Unity Pitstop Scooter Rally Wisata Bikin Parjo 5 Makin Semarak

Ade Habibie Bersama Lambretta Club Indonesia Usai Menyelesaikan Misi Scooter Rally Wisata 2016 di Museum Proklamasi

Hari terakhir penyelenggaraan Parjo 5 semakin meriah setelah ratusan scooterist dari berbagai komunitas mulai dari Vespa modern, klasik, hingga Lambretta usai melakukan rally wisata bertajuk “Scooter Rally”. Mereka berbondong – bondong mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Ibukota.

Mereka yang bergerak dari acara Pasar Jongkok Otomotif (PARJO) ternyata memilih untuk mengikuti Unity Pitstop Scooter Rally Wisata selain berbelanja aksesoris motor yang menjadi ritual saat bertandang ke PARJO setiap tahunnya. Bukan hanya cerdas dalam memilih kegiatan seru bersama, namun mereka juga menguji solidaritas melalui misi Kode Cowok, bersama Ade Habibie, kolektor motor serta bikers fashion icon.

Ade Habibie Men-stut Motor Salah Satu Teman Komunitasnya  yang Mogok saat Rally, Ia Mengaku Selalu Siap Bantu Teman yang  Kesusahan

Ade yang mengendarai Lambretta putih tipe In 125 keluaran tahun 2013 menikmati kegiatan rally ditemani teman – teman satu komunitasnya, Lambretta Club Indonesia. “Ini pertama kalinya saya ikutan scooter rally yang punya misi di setiap check point. Misi nya pun tidak biasa karena mengangkat sejarah di setiap tempat yang sekaligus menguji rasa persaudaraan kita sebagai anak scooter untuk ‘Selalu Siap Bantu Teman’ ”, terang Ade yang sempat “men–stut” motor temannya yang mogok saat rally.

Bersama dengan komunitasnya, Ade mencontohkan kepada komunitas lain bagaimana cara menunjukkan solidaritas cowok scooter melalui misi yang diberikan oleh Unity Pitstop. “Apa yang saya lakukan sepanjang perjalanan mengacu pada Kode Cowo yang diangkat oleh U Mild agar bikers dapat mengambil pilihan cerdas apa pun bentuknya. Tidak hanya men-stut alias mendorong vespa mogok, tapi bertukar nomor kontak dengan scooterist yang tadi baru saya kenal, membuktikan bahwa teman sehari bisa jadi sahabat selamanya,” tutur pemilik Troupe tersebut.

Di setiap tempat bersejarah mulai dari Museum Taman Prasasti, Museum Bahari, hingga Tugu Proklamasi, lalu kembali ke Parkir Timur Senayan tempat PARJO digelar, para scooterist berhasil menyelesaikan misi yang berbeda. Selain misi Kode Cowo yang mencerminkan ‘Teman Sehari Sahabat Selamanya’ dan ‘Selalu Siap Bantu Teman’, pada check point kedua, mereka ditantang untuk tunjukkan bahwa ‘Jabat Tangan Lebih dari Tanda Tangan’.

Misi ‘Jabat Tangan Lebih dari Tanda Tangan’ cukup unik karena berkaitan dengan sejarah Museum Bahari sebagai titik nol kota Jakarta. Para scooterist yang singgah di museum tersebut perlu mengetahui bahwa pada zaman kolonial, tempat yang mereka singgahi adalah pusat perdagangan utama VOC.

Setelah melalui rally wisata selama kurang lebih dua jam, Ade dan para scooterist berkumpul di booth Unity Pitstop untuk melepas lelah dengan berbagai kegiatan atraktif khas bikers.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *