serpong, Banten, Sabtu (12/8). TAM menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang digital dalam upayanya memberikan kemudahan bagi para pelanggan guna mengakses berbagai informasi tentang Toyota, baik produk, teknologi dan pelayanan

Menyiasati  iklim kompetisi di pasar otomotif  yang semakin ketat, serta kondisi  konsumen yang semakin cerdas dan kritis saat ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) senantiasa menjaga eksistensinya sebagai perusahaan yang terus berupaya memberikan sesuatu yang lebih kepada pelanggan.

Di era digitalisasi saat ini dan sejalan dengan semangat Toyota Let’ Go Beyond, TAM menegaskan komitmennya untuk selalu bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan khsusunya dalam mengakses berbagai informasi tentang Toyota baik untuk produk, teknologi dan pelayanan.

“Di dunia digitalisasi sekarang ini, kami akan memberikan kemudahan yang melebihi ekspektasi pelanggan dalam mengakses berbagai informasi dan referensi tentang produk dan jasa yang dibutuhkan melalui berbagai saluran digital yang tersedia, termasuk menghadirkan official website Toyota, media social, blog dan sebagainya,” kata Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

Komitmen di dunia digital ini juga merupakan upaya TAM mempertahankan eksistensinya sebagai market leader  di pasar otomotif nasional. Ketersediaan berbagai saluran digital yang hadir dengan informasi yang lengkap  diharapkan  semakin memudahkan pelanggan dalam memilih kendaraan Toyota yang akan dimiliki sesuai dengan target marketnya masing-masing produk.

Apalagi dalam survei yang dilakukan Google terkait upaya masyarakat di Indonesia saat ini yang ingin memiliki kendaraan, hasilnya menunjukkan lebih dari 60% masyarakat Indonesia menggunakan saluran on-line dalam membeli mobil idaman yang mereka ingin miliki. Bahkan berdasarkan survei tersebut juga diketahui, keberadaan saluran digital sedikit banyaknya juga akan mempengaruhi masa depan industri otomotif nasional.

“Kami menyadari bahwa dalam era digital seperti saat ini, konsumen menginginkan pengalaman yang lebih mudah dan sederhana, misalnya saja saat ingin membeli mobil. Sebelum memutuskan model dan brand tertentu, konsumen cenderung melakukan riset terlebih dahulu dan mencari sebanyak-banyaknya informasi, baik dari website, blog, forum, maupun social media. Melihat tren tersebut, Toyota juga menyesuaikan strategi komunikasi masing-masing produk dan layanan yang dimiliki sehingga sasaran target komunikasinya pun menjadi lebih tepat,” ucap Soerjopranoto.

Eksistensi TAM di era digitaliasi sendiri dimulai dari pembentukan official website pada tahun 1996 di mana TAM bisa dibilang sebagai pioneer dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Bahkan di tingkat Toyota global, website Toyota-Astra Motor pun tercatat sebagai yang terbesar ketiga di dunia.

Selain official website, TAM juga sangat concern dengan perkembangan social media, baik melalui Facebook, Twitter, Instagram, serta Youtube. Saat ini, Facebook likes Toyota sudah mencapai 1,45 juta likes dan merupakan likes terbanyak di kalangan Industri otomotif roda empat di tanah air.

Sementara untuk social media lainnya, TAM juga fokus memanfaatkan Youtube dan Instagram. Saat ini, jumlah subscriber video Youtube Toyota sudah menembus 81.000 subscriber.

Tidak hanya itu, komitmen kuat Toyota dalam hal digitalisasi diwujudkan juga dengan dibentuknya section khusus bernama E-Marketing Section,yang dedicated untuk menangani segala aktivitas digital TAM.

“Website dan social media tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi bagi Toyota dalam memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan informasi mengenai produk, teknologi, dan layanan Toyota, serta membangun engagement antara Toyota dan pelanggan,” tutur Soerjopranoto.

Toyota Berani Coba

Salah satu pemanfaatan platform on-line yang Toyota lakukan baru-baru ini adalah untuk mempromosikan program Toyota Berani Coba, di mana Toyota menantang generasi milennial Indonesia untuk keluar dari zona kenyamanan dan meraih pekerjaan yang menjadi cita-citanya.

Program yang dimulai sejak April 2017 dan saat ini sudah memasuki tahap akhir pengumuman pemenang yang berhak mendapatkan hadiah berupa dukungan, bimbingan, maupun pelatihan dari para mentor yang ahli di bidangnya masing-masing.

“Generasi millennial Indonesia adalah generasi yang sangat akrab dengan era digitalisasi saat ini. Toyota melihat bahwa generasi millennial menjadi satu figur yang paling berpengaruh di zaman modern ini sehingga kami ingin mendorong mereka untuk menjadi inspirasi bagi orang lain  dan go beyond bersama Toyota,” tutur Soerjopranoto.

Daftar Pemenang Toyota Berani Coba :

  1. Endro – Malang sebagai Saxophonist
  2. Lazuardi – Malang sebagai Barista – Roaster
  3. Sigit – Pekanbaru sebagai Sutradara Film

Deputy Division Head PT Toyota-Astra Motor (TAM) Evelyne (Tengah) didampingi Head of Media Relations TAM Dimas Aska (kiri) dan Juga Country Manager Google Indonesia Amit Changgani (kedua kanan), dan Industry Manager Google Indonesia Abraham Hutagalung (kanan) berfoto bersama para pemenang Toyota Berani Coba. ICE BSD City, Serpong, Banten, Sabtu (12/8).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *