Rolls-Royce Motor Cars mengumumkan hasil penjualan tahun 2015

Rolls Royce DAWN Media Breakfast Launch on Sydney Harbour, Wedensday 18th November 2015

Rolls Royce DAWN Media Breakfast Launch on Sydney Harbour, Wedensday 18th November 2015

Rolls-Royce Motor Cars dengan bangga mengumumkan hasil penjualan tahun 2015 yang mencatatkan rekor terbesar kedua sepanjang sejarah 112 tahun berdirinya perusahaan ini. Terdapat 3,785 kendaraan hand-made diserahkan kepada pemiliknya di seluruh dunia sepanjang tahun 2015.

Torsten Müller-Ötvös, Chief Executive Officer, Rolls-Royce Motor Cars mengungkapkan, “2015 menjadi tahun dengan berbagai macam tantangan bagi industri produk mewah. Karenanya saya merasa sangat bangga dengan kesuksesan yang kami capai di masa yang sulit ini. Dengan kesuksesan tersebut kita membuktikan strategi jangka panjang yang sustainable telah membuahkan hasil dan membuat kami menjadi pemimpin di bidang manufaktur kendaraan super-luxury. Saya sangat yakin dengan perkembangan Rolls-Royce di tahun 2016.”

Rekor penjualan yang berhasil dibukukan antara lain, kenaikan 13% di kawasan Asia Pasifik, kenaikan 6% di kawasan Amerika Utara, dan kenaikan 4% di kawasan Timur Tengah. Sedangkan Negara yang mencapai hasil gemilang antara lain, Korea dengan kenaikan penjualan hingga 73%, Qatar dengan kenaikan penjualan 21%, Jepang dan Amerika dengan kenaikan penjualan 7%, Inggris dengan kenaikan penjualan 2%, dan Rusia dengan kenaikan penjualan 1%. Negara berkembang seperti Indonesia, Taiwan, Malaysia and Kazakhstan juga menunjukkan perkembangan penjualan yang cukup baik dibandingkan periode sebelumnya.

Penjualan yang sangat baik ini didorong dari antusiasme yang cukup besar terhadap Ghost dan Wraith di seluruh belahan dunia. Sedangkan Phantom memiliki pertumbuhan yang relatif stabil dimana hal ini menunjukkan bahwa produk tertinggi dari Rolls-Royce Motor Cars ini tetap menjadi puncak yang ingin diraih semua orang. Di tahun 2015, Rolls-Royce sekali lagi membukukan penjualan yang sangat baik di segmen super-luxury, mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar selama beberapa dekade terakhir.

Untuk terus membuktikan komitmennya terhadap perkembangan layanan dan jaringan yang sustainable, Rolls-Royce Motor Cars menambah 5 dealer baru di tahun 2015. Hal tersebut melengkapi jaringan penjualan Rolls-Royce Motor Cars menjadi 130 dealer dan akan terus berkembang di tahun 2016. Rolls-Royce Motor Cars Abu Dhabi telah menorehkan penjualan tertinggi selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2013.

Di tengah gejolak ekonomi dan tantangan global, Rolls-Royce Motor Cars berhasil bertahan dan menorehkan hasil gemilang dengan strategi jangka panjang yang sustainable. Di bulan September, Rolls-Royce Motor Cars meluncurkan produk drophead coupé terbaru, Rolls-Royce Dawn yang memecahkan rekor pre-order dalam sejarah peluncuran kendaraan Rolls-Royce melalui daya tarik produk ini di pasar baru dengan demografi usia yang lebih muda.

Di bulan yang sama, Rolls-Royce Motor Cars juga menyelesaikan fase pertama dari investasi besar untuk perkembangan merek di masa depan dengan berdirinya pusat teknologi dan logistik terbaru di Bognor Regis, West Sussex, Inggris. Fasilitas seluas 30,000m2 ini mulai beroperasi pada tanggal 4 Januari 2016.

Selama tahun 2015, pengembangan fasilitas manufaktur juga terus berjalan di Home of Rolls-Royce di Goodwood dimana perusahaan menginvestasikan sumber daya yang ada untuk mengembangkan sistem single-line manufacturing untuk menghasilkan produk masa depan yang inovatif.

Permintaan dalam melakukan personalisasi kendaraan melalui program Bespoke mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hampir seluruh Phantom, Ghost, dan Wraith meninggalkan Home of Rolls-Royce memiliki elemen Bespoke. Melalui serangkaian Bespoke Collection yang diluncurkan seperti Wraith Inspired by Film, Fashion, dan Music, Phantom Nighthawk, Limelight, dan Serenity, Rolls-Royce menunjukkan kepemimpinannya dalam menghantarkan kendaraan super-luxury hand-made terbaik di dunia.

Untuk mengikuti permintaan yang terus meningkat dan membuktikan komitmen dalam mengembangkan merek ini, perusahaan telah menciptakan lebih dari 100 pekerjaan permanen baru di tahun 2015. Saat ini lebih dari 1600 orang yang kini bekerja di Home of Rolls‑Royce, pencapaian yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan 350 orang pekerja saat Rolls-Royce Phantom diluncurkan pertama kali pada tahun 2003.

David Cameron, Perdana Menteri Inggris saat kunjungannya ke Home of Rolls-Royce mengungkapkan, ”Rolls-Royce Motor Cars adalah kisah sukses terbaik dari sejarah manufaktur Inggris”. Ia juga sangat menghargai inisiasi yang dilakukan Rolls-Royce dalam mengembangkan bakat muda melalui Rolls-Royce Apprenticeship Programme. Program ini sendiri mencatatkan jumlah peserta terbanyak di tahun 2015 dan diharapkan akan terus tumbuh di tahun 2016.

Kesuksesan Rolls-Royce Motor Cars dalam menghadapi tekanan global adalah bukti dari strategi jangka panjang yang sustainable. Salah satu wujud nyata kesuksesan ini adalah perkembangan besar dari program Provenance (mobil bekas) di beberapa Negara dan hadirnya beberapa pilihan layanan pendanaan yang membantu pemilik di tahun 2015. Penawaran tersebut membawa merek ini ke pasar baru yang lebih luas, khususnya kepada para enthusiasts.

Anna Soubry, Menteri Perdagangan dan Industri Inggris mengungkapkan, “Hasil yang didapat Rolls-Royce Motor Cars memperlihatkan permintaan yang kuat dan kepemimpinan industri otomotif Inggris. Kita dapat terus mengembangkan lapangan pekerjaan berkualitas tinggi dan mendorong ekspor dengan mendukung investasi industri otomotif. Saya juga sangat senang dengan kesuksesan Rolls-Royce Apprenticeship Programme – manufaktur Inggris telah menjadi pabrikan paling produktif di Eropa dan hal tersebut hanya dapat diwujudkan dengan memprioritaskan pelatihan yang ekstensif untuk para pekerja.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *